Pertama Kali Pemkab Tolikara Raih WTP
- account_circle topik papua
- calendar_month Rab, 3 Agu 2022
- visibility 110
- comment 0 komentar

Foto bersama Pemkab Tolikara dan BPK Perwakilan Provinsi Papua usai penyerahan Opini WTP pertama kalinya/ist
Jayapura, Topikpapua.com, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tolikara berhasil menorehkan prestasi sekaligus sejarah baru. Untuk pertama kalinya kabupaten yang dibentuk tahun 2002 silam tersebut sukses meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Papua terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2021.
Opini WTP berhasil Kabupaten Tolikara untuk kali pertama setelah sebelumnya meraih opini WDP selama 2 (dua) tahun berturut-turut.
Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2021 Pemkab Tolikara ini dilakukan oleh Kepala Sub Auditorat Papua Pri Heriyanto, mewakili Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Papua dan dihadiri oleh Sekda Kabupaten Tolikara Palansong Latuconsina, Kepala BPKAD dan Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Tolikara, Yohan Wanimbo, Senin (1/8/2022).
Atas prestasi yang ditoreh ini, Bupati Tolikara Usman G. Wanimbo menyampaikan apresiasi kepada BPK RI Perwakilan Provinsi Papua untuk penilaiannya terhadap LKPD Kabupaten Tolikara.
“Ini adalah prestasi luar biasa yang patut disyukuri karena sejak Kabupaten ini berdiri tahun 2002 melalui Undang-undang Nomor 26 Tahun 2002, Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Tolikara selalu mendapat predikat disclaimer, dan ini terjadi selama bertahun-tahun,” ungkap Usman penuh haru.
Lanjut Usman, raihan prestasi ini tentu tak luput dari kerja keras dan komitmen semua elemen sejak kabupaten ini dipimpimpinnya.
“Secara perlahan-lahan kita mampu melakukan pembenahan disemua aspek baik pembenahan terhadap asset, penatausahaan, pelaporan serta pertanggungjawaban pengelolaan APBD, hingga akhirnya kita dapat keluar dari berbagai permasalahan dan hambatan yang selama ini menjadi kendala dalam meraih opini WTP,” akunya.
Usman tak menampik selama bertahun-tahun pihaknnya berupaya keras menuntaskan dosa masa lalu.
“Bertahun-tahun pula kita menata asset serta melakukan pembinaan secara kontinyu kepada OPD dalam menngelola anggaran secara transparan, profesional dan akuntable, sehingga akhirnya kita bias raih predikat WTP,” katanya bangga.
“Yang patut dibanggakan bahwa raihan predikat WTP ini bahkan melampaui target yang ditetapkan dalam RPJMD 2018-2022 yaitu WDP, akan tetapi ternyata kita mampu meraih WTP, ini yang patut kita syukuri,” timpalnya lagi.
Dia pun berpesan kepada seluruh OPD agar tidak berpuas diri dengan hasil yang diraih saat ini. Justru prestasi ini akan menjadi tantangan pembangunan ke depan yang lebih kompleks karena aturan-aturan dalam pengelolaan keuangan lebih ketat.
“Saya minta kepada semua Pimpinan OPD agar terus melakukan pembenahan dan pembinaan terhadap aparatur pengelola keuangan di tingkat OPD agar kedepan pengelolaan keuangan Pemerintah Daerah semakin baik dan predikat WTP ini tetap dapat dipertahankan,” pinta Usman.
Sementara itu Kepala BPKAD Kabupaten Tolikara Mathius Wally mengatakan opini WTP yang diraih ini, di lain sisi sebagai prestasi diakhir masa kepemimpinan Bupati Usman Wanimbo juga sekaligus menjadi kewajiban bagi semua OPD.
“Untuk itu saya berpesan kepada semua OPD untuk lebih meningkatkan kinerja dalam pengelolaan dan pertanggungjawaban anggaran di masing-masing OPD,” pesan Mathius.
Mathius kembali berpesan sekecil apapun anggaran yang digunakan harus dapat dipertanggungjawabkan secara administratif maupun substantive secara benar, baik dan tepat waktu.
“Ini sangat penting untuk diperhatikan karena dengan status WTP, kedepan pemeriksaan oleh BPK akan semakin lebih detail dan terperinci. Dengan komitmen seperti ini kita semua tentu berharap agar kedepan kita mampu mempertahankan opini WTP ini secara berkelanjutan,” tandasnya. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




