Walikota Jayapura, Benhur Tomi Mano saat memimpin rapat penanganan covid-19 di main Hall kantor Walikota jayapura / ist

Jayapura, Topikpapua.com, – Status covid-19 kota jayapura di bulan Agustus 2021 berubah dari PPKM Darurat menjadi PPKM Level IV. Berbagai aturan baru di keluarkan Pemkot Jayapura untuk menegakkan aturan tersebut.

Walikota Jayapura, Benhur Tomi Mano usai menggelar rapat dengan forkompinda kota dan para tokoh di kota jayapura mengharapkan warga kota jayapura bisa mentaati aturan baru yang akan berlaku selama bulan agustus 2021, sehingga angka penyebaran covid-19 di kota jayapura bisa menurun jelang pelaksanaan PON XX.

Baca Juga : Kasus Covid-19 Meningkat di Papua, Dalam Sepekan 109 Pasien Meninggal Dunia

“ Aktifitas perekonomian tetap hingga pukul 8 malam, hanya rumah makan, restoran dengan sistem take away (Bungkus) , sedangkan tempat hiburan seperti pantai, BAR, karoke, dan lainnya itu di tutup 100 persen, “Ungkap BTM sapaan akrab Walikota jayapura, Senin (02/08/21).

BTM juga mengaku bila selama bulan agustus, pelabuhan jayapura tidak lagi melayani kapal penumpang.

Baca Juga : Bila Angka Covid-19 Terus Naik, Bulan Agustus Papua Lockdown

“Khusus kapal penumpang saja, kalau kapal barang tetap bisa sandar, namun semua ABK nantinya akan di swab antigen di atas kapal, kalau positif langsung kita bawa ke LPMP, “Katanya.

Terkait pengawasan atas keputusan baru ini, BTM menegaskan akan melakukan operasi penegakan hukum sesuai dengan perda no 3  tahun 2020 dan intruksi walikota no 8 tahun 2021.

Baca Juga : 7 Fakta Serangan Gelombang ke Dua Covid-19 di Papua, Nomor 4 Mengerikan..

“Kalau ada yang masih buka nanti kita rapid ditempat, tempat usahanya juga akan kita beri teguran, mulai dari teguran pertama hingga pencabutan ijin tempat usaha, “Tukas BTM.

Disinggung soal rencana penyekatan di beberapa titik di kota jayapura, BTM mengaku masih akan membahas masalah tersebut dengan pihak kepolisian dan pihak terkait.

Baca Juga : 88 Nakes di RSUD Jayapura Positif Covid-19, BOR lebih dari 100 Persen

“Soal penyekatan masih akan kita bicarakan lagi dengan semua pihak, baik kepolisian hingga RW/RT yang ada di kota jayapura, jangan sampai kita lakukan tapi menimbulkan maslah baru lagi di tingkat bawah, saya tidak mau lagi ada masalah di kota jayapura, “Pungkas BTM.

Berikut keputusan lain nya yang disepakati dalam rapat covid-19 kota jayapura :

Seluruh tempat ibadah tutup selama Agustus, aktifitas ibadah dilakukan secara live streaming. Semua sekolah tetap belajar daring, nikah dan resepsi di hotel di tiadakan selama Agustus, akad nikah atau nikah kudus boleh di lakukan di rumah dengan maksimal  30 orang (keluarga).

Baca Juga : Tujuh kali lebih Ganas, Varian Delta Covid-19 Sudah Masuk Papua

Kegiatan seminar, rapat di lakukan via zoom, transportasi di batasi 50%, selama pandemi tidak diijinkan melakukan aksi demo di kota jayapura.

Untiuk menekan laju penyebaran covid-19, pemkot kota juga akan terus melakukan gebyar vaksin massal, melakukan sosialisasi dan edukadi terkait covid-19 di kota jayapura, menyediakan cadangan isolasi terpusat, membuka posko PPKM level 4 di beberapa titik, terus melakukan tracing di tingkat kelurahan dan akan menyurati PT Telkom terkait  gangguan pelayanan jaringan di kota Jayapura. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here