Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » POLITIK » Pansus Pemekaran atau Covid-19, Fraksi BTI : Kemanusiaan Lebih Penting..!

Pansus Pemekaran atau Covid-19, Fraksi BTI : Kemanusiaan Lebih Penting..!

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sab, 20 Jun 2020
  • visibility 404
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, –  Fraksi Bhinneka Tunggal Ika (BTI) DPRD Kabupaten Jayapura menyatakan sikap untuk tidak bergabung dalam pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Pemekaran Kampung, setelah sebelumnya Pansus Covid-19 yang di dorong Fraksi BTI dan PKB  kalah voting dalam Rapat Badan Musyawarah (Bamus).

Dalam rapat Bamus ada dua usulan pansus yakni Pansus Covid-19 dan Pansus Pemekaran Kampung. Namun rapat Bamus yang berjalan alot dan berujung voting. Akhirnya dari 5 fraksi, tiga diantaranya yakni Fraksi Nasdem, Gerindra dan PDI Perjuangan memilih Pansus Pemekaran

Dalam konferensi pers di Sentani, Sabtu (20/06/20), Fraksi BTI yang terdiri dari 6 partai dengan 9 anggota dewan tersebut secara tegas menyatakan menolak untuk bergabung dengan Pansus Pemekaran yang dibentuk DPRD Kabupaten Jayapura.

“Kami sudah sepakat tidak akan mengikuti setiap proses pembahasan dalam pansus pemekaran di DPRD Kabupaten Jayapura,” tegas Emus Weya dari partai PAN 

Anggota Fraksi lainnya, Angganeta Wally menuturkan, kebutuhan mendasar masyarakat adalah pendidikan dan kesehatan.

“Nah sekarang di tengah pandemi covid 19, ini masyarakat sangat memprihatinkan sekali, karena kita tidak tahu kapan pandemi ini berakhir. Oleh sebab itu kami mau supaya manusia ini diselamatkan karena akibat covid 19, banyak yang menjadi korban,” kata Angganeta 

Legislator PKPI ini menegaskan, karena alasan kemanusiaan itulah, fraksi BTI lebih memilih mendorong pembentukan pansus covid-19, dibanding pansus pemekaran yang menurutnya bisa saja dibentuk di tahun tahun mendatang.

“Kami mengusulkan pembentukan pansus covid-19, bukan pemekaran kampung yang justru tidak semua orang takut,” tegasnya.

Sementara itu, Sihar Tobing dari partai Golkar mengemukakan, usulan pembentukan pansus covid-19 disampaikan karena mengacu pada roh pansus itu sendiri, yang mana dibentuk ketika ada sebuah kebutuhan yang mendesak, atau dalam keadaan darurat dan berdampak luas kepada masyarakat.

“Itu rohnya pansus. Makanya pansus pun itu tidak sembarang kalau bicara soal prioritas, kita lihat silahkan di uji publik mana yang lebih berdampak luas di masyarakat saat ini, pemekaran kampung kah atau soal covid-19,” urainya

Saat ini akibat pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak luas di seluruh wilayah Kabupaten Jayapura tapi juga seluruh dunia.

“Apalagi saat ini Kabupaten Jayapura sudah naik status tanggap darurat, jangan kita biarkan tim gugus tugas kerja sendiri. Kita bentuk Pansus, jangan hanya dinilai dibentuk untuk mencari kesalahan, apalagi dikait kaitkan dengan kepentingan politik. Justru Pansus ini dibentuk untuk membantu pemerintah daerah, sebagaimana fungsi DPRD yang melekat yakni mengawasi dan melakukan penganggaran (budgeting),” tegasnya

Menyoal alasan dukungan tiga fraksi untuk pembentukan Pansus Pemekaran, menurut Sihar, karena untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat kepada DPRD sebelumnya yang hingga kini belum terealisasi. 

“Kalau kita pikir dengan akal yang jernih, bisa juga tunda untuk tahun besok juga bisa kok (pansus pemekaran). Saat ini kebutuhan mana yang kita harus prioritaskan itu yang kami pikir walaupun dalam voting kami kalah, tapi kami tahu bahwa itu yang benar supaya masyarakat menilai mana yang kerja pro masyarakat mana yang tidak,” jelasnya

Sementara itu Ketua Fraksi BTI, Wagus Hidayat menegaskan, sembilan anggota fraksi yang dipimpinnya telah sepakat untuk tidak terlibat dalam seluruh pembahasan dalam pansus pemekaran hingga sidang penetapan paripurna nantinya.

“Jadi kami berada di luar, karena kami melihat pansus pemekaran tidak terlalu lebih penting daripada pansus covid 19. Seperti yang disampaikan rekan-rekan tadi bahwa pandemi covid-19, sangat berdampak pada semua sendi-sendi kehidupan masyarakat,”tandasnya.

Fraksi BTI terdiri dari 6 partai dengan 9 anggota antara lain; Ketua Fraksi, Wagus Hidayat (PPP), Sekertaris, Yosef Sappang (PKPI), Sihar Tobing (Golkar), Emus weya (Pan), Angganetta Wally (PKPI), Kileon Kogoya (Partai Berkarya), Matheis Lewerissa (Demokrat), Esay Yan Theo (Golkar), Irene Saramual (Partai Berkarya). (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Tugas Pak Babinsa Saat Penumpang Tiba di Bandara Wamena

    Ini Tugas Pak Babinsa Saat Penumpang Tiba di Bandara Wamena

    • calendar_month Kam, 25 Jun 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 764
    • 0Komentar

    Wamena, Topikpapua.com  –  Penumpang yang baru tiba di Kabupaten Jayawijaya wajib melewati protocol pemeriksaan di Bandara. Dalam hal ini, Babinsa Koramil 1702-01/Wamena bersama Tim Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Jayawijaya, bertugas melakukan pengamanan, pengawasan dan Pemeriksaan suhu tubuh kepada Penumpang yang baru tiba di Bandara Kota Wamena. Komandan Koramil 1702-01/Wamena Mayor Chb Yusuf Rinding mengatakan […]

  • Jelang Masa Pensiun, Paulus Waterpauw Dilantik Sebagai Deputi BNPP

    Jelang Masa Pensiun, Paulus Waterpauw Dilantik Sebagai Deputi BNPP

    • calendar_month Jum, 22 Okt 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Jakarta, Topikpapua.com, – Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri Komjen Polisi Paulus Waterpauw  dilantik secara resmi menjadi Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) yang tertuang dalam surat keputusan Presiden Indonesia Nomor 147/TPA tahun 2021 tentang pemberhentian dan pengangkatan pimpinan tinggi madya di lingkungan BNPP. Pelantikan mantan Kapolda Papua ini berlangsung di Kantor […]

  • 5 Hari Hilang Dihutan, Tentara Berhasil Temukan Kakek Kiman

    5 Hari Hilang Dihutan, Tentara Berhasil Temukan Kakek Kiman

    • calendar_month Rab, 16 Jun 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 2.889
    • 0Komentar

    Merauke, Topikpapua.com, – Anggota Pos Bupul 12 Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 611/Awang Long berhasil menemukan kakek Kiman (65) di dalam hutan Kalimaro Kali Ogok, Merauke. Saat ditemukan Kakek Kiman dalam kondisi linglung. Menurut Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 611/Awang Long, Letkol Inf Albert Frantesca, Kakek Kiman merupakan warga Kampung Baidub, Distrik Ulilin, Kabupaten Merauke. Kiman sebelumnya […]

  • Warga Temukan Mayat Bayi Dalam Selokan di BTN Matoa Sentani

    Warga Temukan Mayat Bayi Dalam Selokan di BTN Matoa Sentani

    • calendar_month Sel, 16 Feb 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 2.077
    • 0Komentar

    Sentani, Topikpapua.com, –  Warga Perumahan BTN Matoa, Kota Sentani, di gegerkan dengan penemuan sesosok mayat bayi di dalam selokan, Senin sore. Penemuan mayat bayi itu bermula saat Yanto Walela hendak mencari pasir di sekitar selokan atau drainase tersebut. “Saksi ini hendak mencari pasir, lalu turun ke selokan dan kaget saat melihat ada mayat bayi, yang […]

  • Kapolresta : Demo Tolak G-20 Berujung Ricuh Disusupi KNPB

    Kapolresta : Demo Tolak G-20 Berujung Ricuh Disusupi KNPB

    • calendar_month Kam, 17 Nov 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Kapolresta Jayapura Kota Kombes Polisi Victor Mackbon membeberkan fakta terbaru dari aksi unjuk rasa berujung ricuh dan anarkis di Kampus Uncen bawah, Rabu (16/11/2022). Diungkapkan Victor, rupanya aksi tersebut disusupi kelompok berseberangan NKRI yakni Komite Nasional Papua Barat (KNPB). “Jadi setelah kami selidiki dan dalami ternyata dalam aksi kemarin tidak semuanya murni […]

  • Covid-19 Papua : PDP Naik 7 Kasus, 4 Pasien Negatif Pulang

    Covid-19 Papua : PDP Naik 7 Kasus, 4 Pasien Negatif Pulang

    • calendar_month Jum, 27 Mar 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 1.833
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Juru bicara Penanggulangan Covid-19 Papua, dr. Silwanus Sumule mengatakan hingga hari jumpat 27 Maret 2020, pukul 19.00 Wit, tidak ada penambahan kasus positif covid-19 di Papua, namun jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) bertambah 7 orang. “ Hari ini tidak ada perkembangan kasus positif jadi masih tetap sama 7 orang, namun untuk PDP […]

expand_less