Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Marthen Medlama: Beasiswa PACE Hanya untuk Sekolah Kewenangan Provinsi

Marthen Medlama: Beasiswa PACE Hanya untuk Sekolah Kewenangan Provinsi

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
  • visibility 139
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Jakarta, Topikpapua.com, – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Marthen Medlama, meluruskan anggapan yang berkembang di masyarakat terkait program Beasiswa Pace (Pelajar Cerdas).

Menurutnya, program tersebut tidak diberikan kepada seluruh siswa SMA di Papua, melainkan hanya bagi sekolah yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Papua.

Medlama menjelaskan, penerima Beasiswa Pace meliputi lima Sekolah Negeri Khusus (SNK) yang dikelola Pemerintah Provinsi Papua serta seluruh sekolah luar biasa (SLB). Kebijakan itu diambil agar pemerintah dapat memfokuskan anggaran pada satuan pendidikan yang menjadi tanggung jawab provinsi, sekaligus menjamin akses pendidikan bagi peserta didik berkebutuhan khusus.

“Anak-anak di SLB juga memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan berkualitas. Karena itu mereka menjadi bagian dari program ini,” kata Marthen Medlama di Jakarta, Kamis (9/7/2026).

Selain siswa di sekolah khusus, Beasiswa Pace juga menyasar pelajar berprestasi di bidang olahraga yang tetap mampu mempertahankan prestasi akademik. Pemerintah berharap dukungan biaya pendidikan dan uang saku dapat membantu mereka berkembang menjadi atlet profesional tanpa mengabaikan pendidikan formal.

“Pemerintah ingin memastikan para atlet muda Papua dapat fokus belajar sekaligus berlatih tanpa terbebani biaya pendidikan,” ujarnya.

Menurut ia, program Pace merupakan salah satu kebijakan Pemerintah Provinsi Papua untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui akses pendidikan yang lebih merata.

Dinas Pendidikan juga mengingatkan masyarakat agar memahami sasaran program sesuai kewenangan pemerintah daerah sehingga tidak menimbulkan persepsi bahwa seluruh siswa SMA otomatis menjadi penerima beasiswa.

“Seluruh pelaksanaan program dilakukan berdasarkan ketentuan yang berlaku dan disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh kelompok sasaran,” katanya. (Redaksi Topik)

 

  • Penulis: topik papua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less