Dr. Silwanus Sumule didampingi Kapolda Papua saat memberikan keterangan pers / AR

Jayapura, Topikpapua.com, – Juru bicara Satgas Covid-19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule mengaku varian delta covid-19 sudah masuk Papua.

“Berdasarkan laporan dari Litbangkes, dari 12 sampel yang dikirim oleh Rumah sakit Merauke, 10 diantaranya dinyatakan positif Varian Delta, “Ungkap Sumule kepada Pers, Selasa (20/07/21).

Baca Juga : Bila Angka Covid-19 Terus Naik, Bulan Agustus Papua Lockdown

dr.Sumule menjelaskan juga bila saat ini pihaknya masih memeriksa beberapa sampel yang dikirim dari kabupaten Mimika dan kota Jayapura.

“Hingga saat ini data yang sudah keluar barulah dari kabupaten merauke, sementara untuk daerah lain seperti kota jayapura dan timika datanya belum keluar, “Kata Sumule.

Namun yang pasti, menurutnya varian delta ini sudah ada di papua, “saya mau sampaikan bahwa virus ini di bawa oleh manusia, selama belum ada penutupan bandara atau pelabuhan maka masih memungkinkan varian delta ini sudah menyebar ke daerah lain, namun kami berharap tidak demikian, “Jelas Sumule.

Baca Juga : Korupsi Dana Covid Senilai Rp 3,1 Miliar, Bupati Mambra Jadi Tersangka

Diungkapkan Sumule, saat ini Litbangkes Papua sudah bisa memeriksa sampel untuk varian Delta, namun tidak semua sampel bisa diperiksa, pasalnya Litbangkes hanya memiliki satu komputer super untuk memeriksa sampel varian delta.

“Tidak semua sampel bisa dikirim dan diperiksa untuk varian delta, hanya sampel pasien yang dicurigai ada varian delta itu saja yang akan dikirim, yakni dengan indikasi sampel itu memiliki CT yang rendah sekali atau gambaran kliniknya memang jelek, “Jelasnya.

Baca Juga : Sabtu 10 Juli 2021, Rekor Penambahan Pasien Covid-19 Terbanyak di Papua

Sumule juga mengaku membutuhkan waktu sekitar dua minggu untuk memeriksa sampel varian delta dengan metode Scansic genonic dan memakai super komputer.

“dengan masuknya varian delta di papua maka prokes 3 M ini harus lebih di perketat lagi, kita di papua sudah tidak bisa main-main lagi, data menunjukan bahwa varian delta ini tujuh kali lebih ganas dari varian sebelumnya, “Ujar Sumule.

Menurut Sumule yang terpenting adalah saat ini masyarakat harus betul-betul perketat prokes dan diperlukan kolaborasi antara masyarakat dan satgas covid, agar kita bisa sama-sama kalahkan virus corona di Papua.

“Kami juga berharap pihak kepolisian agar lebih tegas kepada warga yang masih mengabaikan prokes, khususnya di daerah merah yang telah di tetapkan aturan PPKM mikro, “Pungkas Sumule. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here