Hormati Perayaan HUT GKI, Pesta Rakyat Kemenangan Mari-Yo Ditunda
- account_circle topik papua
- calendar_month Jum, 24 Okt 2025
- visibility 538
- comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Gubernur Provinsi Papua, Mathius D Fakhiri secara resmi mengumumkan penundaan acara Pesta Rakyat dalam rangka pengucapan syukur atas kemenangan pasangan Mari-Yo pada Kontestasi Pilkada Papua.
Menurut Gubernur Fakhiri, penundaan Pesta Rakyat yang sebelumnya dijadwalkan pada Sabtu, 25 Oktober di tunda ke tanggal 31 Oktober 2025
” Memang awalnya kita rencanakan pada tanggal 25 Oktober, namun karena pada tanggal 26 Oktober itu adalah hari ulang tahun GKI di Tanah Papua, maka saya putuskan untuk dimundurkan ke tanggal 31 Oktober 2025. Keputusan ini untuk menghormati perayaan HUT GKI di Tanah Papua,” ujar Gubernur Fakhiri diruang kerjanya, Jumat (24/10/2025).
Menurutnya, GKI memiliki sejarah panjang dalam membentuk karakter, pendidikan, dan nilai-nilai kemanusiaan di Papua. Oleh karena itu, pemerintah Papua merasa penting untuk menghormati dan memberi ruang penuh bagi umat GKI untuk merayakan HUT-nya secara hikmat.
“Pesta rakyat adalah momentum kebersamaan dan sukacita masyarakat. Namun kita harus memastikan pelaksanaannya tidak mengganggu agenda keagamaan yang penting. Setelah HUT GKI selesai, acara rakyat akan tetap digelar dengan semangat persaudaraan dan damai,”jelas Fakhiri.
Rangkaian Acara Pesta Rakyat
Gubernur Fakhiri mengatakan nantinya dalam pelaksanaan Pesta Rakyat akan dibuat sederhana namun bermakna, diawali dengan Ibadah KKR, lalu dilanjutkan dengan sambutan mantan Pj Gunernur Papua dan Gubernur Papua Dedinitive dan ditutup dengan panggung hiburan.
“Acara tidak akan berlarut-larut. Setelah ibadah dan sambutan, kita akan lanjutkan dengan panggung hiburan, kita akan berkumpul dan membantu pedagang lokal. Akan ada pedagang UMKM, Semua hasil belanja akan digunakan untuk membeli makanan yang dijual yang nantinya dibagikan gratis di halaman kantor gubernur. Kita makan bersama sebagai simbol persatuan dan awal perjalanan kita untuk membangun Papua bersama rakyat,” jelas Gubernur.
Dirinya berharap Pesta Rakyat nantinya bulan menjadi ajang pesta foya, namun bisa memberi manfaat bagi semua warga yang hadir, baik pedagang kaki lima, maupun warga lainnya yang datang.
” Kita mensyukuri atas kesempatan yang Tuhan berikan kepada saya dan Aryoko sebagai pemimpin di Provinsi Papua lima tahun kedepan, saya harap momen Pesta Rakyat tersebut nantinya menjadi pemersatu bagi kita semua setelah melewati kontestasi politik yang melelahkan. Sekali lagi, tidak ada lagi kosong satu atau kosong dua, yang ada lima tahun kedepan adalah Papua yang harus Cerdas, Sejahtera dan Harmonis,” pungkas Gubernur Papua, Mathius D Fakhiri.(Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




