Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri, Kepala DPPAD Provinsi Papua, Christian Sohilait dan Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal / ist

Jayapura, Topikpapua.com, –  Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Sabinus Waker berulah di kampung Julukoma, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, Kamis (08/04/21).

“Tadi Pagi sekitar 09.30 wit ada kejadian penembakan di Beoga, Puncak, yang dilakukan terhadap seorang guru yang sedang menjaga kios di rumah. Korban meninggal dunia,” ujar Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri, di Jayapura, Kamis.

Baca Juga : Kelompok Sabius Waker Tembak Mati Seorang Guru di Puncak Papua

Bukan hanya menewaskan Oktovianus Rayo (42 tahun) guru SD, Kelompok ini juga di laporkan merusak SMP dan SMA Negeri 1 Beoga.

“ Laporan yang saya terima itu paginya mereka datang ke rumah salah satu guru saya yang sedang jaga kios, mereka masuk dan langsung tembak, setelah itu mereka menuju SMP dan SMA negeri 1 Beoga dan merusak bangunan sekolah satu atap tersebut, “Ungkap Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPPAD) Provinsi Papua, Christian Sohilait kepada Redaksi Topik Kamis malam.

Atas kejadian ini, Christian mengaku tekah memerintahkan dinas pendidikan di kabupaten Puncak untuk segera mengevakuasi para guru yang bertugas di distrik Beoga menuju Timika.

“Saya sudah perintahkan agar mereka (guru) segera di kumpulkan di salah satu tempat yang aman, dan begitu ada penerbangan langsung dievakuasi ke timika. Ini demi keamanan mereka, “Kata Christian.

Baca Juga : KKB Sandera Pesawat Susi Air di Kabupaten Puncak Papua

Pasca penembakan dan pengerusakan sekolah, KKB di laporkan masuk hutan, namun sekitar pukul 18.15 wit, kelompok tersebut kembali melakukan aksi membakar Gedung SD Jambul, SMP dan SMA 1 Beoga serta rumah guru.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes AM Kamal menjelaskan peristiwa tersebut di ketahui pihaknya setelah warga datang melapor ke polsek Beoga.

Guru SD Jambul Beoga, Oktovianus Rayo Korban tembak KKB saat dievakuasi / ist

“Mendapat laporan anggota kita ke sana dan setiba di TKP bangunan SD, SMP dan SMA serta rumah guru yang berada dalam satu kompleks sudah terbakar, “Ujar Kamal, Jumat (09/04/21)

Kamal juga mengaku saat ini pihaknya telah disiagakan disekitar lokasi, dan aparat gabungan lainnya sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku.

“Dugaan kuat kita pelaku pembakaran ini adalah kelompok yang sama dengan pelaku penembakan guru pagi harinya, “jelas Kamal.

Sebelumnya Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri mengatakan bila pelaku penembakan guru Oktovianus Rayo adalah bagian dari kelompok KKB pimpinan Sabius Waker yang selama ini bergerak di kabupaten Intan Jaya.

Penembakan terjadi saat kelomok Sabius tengaj menuju ke kabupaten Puncak atas undangan Lekagak Telenggen.

Baca Juga : Dua BTS Palapa Timur Kabupaten Puncak Dibakar KKB

“Sabinus Waker tengah menuju Ilaga atas undangan Lekagak Telenggen, kita mendapat informasi bahwa dalam perjalanan menuju Ilaga ini dia melakukan penembakan,” kata Kapolda.

Fakhiri pun menyayangkan tindakan kekerasan KKB kali ini membuat seorang guru menjadi korban, Menurut dia, saat ini sudah sulit mencari guru yang mau mengajar di wilayah pedalaman.

“Guru ini kan mendidik sumber daya manusia Papua, begitu teganya kelompok ini bisa melakukan penembakan terhadap guru yang harusnya kita lindungi. Guru dan tenaga medis kita harapkan tidak boleh menerima kekerasan oleh siapapun, sehingga saya selaku Kapolda mengutuk keras kejadian ini,” Pungkas Kapolda Fakhiri. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here