Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI DAN BISNIS » Cerita Moses Yigibalom dari Lanny Jaya, Bangun Peradaban Kopi Bersama PLN 

Cerita Moses Yigibalom dari Lanny Jaya, Bangun Peradaban Kopi Bersama PLN 

  • account_circle topik papua
  • calendar_month 13 jam yang lalu
  • visibility 84
  • comment 0 komentar

Lanny Jaya, Topikpapua.com, – Di balik hamparan udara dingin Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan, tersimpan kehangatan dari sebuah dedikasi panjang. Bagi keluarga Moses Yigibalom, segalanya bermula pada tahun 1985. Kala itu, bantuan bibit kopi dari pemerintah yang ditanam di lahan seluas 4,5 hektare tak sekadar tumbuh menjadi tanaman, tetapi menjelma menjadi urat nadi kehidupan.

Biji-biji kopi inilah yang membiayai langkah Moses hingga berhasil mengenyam pendidikan tinggi hingga ke kota yang dijuluki Paris Van Java. Alih-alih terbuai oleh kenyamanan kota besar, Moses memilih sebuah jalan sunyi untuk pulang dan membesarkan kopi warisan sang ayah.

“Dunia kopi bukan menjadi hal yang baru, karena sudah diselami sejak kecil mulai dengan cara merawat, membersihkan hingga menghasilkan green bean. Setelah kembali ke Lanny Jaya, saya fokus menekuni bidang perkopian hingga menjadi petani kopi sekaligus mengembangkan usaha jual beli kopi baik yang berbentuk biji maupun bubuk dengan nama brand “Lani Mendek” sejak tahun 2016 hingga sekarang,” papar Moses.

Tak ingin sukses sendirian, Moses memimpin Kelompok Tani Tiom yang beranggotakan 20 petani kopi untuk mengelola tanaman kopi dengan standar kualitas yang mampu bertarung di pasar luar. Namun, seiring dengan tumbuhnya semangat para petani, alam memberikan ujian yang cukup berat. Cuaca yang tak menentu di Lanny Jaya kerap menghancurkan hasil panen yang sedang dijemur menggunakan terpal secara terbuka di halaman.

“Dulu proses pengeringan menjadi sebuah pertaruhan melawan cuaca. Kondisi alam yang tak menentu memaksa kami menunggu hingga satu bulan lamanya agar kopi bisa kering sempurna. Saat pulang dan melihat hasil kopi berjamur kena hujan, semangat saya rasanya patah. Melihat jerih payah rekan-rekan petani terbuang percuma, benar-benar menjadi pergumulan dan menghadirkan air mata bagi saya,” kenang Moses.

Di tengah keputusasaan menghadapi tembok keterbatasan infrastruktur pascapanen tersebut, doa Moses dan para petani akhirnya terjawab. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PT PLN (Persero) hadir membawa solusi konkret dengan membangun dome (rumah kaca) penjemuran permanen beratap ultraviolet (UV) untuk Kelompok Tani Tiom.

“Banyak hasil panen yang akhirnya berjamur dan terbuang percuma. Kondisi ini membuat pendapatan kami menjadi tidak pasti. Sebelumnya kami hanya mampu mengantongi pendapatan bersih sekitar Rp27 juta namun dengan dome pengeringan ini efeknya sangat terasa. Kualitas biji kopi nya meningkat dan risiko gagal panen menjadi minim. Sekarang pendapatan kami meningkat dan bisa meraup hingga Rp 40 juta dalam sekali panen,” ungkapnya.

Berkat ketekunan Moses dalam memaksimalkan fasilitas yang mumpuni dari PLN sejak tahun 2025 lalu, kualitas Kopi Lanny Jaya kini diakui luas. Hasil panen kelompok tani ini rutin menyuplai berbagai kedai kopi dan roastery ternama, seperti Highland Roastery dan berbagai kafe di Jayapura, Amungme Gold di Timika, hingga menembus pasar ibu kota melalui Gajah Mada Roaster di kawasan Pasar Senen, Jakarta.

Disisi lain, General Manager PT PLN (Persero) UIW Papua dan Papua Barat, Roberth Romsaur menyampaikan rasa bangganya terhadap sosok penggerak seperti Moses Yigibalom. PLN selalu berkomitmen untuk hadir mendukung putra putri daerah yang memiliki visi untuk menyejahterakan masyarakat luas.

“Kami menyadari bahwa pembangunan yang berkelanjutan membutuhkan pahlawan-pahlawan lokal di lapangan. Kisah Moses yang rela kembali untuk membangun daerahnya sangat menginspirasi. Kehadiran dome penjemuran kopi ini adalah wujud nyata komitmen PLN yang tidak sekadar menerangi Papua Pegunungan dengan listrik, tetapi juga membersamai para penggerak lokal untuk menerangi asa dan menggerakkan roda ekonomi masyarakat secara nyata,” ujar Roberth.

Kini, dari balik dome penjemuran di Lanny Jaya, aroma kopi yang mengering sempurna terus tersebar, membawa cerita tentang seorang pemuda yang pantang menyerah untuk menyalakan asa. Ia membawa cerita tentang kerja keras, peningkatan kesejahteraan petani dan sebuah kolaborasi yang berhasil menyalakan harapan di pucuk pegunungan Papua. (Redaksi Topik)

 

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penuhi Kebutuhan Nasabah di Bulan Ramadhan, Bank Mandiri Region XII Siapkan Rp 766 Milyar

    Penuhi Kebutuhan Nasabah di Bulan Ramadhan, Bank Mandiri Region XII Siapkan Rp 766 Milyar

    • calendar_month Sel, 18 Mar 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 386
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Bank Mandiri menyiapkan net kebutuhan uang tunai sekitar Rp 766 Miliar untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan uang tunai masyarakat di Wilayah Region XII Papua, selama 30 hari ke depan, yaitu pada 10 Maret – 8 April 2025 saat Ramadhan menjelang Idul Fitri 1446 H. Jumlah net kebutuhan uang tunai tersebut naik sebesar 6% […]

  • Tingginya Animo Anak-anak di Dogiyai Ikuti Program Si Ipar

    Tingginya Animo Anak-anak di Dogiyai Ikuti Program Si Ipar

    • calendar_month Sel, 16 Mei 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Dogiyai, Topikpapua.com, – Program Polisi Pi Ajar (Si-Ipar) mulai diminati masyarakat di Distrik Mapia, Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah. Hal itu terbukti 2 anak berusia 12 tahun yang putus sekolah minta diajari membaca dan menulis. Kasubsatgas Wilayah Dogiyai AKP Michael L. Ayomi, menjelaskan melalui Si-Iparnya pihaknya menjaring anak-anak usia dini untuk diajarkan, termasuk anak-anak putus sekolah. […]

  • Lewat Ngopi Bareng, FJPI Papua: Stop Kekerasan pada Perempuan

    Lewat Ngopi Bareng, FJPI Papua: Stop Kekerasan pada Perempuan

    • calendar_month Rab, 8 Feb 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Papua menggelar Ngopi (ngobrol pintar) Bareng FJPI dengan mengambil tema “Perempuan Tanpa Kekerasan”. Ngopi Bareng FJPI Papua digelar di Kafe Kultur Sentani, Provinsi Papua, Selasa (7/2/2023) dengan narasumber Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jayapura Hana Hikoyabi, Direktur LBH Apik Jayapura Nuraida (Nona) Duwila dan Kanit Pelayanan Perempuan dan […]

  • Kapolda Papua Minta Para Bupati di Daerah Konflik Gunakan Pendekatan Budaya kepada KKB

    Kapolda Papua Minta Para Bupati di Daerah Konflik Gunakan Pendekatan Budaya kepada KKB

    • calendar_month Sel, 22 Feb 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com,-  Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri, mengaku telah menginstruksikan para kapolres yang daerahnya saat ini rawan aksi teror penembakan, seperti Puncak, Intan Jaya dan Puncak Jaya untuk mewaspadai jika kelompok pengacau tersebut kembali beraksi. “Saya sudah ingatkan daerah Sinak (Puncak) untuk mewaspadai, kemudian juga Puncak Jaya juga apabila mereka (KKB) itu keluar. […]

  • Kemendagri Tunjuk Pemda Mappi sebagai Pilot Project Penataan Kelembagaan se- Tanah Papua

    Kemendagri Tunjuk Pemda Mappi sebagai Pilot Project Penataan Kelembagaan se- Tanah Papua

    • calendar_month Kam, 8 Jun 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 430
    • 0Komentar

    Mappi, Topikpapua.com, – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menunjuk Kabupaten Mappi sebagai pilot project untuk Kabupaten/Kota Se-Tanah Papua dalam penataan nomenklatur perangkat daerah sesuai PP nomor 106 tahun 2021. Penunjukkan tersebut dalam rapat penataan nomenklatur Tugas dan Fungsi (TUSI) Dinas Provinsi dan Kabupaten/Kota Se – Tanah Papua sesuai kewenangan yang diatur dalam PP 106 Tahun 2021, […]

  • 2 Kelompok Warga Bertikai di Lanny Jaya, 1 Tewas, Belasan Terluka   

    2 Kelompok Warga Bertikai di Lanny Jaya, 1 Tewas, Belasan Terluka  

    • calendar_month Jum, 10 Jun 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Polres Lanny Jaya berhasil melerai pertikaian antar dua kelompok warga di Kabupaten Lanny Jaya, Papua, Kamis (9/6/2022). Dalam pertikaian tersebut, satu orang warga bernama Otopinus Morip (39) meninggal dunia, dan 12 warga mengalami luka-luka, 2 orang luka berat, dan satu honai terbakar. Tidak hanya itu, empat kaca jendela Hotel Nawi Abua juga […]

expand_less