Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Beberkan Data Penderita TB dan Malaria di Papua, Gubernur Fakhiri Minta Dukungan Pusat Perkuat Posyandu

Beberkan Data Penderita TB dan Malaria di Papua, Gubernur Fakhiri Minta Dukungan Pusat Perkuat Posyandu

  • account_circle topik papua
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • visibility 96
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam percepatan eliminasi penyakit menular seperti AIDS, tuberkulosis (TB), malaria, dan kusta di Tanah Papua.

Hal itu disampaikan Fakhiri dalam rapat koordinasi teknis percepatan eliminasi penyakit menular yang dihadiri Wakil Menteri Kesehatan, Wakil Menteri Dalam Negeri, Gubernur se Tanah Papua beserta jajarannya di Kota Jayapura, Selasa (28/4/2026).

“Kehadiran Bapak dan seluruh jajaran Kementerian Kesehatan hari ini merupakan bentuk nyata perhatian dan komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah,” ujar Fakhiri.

Ia mengatakan, Papua memiliki tantangan geografis dan sosial yang kompleks, sehingga penanganan masalah kesehatan membutuhkan pendekatan komprehensif dan berkelanjutan.

Dalam paparannya, Fakhiri menyebutkan bahwa pada 2025 terdapat 11.624 kasus TB yang ditemukan di Papua, namun yang berhasil ditangani baru sekitar 6.794 kasus atau 58 persen.

“Hal ini menunjukkan upaya penemuan kasus secara aktif, penguatan layanan kesehatan, serta kepatuhan pengobatan masih perlu terus ditingkatkan,” katanya.

Selain TB, malaria juga menjadi perhatian serius. Fakhiri menyebut Papua masih menyumbang 80 hingga 90 persen kasus malaria nasional. Dari lebih dari satu juta pemeriksaan, ditemukan 303.931 kasus positif.

“Keberhasilan Indonesia dalam mengendalikan malaria sangat ditentukan oleh keberhasilan kita di Papua. Karena itu, saya berharap tidak ada data yang ditutupi,” tegasnya.

Gubernur Fakhiri juga meminta dukungan pemerintah pusat untuk memperkuat layanan kesehatan di tingkat akar rumput, khususnya melalui posyandu.

“Kami mohon dukungan, terutama untuk posyandu kami. Berikan dukungan anggaran agar mereka bisa membantu menemukan masyarakat yang berpotensi terkena HIV, TB, maupun penyakit lainnya,” ujarnya.

Ia menegaskan, upaya eliminasi penyakit tidak bisa hanya dilakukan oleh sektor kesehatan, tetapi membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk TNI, Polri, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat.

“Perang melawan TB, malaria, AIDS, dan kusta tidak dapat dimenangkan sendiri. Ini membutuhkan partisipasi semua pihak,” kata Fakhiri.

Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan bahwa Papua menghadapi beban penyakit menular yang jauh lebih tinggi dibanding wilayah lain di Indonesia, khususnya malaria, tuberkulosis (TB), HIV/AIDS, dan kusta.

Benjamin menyebut lebih dari 90 persen kasus malaria nasional berasal dari Papua, “Berdasarkan laporan, kasus malaria di Papua lebih dari 90 persen. Seluruh wilayah Indonesia lainnya tidak sampai 10 persen. Untuk itu, saya memilih segera ke Papua, ayo kita bereskan malaria bersama-sama,” ujar Benjamin.

Ia juga menyoroti tingginya kasus TB dan HIV/AIDS yang tidak sebanding dengan jumlah penduduk Papua yang sekitar 5 juta jiwa.

“Kasus TB nasional, 4 persen ada di Papua. Ini tinggi sekali. Kemudian HIV/AIDS juga 12 persen berasal dari Papua. Ini amat sangat tinggi untuk ukuran penduduk 5 juta,” katanya.

Menurut Benjamin, persoalan ini harus ditangani serius dan terintegrasi. Ia bahkan menyoroti kasus kusta di Kota Jayapura yang masuk dalam lima wilayah dengan kasus tertinggi di Indonesia.

“Kita harus bereskan kasus kusta dari Kota Jayapura. Ini bukan daerah pegunungan, ini di tengah kota, jadi harus bisa diselesaikan,” tegasnya.

Untuk TB, ia mengungkapkan estimasi total kasus di enam provinsi di Papua mencapai hampir 40.000 kasus. Di Papua Pegunungan saja, terdapat sekitar 5.700 kasus, namun yang terdeteksi dan diobati baru 42 persen.

“Artinya masih ada 58 persen yang belum tertangani dan berpotensi menularkan ke masyarakat,” ujarnya.

Benjamin juga mengingatkan pentingnya penanganan medis yang tepat, termasuk pemisahan pasien TB di rumah sakit untuk mencegah penularan.

“Jangan sampai pasien TB bercampur dengan pasien lain. Ini tidak boleh terjadi. TB harus dirawat di ruang isolasi,” kata dia.

Ia menekankan, edukasi dan komitmen seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci utama dalam percepatan eliminasi penyakit menular di Papua. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Danrem: Kunker Wapres Berjalan Aman dan Lancar Berkat Sinergi TNI-Polri, Pemda dan Masyarakat

    Danrem: Kunker Wapres Berjalan Aman dan Lancar Berkat Sinergi TNI-Polri, Pemda dan Masyarakat

    • calendar_month Rab, 30 Nov 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Rangkaian kegiatan kunjungan kerja Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Ma’ruf Amin beserta rombongan di Kota/Kabupaten Jayapura, Papua, berjalan aman dan lancar berkat sinergi dan kerjasama aTNI-Polri dan Pemerintah Daerah serta seluruh elemen masyarakat. “Kita bersyukur kegiatan VVIP Bapak Wapres di Kota dan Kab. Jayapura berjalan lancar. Saya selaku Dansatgas Pamwil berterima kasih […]

  • TNI Sebut ada 2 Kelompok KST Pelaku Pembakaran Rumah Guru di Puncak

    TNI Sebut ada 2 Kelompok KST Pelaku Pembakaran Rumah Guru di Puncak

    • calendar_month Rab, 29 Mar 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Kelompok Separatis Teroris (KST) Papua kembali membakar 2 unit rumah di Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Selasa (28/3/2023). Komandan Korem 173 Praja Vira Braja, Brigjen TNI Sri Widodo mengatakan, dua unit rumah yang telah dibakar KST itu adalah rumah milik warga Ilaga dan rumah guru. “Kami menduga yang melakukan pembakaran itu adalah […]

  • Tahun 2022, Kejahatan di Kota Jayapura Meningkat 392 Kasus

    Tahun 2022, Kejahatan di Kota Jayapura Meningkat 392 Kasus

    • calendar_month Jum, 23 Des 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 575
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Angka kasus tindak pidana yang terjadi di wilayah hukum Polresta Jayapura Kota selama kurun waktu 2022 terjadi peningkatan bila dibandingkan di tahun 2021. Kapolresta Jayapura Kota Kombes Polisi Victor D. Mackbon menyebut peningkatan jumlah kasus di tahun ini sebanyak 392 kasus sehingga totalnya di tahun 2022 sebanyak 3.636 kasus. Sedangkan di tahun […]

  • Pembebasan Pilot Susi Air, Brigjen Faizal : Kesabaran dan Pendekatan Damai Kunci Utama

    Pembebasan Pilot Susi Air, Brigjen Faizal : Kesabaran dan Pendekatan Damai Kunci Utama

    • calendar_month Ming, 6 Okt 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Pembebasan Pilot Susi Air kembali menjadi sorotan dalam acara bincang-bincang bersama Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz-2024, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, yang juga merupakan Wakapolda Papua. Pada acara yang disiarkan oleh Sin Po TV, Sabtu 5 Oktober 2024, Brigjen Faizal mengungkapkan sejumlah dinamika dan tantangan yang dihadapi selama operasi pembebasan tersebut. Brigjen Faizal […]

  • Bentrok antar Warga di Sentani, 8 Rumah di Bakar

    Bentrok antar Warga di Sentani, 8 Rumah di Bakar

    • calendar_month Ming, 19 Apr 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 6.160
    • 0Komentar

    Sentani, Topikpapua.com, – Bentrok antara warga kampung Kehiran I dengan warga kampung Toware mengakibatkan sedikitnya 8 rumah terbakar dan 10 rumah lainnya rusak berat. Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Achmad Mustofa Kamal mengatakan bentrok tersebut terjadi pada hari minggu 19 April 2020, sekira pukul 17.00 wit. “Jadi kejadian awalnya itu Sabtu kemaren ada orang […]

  • Polda Papua Ungkap Kasus Korupsi Rp 25 Milyar di Kabupaten Mappi

    Polda Papua Ungkap Kasus Korupsi Rp 25 Milyar di Kabupaten Mappi

    • calendar_month Kam, 11 Agu 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Jayapura,Topikpapua.com – Ditreskrimsus Polda Papua berhasil mengungkap kasus tindak pidana korupsi (tipikor) dana hibah senilai Rp 25 milyar di Kabupaten Mappi. Dir Reskrimsus Polda Papua Kombes Polisi Fernando Sanches Napitupulu mengatakan, dana sebesar Rp 25 milyar diberikan Pemda Mappi untuk kesehatan yakni bidang kebidanan merawat ibu hamil mulai dari pemeriksaan kandungan hingga melahirkan. “Jadi dana […]

expand_less