Dokter Victor Paulus Manuhutu SpP saat memantau perkembangan pasien covid-19 lewat piket on Call dari ruang isolasi RS Provita /ist

Jayapura, Topikpapua.com, –  Dunia kesehatan di Tanah Papua sedang di landa Pandemik Covid-19, namun ditengah wabah yang telah menelan ratusan nyawa di Papua ini ada satu sosok dokter yang terus berjuang, walau dalam keadaan terpapar covid-19.

Adalah Dokter Victor Paulus Manuhutu, SpP dokter spesialis paru yang bekerja di tiga rumah sakit di kota Jayapura. RSUD Dok II Jayapura, Rumah Sakit Bhayangkara dan Rumah sakit Provita.

Baca Juga : 88 Nakes di RSUD Jayapura Positif Covid-19, BOR lebih dari 100 Persen

Terbaring lemah di Rumah Sakit Provita karena covid-19 tak meruntuhkan niat dr. Viktor untuk terus berjuang membantu puluhan pasien covid-19.

“Demi kemanusiaan, mau gimana lagi? Kesihan teman-teman saya seperti dr Theo kalau selama saya sakit beliau handle semua bisa sakit juga nanti, “kata dr Victor lewat pesan WhatsApp, Rabu (21/07/21).

Dokter Victor mengaku walau saat ini sedang terpapar namun dirinya tetap memantau perkembangan pasien lewat piket on call.

Baca Juga : Tujuh kali lebih Ganas, Varian Delta Covid-19 Sudah Masuk Papua

“Saya tetap memantau mereka dengan piket on call. Di lapangan asisten saya yang lapor perkembangan tiap hari, “ungkap nya.

Dokter Viktor berkisah bila sebelumnya dirinya selalu memantau perkembangan para pasien covid-19 di tiga rumah sakit, namun karena makin banyaknya pasien covid yang terus berdatangan membuat dirinya kelelahan.

“Saya sudah merasa bergejala sejak jumat, cuma masih kerja. Sabtu juga masih kerja meskipun sudah agak lemas dan sedikit hangat. Lalu hari minggu saya sudah tidak kuat, akhirnya saya ke provita cek antigen dan CT Scan. Hasilnya positif dan pada CT Scan terlihat radang paru sedikit saya langsung rawat, “Beber dr Victor.

Baca Juga : Bila Angka Covid-19 Terus Naik, Bulan Agustus Papua Lockdown

Setelah mengetahui dirinya positif, dokter Victor lalu meminta istri dan anaknya juga di periksa dan hasilnya juga positif.

“Lalu anak dan istri saya yang terkena dari saya, juga masuk hasil PCR kami keluar Positif, saya sejak malam mulai pilek dan pagi harinya lemas sedikit sesak saat aktivitas, “Ujarnya.

Walau dalam keadaan terpapar, Saat ini dokter Victor mengaku tengah menangani 72 pasien covid di tiga Rumah sakit.

“Sampai hari selasa 20 Juli kemarin, pasien di Bhayangkara dan RSUD Dok II Jayapura ada 72 pasien, Saya tangani di tiga rumah sakit tapi di Provita kawan saya dokter spesialis paru juga dan ada dokter spesialis penyakit dalam yang backup saya, yang lain saya dibantu asisten,“Jelasnya.

Dokter Victor menjelaskan sebagai ahli paru bila kondisi pasien covid-19 di gelombang kedua ini berbeda dengan gelombang pertama.

“ berbeda sekali, kalau di gelombang pertama pasien yang datang ke rumah sakit banyak yang masih dalam keadaan sakit sedang, kalau sekarang ini rata-rata yang datang kondisinya sudah parah, “Ungkap Victor.

Dirinya pun berharap agar masyarakat lebih peduli lagi dengan himbauan pemerintah, taati prokes 3 M, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

“ Kenapa di Papua kondisi kita sekarang seperti ini? ya karena masyarakat masih  banyak yang tidak peduli. Liat aja masalah masker, banyak yang tidak di pake baik ,“ Tukasnya.

Dokter Victor adalah satu dari puluhan Nakes di Papua yang harus terpapar covid-19 karena profesinya. Berdasarkan data dari Satgas Covid-19 Papua, hingga Selasa 19 Juli 2021 dilaporkan 88 tenaga kesehatan di RSUD Dok II Jayapura yangterpapar covid-19. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here