Bantuan Corona Tak Merata, Warga Tiga RT kembali ‘Ngadu’ di Kantor DPRD
- account_circle topik papua
- calendar_month Sel, 9 Jun 2020
- visibility 270
- comment 0 komentar

Perwakilan warga Toladan dari Tiga RT di RW II menyampaikan aspirasi di ruang rapat Fraksi BTI DPRD Kabupaten Jayapura/Irf
Jayapura, Topikpapua.com – Puluhan warga dari 3 RT di Toladan, Sentani kembali mendatangi kantor DPRD Kabupaten Jayapura, Selasa (9/6/2020). Mereka pertanyakan penyalurkan bantuan yang tidak merata oleh pemerintah setempat.
Mewakili Warga, Ketua RT 01 / RW II Toladan Kelurahan Sentani Kota, Detus Klemen mengatakan sebagian besar warga terutama di RT 01, RT 02 dan RT 03 di Toladan tidak menerima bantuan. Dimana selama pandemic Covid-19, pemerintah hanya membagikan bantuan untuk porsi 3 KK dari 400 KK.
“Dari kita di RT 01 itu masalah sembako dan BLT, kita datang mengadu ke DPRD Kabupaten Jayapura dalam hal ini Fraksi Bhinneka Tunggal Ika, karena sampai sekarang kita belum dapat bantuan sementara data yang diminta sudah kami serahkan ke Distrik,” katanya.
Ia mengaku bantuan yang pernah diterima dari Pemerintah Kabupaten Jayapura berupa, beras tiga karung ukuran 10 kg, kemudian mie instan 3 karton serta teh 3 pak. Jadi untuk satu RT itu hanya dapat 3 karung beras ukuran 10 kg, mie instan 3 karton dan daun teh 3 pak. Padahal ada banyak warga masyarakat yang juga membutuhkan bantuan yang sama.
“Masa kita mau bagi tiga karung beras itu untuk 400 KK,” katanya sembari meminta bantuan Wakil Rakyat untuk menindaklanjuti aspirasi dan keluhan warganya.
Hal lain lagi, soal kejelasan BST dampak Covid-19, dimana warganya juga mempertanyakan hal yang sama. “Ini kan jelas tidak merata, kami merasa kurang puas kinerja kelurahan apalagi mereka punya data-data sudah terkirim ke Distrik,” ujar Detus Klemen.
Sekedar diketahui, pembagian bantuan ditengah pandemi Covid-19 yang dilakukan Pemerintah di sejumlah lokasi di Kabupaten Jayapura dinilai banyak yang tidak sesuai, bahkan tidak tepat sasaran, termasuk juga banyak warga yang seharusnya menerima namun tidak menerima.
Pemerintah dalam hal ini pihak-pihak terkait berdalih penyaluran bantuan telah sesuai dengan data yang disampaikan atau diberikan oleh setiap RT/RW, termasuk pada tingkat Lurah dan Distrik, sementara disisi lain masih banyak warga yang tidak tersentuh akan bantuan. (Irf)
- Penulis: topik papua




