Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Bertemu Menlu RI, Gubernur Fakhiri Dorong Papua Jadi Gerbang Diplomasi Indonesia ke Pasifik Lewat Olahraga dan Pariwisata

Bertemu Menlu RI, Gubernur Fakhiri Dorong Papua Jadi Gerbang Diplomasi Indonesia ke Pasifik Lewat Olahraga dan Pariwisata

  • account_circle topik papua
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • visibility 71
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Jakarta, Topikpapua.com, — Pemerintah Provinsi Papua mendorong langkah baru diplomasi Indonesia di kawasan Pasifik dengan menjadikan Papua sebagai pintu gerbang hubungan antarnegara melalui olahraga, budaya, dan pariwisata.

Gagasan tersebut disampaikan Gubernur Papua Matius D. Fakhiri saat bertemu langsung Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Dalam pertemuan yang juga dihadiri Direktur Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri, Ani Nigeriawari, Fakhiri mempresentasikan konsep Papua Pacific Gateway Strategy, sebuah strategi yang menempatkan Papua sebagai pusat diplomasi lunak (soft diplomacy) Indonesia menuju negara-negara Melanesia dan Pasifik.

“Hari ini saya datang ke Kementerian Luar Negeri guna membicarakan bagaimana kegiatan olahraga menjadi jembatan, kemudian budaya dan pariwisata menjadi pendekatan yang paling lunak untuk membangun pandangan positif tentang Papua,” katanya.

Menurut dia, pendekatan tersebut dinilai lebih efektif membangun hubungan antarmasyarakat dibandingkan diplomasi formal. Kehadiran atlet maupun wisatawan dari negara-negara Pasifik di Papua diharapkan dapat menyaksikan langsung perkembangan daerah, sehingga mampu mengubah persepsi terhadap Papua.

“Kalau mereka datang ke Papua, kemudian pulang dan menceritakan sendiri kemajuan serta potensi Papua kepada masyarakat mereka, dampaknya akan jauh lebih besar,” ujarnya.

Fakhiri menegaskan, pembangunan rumah sakit, peningkatan kualitas pendidikan, hingga infrastruktur yang terus dilakukan Pemerintah Provinsi Papua juga menjadi bagian dari upaya memperkuat citra positif Papua di mata internasional.

Sebagai tindak lanjut, Pemprov Papua meminta Kementerian Luar Negeri menjadi koordinator lintas kementerian dan lembaga agar strategi tersebut dapat direalisasikan secara terpadu.

Implementasi awal ditargetkan dimulai pada Agustus 2026 dengan mengundang sejumlah negara Pasifik mengikuti agenda olahraga internasional di Papua. Salah satu yang tengah dipersiapkan ialah peluang penyelenggaraan Piala Kemerdekaan U-18 di Jayapura.

“Kami siap menjadi tuan rumah karena fasilitas olahraga yang dibangun di Papua sudah sangat memadai,” ujar Fakhiri.

Selain diplomasi olahraga, konsep tersebut juga mencakup penguatan koridor budaya Melanesia, pengembangan pariwisata, peningkatan konektivitas internasional melalui Bandara Sentani dan Bandara Frans Kaisiepo Biak, serta penguatan kerja sama lintas batas Indonesia–Papua Nugini.

“Melalui strategi ini, Papua diharapkan menjadi wajah Indonesia di kawasan Pasifik sekaligus mempererat hubungan dengan negara-negara Melanesia,” katanya. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less