PLN Hadirkan Listrik Andal untuk RSUD Raja Ampat
- account_circle topik papua
- calendar_month Rab, 29 Apr 2026
- visibility 47
- comment 0 komentar

Raja Ampat, Topikpapua.com, – PT PLN (Persero) menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas layanan dasar masyarakat melalui penyaluran daya listrik sebesar 865 kilovolt ampere (kVA) untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ampat di Waisai, Papua Barat Daya.
Penyalaan listrik pada fase praoperasional ini merupakan langkah strategis untuk mempercepat penyelesaian pembangunan serta memastikan kesiapan fasilitas sebelum resmi beroperasi untuk masyarakat umum.
Kehadiran pasokan listrik yang stabil menjadi krusial pada tahap akhir pembangunan. Hal ini diperlukan untuk menguji fungsi berbagai peralatan medis berteknologi tinggi, mulai dari mesin CT-scan dan MRI hingga perangkat kritis seperti ventilator di ruang ICU.
Kepala Seksi Penunjang Medik RSUD Raja Ampat, Naharuddin Abbas menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada PLN atas dukungan penyambungan daya di rumah sakit tersebut. Ketersediaan listrik yang andal menjadi elemen vital dalam transformasi menuju rumah sakit modern.
“Kolaborasi yang terjalin dirasakan sangat responsif dan profesional, di mana PLN tidak hanya hadir sebagai penyedia daya, tetapi juga mitra strategis dalam memastikan keandalan sistem kelistrikan untuk fasilitas kesehatan yang membutuhkan standar operasional tinggi,” ungkap Naharuddin, Rabu (29/4/2026).
“Listrik yang andal dan beroperasi 24 jam ini menjadi fondasi utama dalam menjamin keberlangsungan pelayanan kesehatan, khususnya dalam pengoperasian alat medis berteknologi tinggi secara optimal dan tanpa gangguan. Dukungan ini merupakan bagian penting dalam transformasi RSUD Raja Ampat menuju rumah sakit Tipe C yang modern dan berkualitas. Selain itu, unit layanan baru yang memadai dapat mendukung pelayanan spesialis sehingga mengurangi ketergantungan rujukan ke luar daerah,” sambungnya.
General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur, menjelaskan bahwa rumah sakit merupakan jantung dari layanan publik yang harus didukung dengan keandalan infrastruktur kelistrikan. Hal ini sejalan dengan program pemerintah yang menekankan bahwa pembangunan daerah harus dibarengi dengan kesiapan fasilitas umum, sumber daya manusia, serta sistem yang baik agar langsung memberikan dampak bagi masyarakat.
“PLN menyadari bahwa tantangan geografis menjadi faktor penting yang harus dihadapi masyarakat Raja Ampat selama ini. Akses fasilitas kesehatan yang sulit dan memerlukan waktu serta biaya transportasi laut yang tidak sedikit, menjadi kendala utama dalam mendapatkan pelayanan medis yang cepat dan memadai. Melalui penyediaan listrik yang stabil dan andal, kami hadir untuk memastikan RSUD Raja Ampat mampu mengoperasikan seluruh alat medis canggihnya secara mandiri. Kami ingin memastikan masyarakat tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke luar daerah hanya untuk berobat karena fasilitas kesehatan yang sudah tersedia,” papar Roberth.
Rumah sakit yang akan diresmikan pada hari jadi Kabupaten Raja Ampat ini diproyeksikan menjadi pusat penanganan penyakit katastropik seperti jantung, stroke, kanker, dan gagal ginjal. Berbagai fasilitas yang tersedia diantaranya, Laboratorium Kateterisasi Jantung (Cath Lab), Mammografi (rontgen payudara), Ruang NICU, hingga unit kemoterapi untuk memperkuat layanan kesehatan ibu, anak serta penanganan medis khusus lainnya. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




