Dinas Pendidikan Papua Sebut Program Beasiswa PACE-MACE Butuh Anggaran Hingga Rp70 Miliar
- account_circle topik papua
- calendar_month 7 jam yang lalu
- visibility 103
- comment 0 komentar
- print Cetak

Jakarta, Topikpapua.com, – Pemerintah Provinsi Papua memperkirakan kebutuhan anggaran Program Beasiswa Pace dan Mace mencapai Rp60 miliar hingga Rp70 miliar setiap tahun. Besaran anggaran tersebut masih dibahas bersama Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) sebelum ditetapkan dalam APBD.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Marthen Medlama, mengatakan pembahasan internal telah dilakukan beberapa kali untuk memastikan program berjalan sesuai kebutuhan dan kemampuan fiskal daerah.
“Kami sudah beberapa kali melakukan pembahasan internal. Setelah final, akan dibahas bersama Bapperida agar program ini segera direalisasikan,” kata Medlama di Jakarta, Kamis (9/7/2026).

Selain mempersiapkan program beasiswa, Dinas Pendidikan juga tengah menjalankan program pembinaan calon peserta sekolah kedinasan. Tingginya minat pelajar Papua membuat kuota peserta dinaikkan dari semula 30 orang menjadi 50 orang.
Dia menegaskan, seluruh proses seleksi dilakukan secara terbuka dan objektif tanpa intervensi dari pihak mana pun.
“Semua peserta memiliki kesempatan yang sama. Tidak ada titipan ataupun intervensi,” ujarnya.

Menurut Medlama, peningkatan kuota tersebut diharapkan memberi peluang lebih besar bagi putra-putri Papua untuk bersaing masuk berbagai sekolah kedinasan nasional. Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas aparatur masa depan melalui pendidikan yang kompetitif.
Program beasiswa Pace dan Mace serta pembinaan sekolah kedinasan merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Papua memperkuat pembangunan sumber daya manusia sebagai fondasi pembangunan daerah dalam jangka panjang. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua





Saat ini belum ada komentar