Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SOSIAL » Ini yang Dilakukan PT Freeport Indonesia Pasca Banjir Bandang di Jayapura

Ini yang Dilakukan PT Freeport Indonesia Pasca Banjir Bandang di Jayapura

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Ming, 24 Mar 2019
  • visibility 422
  • comment 1 komentar

Sentani, Topikpapua.com, – Pasca banjir bandang yang menerjang kabupaten jayapura, pada sabtu 16 maret lalu, PT Freeport Indonesia langsung hadir ke masyarakat untuk memberikan bantuan kemanuasiaan.

 “Kami sebagai warga masyarakat Sentani, Kabupaten Jayapura telah berulang kali menerima bantuan kemanusiaan dari Freeport, bahkan sejak hari pertama setelah banjir datang, PT Freeport sudah datang dan bawa bantuan,” ungkap Tokoh Masyarakat Adat Sentani dan Ketua Badan Musyawarah Tuju Wilayah Adat Papua di Sentani,  Agustinus Donal Ohee, Sabtu (23/03/19).

Agustinus mengakui bahwa  pihaknya telah menerima laporan dari banyak warga masyarakat adat Sentani yang adalah  korban bencana banjir bandang bahwa PTFI merupakan perusahaan swasta pertama yang datang ke lokasi banjir bandang memberikan bantuan darurat berupa makanan siap saji dan air mineral. Bantuan itu diberikan pada Minggu (17/3)  sekitar delapan  jam setelah  banjir bandang memporakporandakan rumah penduduk, menguburkan ratusan warga dan harta benda  serta ternak pada Sabtu (16/3) malam hari.

Pada keesokan harinya, Senin (18/3) PTFI kembali mendistribusikan bantuan kemanusiaan berbagai jenis bahan makanan siap olah seperti  beras,  mie instant, susu dan sebagainya.  Bantuan ini disalurkan langsung ke tenda-tenda pengungsi, perumahan penduduk yang luput dari hempasan banjir bandang serta ke Posko Induk Bencana Alam yang terletak di Kantor Bupati Jayapura.

Selain itu juga, lanjut Agustinus, pihaknya menerima pengakuan  langsung dari warga masyarakat adat Sentani bahwa PTFI telah pula mengirimkan Tim Penyelamat dan Tim Medis untuk memberikan bantuan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan para korban.

“Masyarakat yang menjadi korban bencana alam itu telah merasakan kehadiran Freeport pada kesempatan pertama. Hal yang penting adalah hadir pada kesempatan pertama dengan memberikan bantuan darurat yang sangat dibutuhkan saat itu. Jangan menilai jenis dan besar kecilnya bantuan tetapi bukti kesetiakawanan dan tindakan penyelamatan pertama itulah yang patut dihargai,” tegas Agustinus.

Komunitas Freeport Indonesia mendatangi rumah ibadah yang menjadi penampungan warga korban banjir bandang di Sentani, Kabupaten Jayapura / istimewa

Pada hari ini, lanjut Agustinus, pihaknya ketika berkesempatan mendatangi Media Center Posko Induk bencana banjir bandang,  Kantor Bupati Jayapura   di Gunung Merah Sentani,  mendapat data terkait  bantuan kemanusiaan  yang dikirim Komunitas Karyawan PTFI  pada Jumat (22/3) kemarin yang  diterbangkan pesawat udara Airfast dari Timika sebanyak 166 karton atau tiga ton bantuan kemanusiaan dan akan disusul lagi 60 karton sekitar satu ton berisi pakaian anak-anak dan orang dewasa, alat mandi, dan sebagainya.

Menurut informasi itu, bantuan yang diberikan Komunitas karyawan PTFI itu merupakan perwujudan rasa kepedulian dan kesetiakawanana  bagi saudara-saudara yang menderita bencana alam.

Agustinus mengatakan, apa yang diberikan PTFI itu sudah maksimal dan perusahaan ini sudah sangat berpengalaman di bidang pengumpulan dan pemberian bantuan kemanusiaan bagi masyarakat korban bencana alam di berbagai daerah di Indonesia.

“Kami minta agar Freeport tidak sendirian turun ke masyarakat mendistribusikan bantuan dalam bentuk barang-barang. Keikutsertaan masyarakat, pemuda dan mahasiswa serta wartawan dalam mendistribusikan bantuan kemanusiaan  Freeport merupakan bukti bahwa Freeport senantiasa bekerjasama dengan masyarakat Papua dalam menyelamatkan nyawa sesama manusia yang sedang  menderita. Freeport jangan kerja sendiri,”  pintanya.

Terkait kritikan terhadap Freeport yang memberikan bantuan darurat berupa makanan siap saji dan pakaian, Agustinus menegaskan, dalam situasi darurat kemanusiaan seperti ini, bantuan setetes air minum bagi sesama yang sangat  haus dahaga jauh lebih bernilai daripada memberikan satu tanki air minum pada saat para penderita sudah  tidak merasa haus lagi.

“Orang harus dapat berterimakasih dan bersyukur atas bantuan sekecil dan sesederhana apapun. Untuk situasi awal emergency, tentu bantuan seperti itu diberikan dan  pasti akan ada bantuan lain yang menyusul seperti perbaikan lingkungan pegunungan Cyclop dan lainnya,”  Pungkas Agustinus. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gempa Jayapura, Pemkot Tetapkan Status Tanggap Darurat 21 Hari

    Gempa Jayapura, Pemkot Tetapkan Status Tanggap Darurat 21 Hari

    • calendar_month Jum, 10 Feb 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com – Pemerintah Kota Jayapura menetapkan status tanggap darurat atas peristiwa gempa Magnetudo 5,4 yang mengguncang Kota Jayapura, Kamis Petang. Status tanggap darurat tersebut berlaku selama 21 hari kedepan. Hal tersebut disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah kota Jayapura, Robby Kepas Awi,” Tadi kita rapat dan keputusan bersama kita tetapkan status tanggap darurat atas bencana gempa […]

  • Juara Liga 2, PSBS Biak Sempurna!

    Juara Liga 2, PSBS Biak Sempurna!

    • calendar_month Ming, 10 Mar 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Padang, Topikpapua.com, – Tim Badai Pasifik PSBS Biak berhasil keluar sebagai juara Liga 2 Pegadaian Indonesia 2023/2024 usai mengalahkan Semen Padang FC di Partai puncak, Sabtu (9/3/2024). Gelar juara Liga 2 yang di peroleh PSBS Biak makin sempurna setelah menyabet semua trophi, mulai dari Tim Fair Play, Best Player hingga Top Score. Pemain terbaik dan […]

  • Gubernur Papua : Kalau Mau Pemekaran Jadikan 7 Provinsi, Jangan Dicicil

    Gubernur Papua : Kalau Mau Pemekaran Jadikan 7 Provinsi, Jangan Dicicil

    • calendar_month Rab, 15 Jun 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com – Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe berharap Pemerintah Pusat tidak mencicil pemekaran di Provinsi Papua. Menurut Lukas bila pemerintah pusat ingin memekarkan Papua, sebaiknya di mekarkan menjadi 7 Provinsi sesuai dengan 7 wilayah adat yang ada di Papua. “ Sejak tahun 2014 saya sdh sampaikan tentang pemekaran ditanah papua menjadi 7 provinsi sesuai […]

  • PSU Papua, Pasangan Mariyo Ajak Pendukungnya Kawal Proses Rekapitulasi Suara dengan Damai

    PSU Papua, Pasangan Mariyo Ajak Pendukungnya Kawal Proses Rekapitulasi Suara dengan Damai

    • calendar_month Ming, 10 Agu 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 370
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua com,- Juru Bicara Pasangan Matius Fakhiri – Aryoko Rumaropen (Mariyo), Muhammad Rifai Darus berharap para pendukung Mariyo agar terus mengawal proses perhitungan suara yang saat ini sedang berlangsung dengan damai. “Perhitungan suara PSU Papua sementara berjalan dan menunjukkan pasangan Mathius Fakhiri – Aryoko Rumaropen terus unggul di PSU Pilgub Papua, untuk itu kami […]

  • Ini Sikap Tegas Kapolda Papua, Berantas Miras Lokal di Kabupaten Mimika

    Ini Sikap Tegas Kapolda Papua, Berantas Miras Lokal di Kabupaten Mimika

    • calendar_month Sen, 22 Jun 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 398
    • 0Komentar

    Timika, Topikpapua.com –  Enam orang pelaku pembuat minuman keras local (milo) berhasil diringkus Aparat Kepolisian Polres Mimika. Para pelaku di tangkap beserta barang bukti di beberapa lokasi dan waktu yang berbeda. Kapolda Papua, Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw mengatakan pemberantasan dan peredaran Milo menjadi sasaran empuk pihak kepolisian, lantaran menjadi salah satu factor utama tingkat […]

  • GRI Papua Akan Bagikan 1000 Bunga Bagi Warga Jayapura, Ini Sebab nya..

    GRI Papua Akan Bagikan 1000 Bunga Bagi Warga Jayapura, Ini Sebab nya..

    • calendar_month Sel, 2 Apr 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 358
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com,  – Sejumlah relawan terus berdatangan untuk mendukung pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) Joko Widodo dan Ma’ruf Amin, salah satunya adalah Gerakan Relawan Indonesia yang akan turun jalan pada Kamis (4/4/2019) mendatang. Aksi turun jalan tersebut dengan membagikan bunga kepada pengguna jalan di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura. Koordinator aksi […]

expand_less