Dua BTS Palapa Timur Kabupaten Puncak Dibakar KKB

0
Kondisi salah satu BTS yang di bakar KKB di kabupaten Puncak/ dok PTT

Jayapura, Topikpapua.com, – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali berulah. Setelah membakar pesawat MAF di Kabupaten  Intan Jaya, Kali ini giliran KKB wilayah Puncak membakar dua unit generator BTS milik Palapa timur.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes AM Kamal menjelaskan pembakaran dua unit generator BTS tersebut terjadi pada tanggal 6 januari 2020.

“Dari pihak Palapa Timur pada Sabtu kemaren mengecek dua BTS, yaitu BTS 4 dan 5 yang terletak di Distrik Mabugi, Puncak, mereka kesana karena didapati kedua BTS tersebut loss kontak sejak Rabu (6/01/21),” ungkap Kombes Kamal, Senin (11/01/21).

Baca JugaAparat Sebut KKB Bakar Pesawat MAF di Intan Jaya

Menurut Kamal, dari hasil pengecekan yang dilakukan Palapa Timur, terdapat string, panel solar cell, Genset dan perangkat lainnya yang terbakar sehingga menyebabkan pembangkit daya ke tower tidak terkoneksi dan link radio ke Telkom maupun Telkomsel terputus.

Lokasi kedua BTS tersebut, terang Kamal, sulit dijangkau karena berada di ketinggian. Tim Palapa Timur yang turun ke lapangan pun haru menggunakan Helly Cooper untuk bisa tiba ke lokasi.

Rusaknya fasilitas komunikasi tersebut pun telah membuat jaringan Telkomsel di beberapa kabupaten sekitar ikut terputus.

Baca JugaSatu Anggota TNI Gugur Ditembaki KKB Saat Patroli di Intan Jaya

“Rusaknya dua BTS tersebut mengakibatkan jaringan 4G Telkom Ilaga terputus dan Link Palapa Ring Sugapa, Ilaga, Mulia terputus. Polres Puncak telah membentuk Tim untuk melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut,” kata Kamal.

Ia pun menilai aksi pembakaran tersebut dilakuakan dengan sengaja dan terencana.

“Dua BTS tersebut ada di lokasi berbeda tapi dibakarnya dalam waktu yang bersamaan, jadi ini bisa disimpulkan terencana,” kata dia.

Ia menyayangkan kejadian tersebut karena terjadi di wilayah yang masuk dalam ketegori terpencil dan baru pada Desember 2020 baru bisa menikmati fasilitas jaringan telekomunikasi 4G. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here