Buntut Bentrok Suku di Nabire Papua Tengah, Belasan Rumah Dibakar
- account_circle topik papua
- calendar_month Kam, 8 Jun 2023
- visibility 111
- comment 0 komentar

Rumah warga dari suku Dani di jalan kilo 81 Nabire yang diduga dibakar oleh kelompok suku Mee / ist
Nabire, Topikpapua.com – Buntut dari bentrokan antar dua suku di kabupaten Nabire Papua Tengah pada Selasa siang, dilaporkan belasan rumah dibakar pada Rabu (7/6/2023) malam.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ignatius Benny Prabowo mengaku pembakaran sejumlah rumah tersebut terjadi di sepanjang kilometer 81 jalan trans Nabire – Dogiyai.
“Ada beberapa rumah yang dibakar oleh massa, dugaan kami pelaku pembakaran dari kelompok suku Mee sedangkan korbannya dari suku Dani,” ungkap Kombes Benny, Kamis (8/6/2023)
Kombes Benny mengaku hingga kini pihaknya masih melakukan penyidikan terkait jumlah pasti rumah yang terbakar dan apakah ada korban luka atau jiwa dalam peristiwa tersebut.
” Sementara ini polres Nabire dan Polres Dogiyai sedang melakukan penyidikan terkait penyebab pasti pembakaran termasuk mendata jumlah rumah dan mengecrk kalau ada korban luka atau jiwa,” jelas Benny.
Sebelumnya diberitakan terjadi bentrok antar dua suku di kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah yang menewaakan dua warga. Bentrok suku ini terjadi antara suku Dani dengan suku Mee.
Bentrok tersebut terjadi pada Selasa, (6/6/2023) di Kampung Urumusu, Distrik Uwapa Kabupaten Nabire.
“Bentrok itu terjadinya siang, sekira pukul 12 siang, penyebabnya masalah pencabutan plang Tapal Batas Lokasi Tanah Adat di Kampung Urumusu Distrik Uwapa Kabupaten Nabire,” ungkap Kombes Benny, Rabu (7/5/2023)
Dijelaskan Kombes Benny kejadian berawal saat suku Dani secara sepihak menyerobot tanah milik Suku Mee dan masyarakat di Distrik Topo.
” Permasalahan tapal batas ini sebenarnya sudah akan dimediasi oleh Polres Nabire, namun belum lagi ada pertemuan, kedua suku sudah saling serang,” jelas Benny.
Akibat peristiwa tersebut 2 orang Suku Mee dilaporkan meninggal dunia karena mengalami luka panah dan bacokan senjata tajam. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




