Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Bupati Gebze Siap Laporkan Ketua DPC Partai Gerindra Merauke ke Polisi, Ini Sebab nya..

Bupati Gebze Siap Laporkan Ketua DPC Partai Gerindra Merauke ke Polisi, Ini Sebab nya..

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sab, 6 Apr 2019
  • visibility 554
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Bupati Kaupaten Merauke, Frederikus Gebze mengatakan akan segera melaporkan ketua Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Merauke, Steven Abraham ke Polda Papua. Gebze mengaku Steven Abraham berencana penggulingan pemerintahan Kabupaten Merauke yang dia pimpin, termasuk berupaya menggantikan Ketua DPRD Kabupaten Merauke.

“Kami akan ke Polda Papua dan Polres Merauke untuk melakukan pemeriksaan terhadap saudara Steven Abraham. Sebab baik secara lisan dan tertulis yang dibubuhkan di atas meterai enam ribu, untuk berupaya menggantikan Ketua DPRD Kabupaten Merauke dan menurunkan Bupati Merauke,” Ungkap Bupati  Frederikus kepada wartawan, Jumat (05/03/19).

Frederikus mengaku rencana melaporkan ketua DPC Partai Gerindra Merauke tersebut karena apa yang di lakukan saudara Steven sudah menyimpang jauh dari AD/RT Partai apalagi hingga berencana menggantikan posisi Ketua DPRD Merauke yang saat ini dijabat oleh F.X. Sirfefa.

“Saya melaporkan masalah ini ke polisi dan menggugat untuk menjaga nama baik dan jabatan saya selaku Bupati Kabupaten Merauke. Sebelum melaporkan, saya sudah melakukan pembicaraan secara baik-baik, hanya saja perlakuan ini sudah tak bisa ditolerir,” jelas Frederikus.

Bupati Gebze  yang juga menjabat sebagai ketua DPC Partai NasDem Kabupaten Merauke itu mengaku, pihaknya juga akan menggugat ketua DPC Gerindra ke Pengadilan. Karena apa yang dilakukan oleh saudara Steven Abraham adalah sesuatu yang tidak mendidik sebagai calon angggota DPR RI dari dapil Papua.

Dijelaskan Bupati, bila selama 4 tahun lebih saudara Steven Abraham sudah banyak melakukan upaya-upaya untuk menggulingkan pemerintahan kabupaten Merauke, dan ia selalu berdiam diri.  “banyak upaya untuk menjatukan saya sebagai bupati dan anak adat Marin yang memimpin diatas tanahnya sendiri,” tegasnya.

Lanjutnya, laporan dan gugatan sedang disiapkan oleh pengacaranya. Kalau sudah siap akan segera dilaporkan ke Polda Papua. Menurut Gebze lagi, pihaknya sudah cukup lama diam, dan masalah ini sebenarnya bisa diselesaikan dengan baik, “ Manusia juga punya kesabaran, dan hemat saya persoalan ini saya harus laporkan ke polisi, agar yang bersangkutan bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya,” Pungkas Bupati Gebze. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wagub : Mulai Hari Ini Semua ASN di Papua Libur Sampai Tanggal 1 April

    Wagub : Mulai Hari Ini Semua ASN di Papua Libur Sampai Tanggal 1 April

    • calendar_month Sel, 17 Mar 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 20.052
    • 3Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Sebagai bentuk keseriusan pemerintah Papua dalam mencegah penyebaran Covid-19 di Papua, Mulai hari ini, Selasa 17 Maret 2020 Pemda Papua meliburkan semua ASN hingga tanggal 1 April 2020. “ Mulai hari ini kita libur sampai tanggal 1 april, Bukan hanya di Provinsi, tapi di semua kabupaten kota di Papua mulai hari ini […]

  • KKB Egianus Kogoya Tegaskan Tak Pernah Minta Tebusan 5 Milyar

    KKB Egianus Kogoya Tegaskan Tak Pernah Minta Tebusan 5 Milyar

    • calendar_month Sab, 8 Jul 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com – Pimpinan KKB Kodap III Ndugama Detakma, Egianus Kogoya kembali merilis vidio terkait penyanderaan pilot Susi Air, Capten Philips Mark Marthenz. Dalam vidio berdurasi 2 menit 2 detik tersebut, Egianus mengaku bila dirinya tak pernah meminta uang tebusan sejumlah 5 Milyar rupiah untuk membebaskan Capten Philips. ” Kami tegaskan bila kami kogab III […]

  • Warga Perbatasan Serahkan Ganja ke Pos Satgas Yonif 132/BS

    Warga Perbatasan Serahkan Ganja ke Pos Satgas Yonif 132/BS

    • calendar_month Rab, 9 Nov 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Jayapura,Topikpapua.com, – Warga Kampung Mosso, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, menyerahkan secara sukarela narkoba jenis ganja kepada TNI dari Satgas Pamwiltasrat RI-PNG Yonif 132/BS, pada Senin (7/11/2022). Komandan Satgas Pamwiltasrat RI-PNG Yonif 132/BS Letkol Inf Ahmad Fauzi mengatakan, salah satu wargs SS (34) mendatangi Pos Mosso dan secara sukarela menyerahkan barang illegal berupa narkoba jenis […]

  • Hebat, Siswi SMAN 4 Jayapura Lulus Seleksi Pertukaran Pelajar ke Amerika Serikat

    Hebat, Siswi SMAN 4 Jayapura Lulus Seleksi Pertukaran Pelajar ke Amerika Serikat

    • calendar_month Sen, 26 Jul 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 2.472
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Satu lagi prestasi membaggakan di torehkan oleh pelajar di SMAN 4 kota jayapura, adalah Sekar Seruni Jiwadara Srikandi Papua al-Rasyid, siswi kelas XI IPA SMAN 4 Kota Jayapura, Papua yang dinyatakan lulus seleksi pertukaran pelajar ke Amerika Serikat. Dara lolos seleksi setelah menyingkirkan 4 siswa lainnya dari Papua dan Papua barat yang […]

  • Ini Tanggapan Kapolda Papua Soal Video Viral Ketua MRP

    Ini Tanggapan Kapolda Papua Soal Video Viral Ketua MRP

    • calendar_month Sen, 14 Nov 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Kapolda Papua Irjen Polisi Mathius D Fakhiri menyayangkan video viral Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Timotius Murib di media sosial, mulai dari Tiktok hingga grup Whatsapp. Dalam video viral berdurasi 38 detik itu, Timotius Murib mengaku baru saja selesai melakukan pertemuan dengan Komisi Tinggi PBB di Swiss tentang memperjuangkan kebebasan Papua. Belum […]

  • Disanksi DKPP, Marinus : KPU Papua Harus Minta Maaf kepada Masyarakat

    Disanksi DKPP, Marinus : KPU Papua Harus Minta Maaf kepada Masyarakat

    • calendar_month Ming, 26 Jan 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Drama penggunaan dokumen persyaratan administrasi calon yang tidak sah dan diduga palsu berupa Surat Keterangan Tidak Sedang Dicabut Hak Pilihnya dan Surat Keterangan Tidak Pernah Sebagai Terpidana atau dikenal dengan Suket 539 dan 540 oleh Calon Wakil Gubernur dari Pasnagan No. 01 (BTM-YB), akhirnya terjawab. Terbukti lakukan Pelanggaran Kode Etik dan pedoman […]

expand_less