Lewat Drama Adu Penalti, Persewans Waena Allstars Juarai Turnamen All Star U+35 Cigombong Putra III Tahun 2026
- account_circle topik papua
- calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
- visibility 71
- comment 0 komentar
- print Cetak

Jayapura, Topikpapua.com, – Turnamen All Star PS Cigombong Putra III Tahun 2026 berlangsung meriah dengan mempertemukan Persewans Waena Allstars menghadapi Tunas Muda Hamadi Allstars dalam laga final yang berlangsung sengit.
Pertandingan kedua tim berlangsung ketat hingga waktu normal berakhir, sehingga pemenang harus ditentukan melalui drama adu penalti. Dalam adu tos-tosan tersebut, Tunas Muda Hamadi Allstars akhirnya takluk dengan skor 3-2 atas Persewans Waena Allstars.
Ketua Panitia Turnamen All Star PS Cigombong Putra III, Sandi Bonai, mengatakan turnamen tersebut digelar khusus bagi pemain berusia 35 tahun ke atas dan telah berlangsung sejak Juni 2026 hingga memasuki partai penutupan.

Menurutnya, turnamen tahun ini diikuti sebanyak 12 tim, termasuk Persipura Allstars yang turut memeriahkan kompetisi sepak bola antarpemain senior tersebut.
Santi Bonai menambahkan, Turnamen All Star PS Cigombong Putra III merupakan agenda rutin yang digelar setiap tahun dan pada 2026 ini telah memasuki penyelenggaraan yang ketiga.
“Kali ini Persewans Waena Allstars berhasil keluar sebagai juara 1, disusul Tunas Muda Hamadi dan posisi ketiga direbut oleh Persipura Allstars,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh sponsor yang telah mendukung terselenggaranya turnamen tersebut.
Sementara itu Ketua KONI Provinsi Papua, Matius D. Fakhiri (MDF) memberikan apresiasi kepada para panitia dan tim yang bertanding. Ia berharap semangat dan kecintaan terhadap olahraga, khususnya sepak bola, terus tumbuh di Tanah Papua.
Ia berharap para pemain senior dapat menjadi contoh sekaligus inspirasi bagi generasi muda sehingga dari kegiatan tersebut dapat lahir talenta-talenta sepak bola baru yang mampu mengharumkan nama Papua.

“Turnamen seperti ini harus menjadi bagian dari upaya mendorong berkembangnya sepak bola di Provinsi Papua,” jelasnya.
Fakhiri juga menekankan pentingnya sportivitas dan kebersamaan selama pertandingan.
“Kita harus jadi contoh terbaik untuk anak-anak kita yang menonton. Kita main bola, jangan main tangan juga. Kalau emosi, keluar ke pinggir lapangan, jangan di lapangan. Kita sudah senior dan harus memberikan contoh yang baik,” tegasnya.
Ia pun menyatakan Pemerintah Provinsi Papua secara bertahap akan terus memperbaiki sarana olahraga yang ada, sekaligus mendorong klub-klub di Papua untuk menggelar pembinaan pada kelompok usia anak-anak, remaja hingga pemain senior. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua






Saat ini belum ada komentar