Tim relawan Covid-19 kota jayapura saat memakamkan jenasah covid di malam hari / SC-19P

Jayapura, Topikpapua.com, –  Jumlah kasus Covid-19 di Provinsi Papua masih terus meningkat, tercatat selama satu pekan terakhir (18-24 Juli 2021) terdapat tambahan 2.461 kasus baru.

“Total selama seminggu terakhir ada 2.461 kasus baru sehingga saat ini ada 6.334 kasus Covid-19 aktif di Papua yang sedang dalam perawatan,” ungkap Juru Bicara Satgas Covid-19 Papua, Silwanus Sumule, Minggu (25/07/21) malam.

Baca Juga : 7 Fakta Serangan Gelombang ke Dua Covid-19 di Papua, Nomor 4 Mengerikan..

Dari jumlah tersebut, jumlah pasien yang dirawat terbanyak ada di Kota Jayapura dengan 1.346 pasien, kemudian Biak 1.067 pasien, Mimika 933 pasien Kabupaten Jayapura 704 pasien, dan Merauke 358 pasien.

Sedangkan untuk penyebaran kasus aktif, dari 29 kabupaten/kota yang ada di Papua, 18 kabupaten/kota tengah menangani kasus Covid-19, sedangkan sisanya tidak ada.

Baca Juga : Angka Covid-19 Melonjak Drastis, Kapolda Papua Sidak Pabrik Oksigen

“11 kabupaten yang tidak ada kasus itu adalah Kabupaten Sarmi, Yalimo, Mamberamo Tengah, Waropen, Intan Jaya, Mamberamo Raya, Yahukimo, Puncak, Dogiyai, Deiyai dan Paniai,” kata Silwanus.

Peningkatan jumlah kasus Covid-19, sambung Silwanus, juga diikuti dengan makin banyaknya pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

Baca Juga : Salut..! Walau Terpapar, Dokter Victor Tetap Layani Pasien Covid-19

“Selama satu minggu terakhir tercatat ada 109 pasien Covid-19 yang meninggal dunia, bahkan pada tanggal 23 Juli kemaren angka kematian pasien Covid-19 di Papua menyentuh angka 32,” kata dia.

Hingga 24 Juli 2021, angka kasus komulatif Covid-19 di Papua mencapai 32.579.Dari jumlah tersebut, 6.334 pasien masih dirawat, 25.502 orang sembuh dan 743 pasien meninggal dunia.

Baca Juga : Tujuh kali lebih Ganas, Varian Delta Covid-19 Sudah Masuk Papua

“Dengan fakta ini maknanya adalah warga di Papua belum taat prokes 3 M, Memakai masker, Menjaga jarak dan Mencuci tangan. Sekali lagi masyarakat adalag garda terdepan penanganan covid-19, kami petugas kesehatan adalah garda terakhir, “Pungkas Silwanus.

Sa Jaga Ko Ko Jaga Sa, Kitong Semua Selamat. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here