Satgas Damai Cartenz Bekuk Pelaku Pembunuhan di Nogolait, Nduga
- account_circle topik papua
- calendar_month Rab, 31 Mei 2023
- visibility 63
- comment 0 komentar

Kasatgas Ops Damai Cartenz 2023 Kombes Pol Faizal Ramadhani/ist
Timika, Topikpapua.com, – Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz 2023 berhasil membekuk salah satu pelaku pembunuhan pendeta di Nogolait, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Selasa (30/5/2023).
Kepala Operasi Damai Cartenz 2023 Kombes Pol Faizal Rahmadani membenarkan penangkapan tersebut. Faizal mengatakan, bahwa pria yang ditangkap personelnya itu merupakan pelaku pembunuhan warga sipil yang terjadi di Nogolait pada Juli 2022 lalu.
“Jadi penangkapan berawal dari laporan Senin 29 Mei, dimana tim Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) Damai Cartenz 2023 menangkap dua orang di Nogolait dan setelah dilakukan pemeriksaan seorang diantaranya diduga terlibat kasus penyerangan dan pembunuhan warga di tahun 2022,” katanya, Rabu (31/5/2023).
Lanjut Faizal, saat insiden terjadi Yotam Bugiangge diduga membunuh satu dari 11 warga sipil. Dalam insiden tersebut tercatat 11 orang meninggal termasuk salah seorang tokoh agama asal Nduga yaitu Pdt Eliaser Baner.
“Pdt Eliaser merupakan pelayan gereja di Kampung Yereitma, Distrik Pija, Kabupaten Nduga. Pendeta Eliaser ke Nogolait dalam rangka kegiatan konferensi GKI di Wamena pada 26-28 Juli 2022,” terang Faizal.
Menurut Faizal, saat penangkapan sempat terjadi baku tembak di Nogolait, namun tidak ada anggota yang terluka.
“Kontak tembak di Nogolait memang sering terjadi sejak Jumat 26 Mei. Saat ini Yotam Buriangge sudah memisahkan diri dari Egianus Kogoya”ungkapnya.
Diketahui bahwa Yotam Bugiangge merupakan mantan prajurit dari Batalyon Infanteri 756/Wimane Sili (Yonif 756/MWS) yang bertugas di Kompi-C Yonif 756/WMS kabur dari satuannya sejak bulan Desember 2021 dengan membawa satu senjata api jenis SS-2 V1. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua


