Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Bupati Didimus Ungkap Penyebab Teror KKB di Yahukimo

Bupati Didimus Ungkap Penyebab Teror KKB di Yahukimo

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Kam, 26 Agu 2021
  • visibility 3.275
  • comment 1 komentar

Dekai, Topikpapua.com, – Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli, menduga salah satu alasan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) berulah di wilayahnya adalah karena keberadaan areal penambangan emas ilegal di Distrik Seradala.

Karenanya, ia berencana segera menutup areal tersebut.

Baca Juga : Mantan Anggota TNI Tokoh di Balik Teror KKB di Yahukimo

“Itu betul sekali tadi kami sudah putuskan akan menutup sampai batas waktu yang tidak kami tentukan sambil membenahi keadaan di dalam,” ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (25/08/21).

Didimus mengaku telah dapat informasi bila beberapa KKB yang berasal dari Kabupaten Nduga, datang ke Yahukimo karena adanya daya tarik tambang.

Baca Juga : Evakuasi 11 Karyawan PT. Indo Papua, 4 Anggota Satgas Nemangkawi Terluka

“Jadi (penambangan ilegal) itu sumber masalah juga, tapi kita harus mengerti kondisi Papua akhir-akhir ini, teman-teman saudara di Nduga mungkin karena terdesak oleh aparat atau apa mereka bergeser ke sini, tapi ada juga yang lain karena pertambangan, kami sudah kasih tahu Kapolres dan Dandim untuk analisa,” kata dia.

Namun ia juga menyadari bila tidak mudah menutup aktifitas penambangan emas ilegal di Seradala.

Baca Juga : KKB di Yahukimo Bunuh dan Bakar Dua Warga Sipil

Didimus memandang perlu ada peraturan daerah untuk mengakomodir rencana tersebut.

“Untuk benahi itu butuh satu atau dua bulan kita akan hentikan karena itu satu daya tarik orang mau ke sini,” kata Didimus.

Dalam waktu dua minggu terakhir, KKB kerap melakukan aksi kriminal bersenjata di wikayah Distrik Dekai.

Baca Juga : KKB di Yahukimo Beraksi, Bakar 3 Rumah Hingga Kontak Tembak dengan Aparat

Akibat aksi KKB, selama Agustus 2021 sudah ada tiga korban tewas dan beberapa rumah dibakar.

Satgas Nemangkawi menyebut para pelaku merupakan KKB yang didalamnya diaktori oleh Tenius Gwijangge, Senat Soll dan Temianus Magayang. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasca Penolakan Pasien, Pemprov Papua ‘Sidak’ RSUD Jayapura

    Pasca Penolakan Pasien, Pemprov Papua ‘Sidak’ RSUD Jayapura

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 931
    • 1Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Pasca penolakan terhadap pasien Alm. Hanafi Retop oleh sejumlah rumah sakit, termasuk rumah sakit Dok II Jayapura, Asisten II Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Papua Muhammad Musa’ad dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Roby Kayame mengunjungi RSUD Jayapura. Uasi kunjungan, Muhammad Musa’ad kepada wartawan, Senin (29/6/2020) mengungkapkan kunjungan ke RSUD Jayapura […]

  • Satgas Damai Cartenz Bekuk Pelaku Pembunuhan di Nogolait, Nduga

    Satgas Damai Cartenz Bekuk Pelaku Pembunuhan di Nogolait, Nduga

    • calendar_month Rab, 31 Mei 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Timika, Topikpapua.com, – Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz 2023 berhasil membekuk salah satu pelaku pembunuhan pendeta di Nogolait, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Selasa (30/5/2023). Kepala Operasi Damai Cartenz 2023 Kombes Pol Faizal Rahmadani membenarkan penangkapan tersebut. Faizal mengatakan, bahwa pria yang ditangkap personelnya itu merupakan pelaku pembunuhan warga sipil yang terjadi di Nogolait pada Juli […]

  • Kapolda Papua : Kalian dirumah aja.., Biar Kami Yang Bekerja..!

    Kapolda Papua : Kalian dirumah aja.., Biar Kami Yang Bekerja..!

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 1.463
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com,  – Kapolda Papua, Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw mengingatkan masyarakat untuk mematuhi himbauan Presiden Republik Indonesia. Himbauan Presiden Republik Indonesia dalam mencegah penyebaran virus Corona (Covid- 19) di Indonesia dengan menerapkan Sosial Distancing dan Phisical Distancing. Untuk itu, Kapolda Papua menghimbau masyarakat untuk menjauhi kerumunan dan tidak menghadiri kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan […]

  • Tunggakan Peserta BPJS Kesehatan di Merauke Capai Rp15,9 Miliar

    Tunggakan Peserta BPJS Kesehatan di Merauke Capai Rp15,9 Miliar

    • calendar_month Sab, 5 Mar 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Merauke, Topikpapua.com, – BPJS Cabang Merauke yang membawahi Kabupaten Merauke, Mappi, Boven Digoel dan Asmat menyatakan jumlah tunggakan iuran bulanan peserta di wilayahnya saat ini mencapai hingga Rp15,9 miliar. “Ini baru tunggakan untuk di Kabupaten Merauke saja, belum daerah lainnya,” ungkap Kabid Kepeseteraan BPJS Cabang Merauke, Mulyanto dalam media gathering yang dilaksanakan di Kota Merauke, […]

  • Gubernur Lukas Enembe Ditahan KPK, Roda Pemerintahan Berjalan Normal

    Gubernur Lukas Enembe Ditahan KPK, Roda Pemerintahan Berjalan Normal

    • calendar_month Jum, 13 Jan 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com – Paska penahanan terhadap Gubernur Papua, Lukas Enembe oleh KPK, Aktifitas pelayanan publik di pemerintah Ptovinsi Papua berjalan Normal. Pelaksana Tugas Harian (Plh) Gubernur Papua, Ridwan Rumasukun mengatakan hingga kini aktifitas pemerintahan di Provinsi Papua masih berjalan dengan baik dan normal. “Kemaren saya menerima tugas sebagai Plh Gubernur Papua oleh Kementrian Dalam Negeri […]

  • Polda Papua Limpahkan Berkas Perkara Dugaan Penggelapan Bansos di Keerom

    Polda Papua Limpahkan Berkas Perkara Dugaan Penggelapan Bansos di Keerom

    • calendar_month Sel, 28 Jul 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 508
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com –  Polda Papua telah melimpahkan berkas perkara kasus dugaan penggelapan Bansos berupa beras di Kabupaten Keerom. Menurut Kabid Humas Polda Papua, Ahmad Mustofa Kamal, pelimpahan berkas kasus tersebut telah dilakukan sejak 22 Juli 2020 lalu. “Berkasnya sudah tahap 1, jadi kita menunggu apakah ada petunjuk dari Kejaksaan dan akan melengkapi petunjuk tersebut,” kata […]

expand_less