Panen Raya Jagung di Keerom, Gubernur Fakhiri: Sektor Pertanian Siap Menjadi Pilar Perekonomian di Papua
- account_circle topik papua
- calendar_month 13 jam yang lalu
- visibility 93
- comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua com, – Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, melaksanakan Panen Raya Jagung Nasional di Kampung Sanggaria, Arso 1, Kabupaten Keerom, Kamis (30/04/2026) siang.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pertanian sekaligus mendorong kemandirian pangan di Tanah Papua.
Gubernur Fakhiri menegaskan bahwa panen raya jagung tersebut menunjukkan potensi besar yang dimiliki daerah dalam mengembangkan komoditas unggulan.

Ia menyebut jagung sebagai salah satu komoditi yang dapat menopang pertumbuhan ekonomi Papua, terutama di sektor pertanian berbasis masyarakat.
“Hasil panen kali ini mencapai sekitar 30 ton dari lahan seluas 6 hektar. Ini membuktikan bahwa jika dikelola dengan baik, sektor pertanian kita mampu memberikan hasil yang signifikan,” ujar Fakhiri.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Pemerintah Provinsi Papua berkomitmen untuk terus meningkatkan produksi komoditas di bidang pertanian, selain jagung, akan ditanam juga kakao, padi dan komoditas lainnya guna memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Papua tidak hanya harus mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangannya sendiri, tetapi juga berpotensi memberikan kontribusi nyata bagi kebutuhan pangan di seluruh tanah Papua bahkan nasional,” ucapnya.
Kedepan, Fakhiri berharap dengan masifnya pembukaan lahan pertanian di kabupaten Keerom dan kabupaten Jayapura dapat memberikan kontribusi PAD bagi Papua.
“Tentunya ini juga akan dibarengi dengan pembukaan akses jalan, pabrik pengelolaan sehingga hasil pertanian dari Keerom dan kabupaten Jayapura bisa kita distribusikan ke daerah lain di tanah Papua bahkan tidak mungkin kita bisa menjadi lumbung pangan bagi Indonesia,”jelas Fakhiri.

Selain itu, Gubernur juga menegaskan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, khususnya para petani. Hal ini diwujudkan melalui berbagai program strategis, mulai dari penyediaan sarana dan prasarana pertanian, pendampingan teknis kepada petani, hingga membuka akses pasar yang lebih luas agar hasil pertanian dapat terserap secara optimal.
“Dengan adanya panen raya ini, diharapkan semangat para petani semakin meningkat dan sektor pertanian di Papua terus berkembang sebagai kekuatan utama ekonomi daerah,” ucap Gubernur.
Dirinya juga menekankan kolaborasi antara koperasi petani, Kadin dan pemerintah bisa dibangun dengan baik,” ini salah satu kunci keberhasilan program, karena tanpa petani membutuhkan koperasi, koperasi membutuhkan Kadin dan pemerintah sebagai ‘ayah’ berperan penting untuk memberikan support sehingga bila terjalin kolaborasi maka program ini. Isa berjalan dengan baik” tutup Fakhiri. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




