Tambah 5 Kasus lagi, Total Positif C-19 di Papua Capai 142 Kasus
- account_circle topik papua
- calendar_month Ming, 26 Apr 2020
- visibility 1.005
- comment 0 komentar

: Infografis penyebaran Covid-19 di Papua per tanggal 26 April 2020 / SC-19P
Jayapura, Topikpapua.com, – Satgas Covid-19 Papua kembali mengumumkan perkembangan penyebaran Covid-19 di Papua. Jumlah Komulatif pasien positif hingga hari ini, Minggu 26 April 2020, pukul 19.35 Wit sebanyak 142 Kasus atau ada penambahan 5 kasus.
Tambahan 5 kasus yaitu dari Kabupaten Jayapura 2 kasus, kota jayapura 1 kasus, kabupaten Keerom 1 Kasus dan kabupaten Jayawijaya 1 Kasus.
“Dari 142 kasus ini, 97 Pasien kini dalam perawatan dengan kondisi sakit ringan sampai sedang, 38 pasien telah sembuh, dan angka meninggal dunia tetap 7 kasus, “Kata Jubir Satgas Covid-19 Papua, dr. Silwanus Sumule kepada pers, Minggu (26/04/20) malam.
Diuraikan Sumule untuk pasien sembuh sebanyak 38 kasus diantaranya berasal dari kota Jayapura sebanyak 18 pasien, Mimika 6 pasien, kabupaten Jayapura 6, Merauke 4 dan 2 pasien masing-masing dari Sarmi dan Keerom.
“Untuk Jumlah PDP kita saat ini sebanyak 142 orang atau berkurang sebanyak 39 orang, Sementara ODP naik cukup drastis dari 3.881 menjadi 4.029 atau naik sebanyak 148 orang,”Kata Sumule.
Sumule juga mengaku hingga minggu malam litbangkes Papua telah berhasil memeriksa sebanyak 752 sampel dengan metode pemeriksaan PCR.
“Kita tenaga medis dan tenaga laboratorium sudah bekerja luar biasa, terbukti angka kesembuhan terus naik dan angka kematian hinga kini mampu kita pertahankan, sekarang tinggal bagaimana masyarakat mau tertip atau tidak jalankan sosial dan fisical distansing, karena kalau tidak saya tidak tau sampai kapan kita bisa bertahan, “Beber Sumule.
Sementara itu terkait kelancaran proses surveilance dan pendataan di satgas provinsi, Sumule berharap agar Dinas Kesehatan di setiap kabupaten/kota yang ada di Papua lebih proaktif lagi melaporkan data laporkan kegiatan dalam upaya pencegahan dan penanganan covid di daerah.
“kami minta perhatian seluruh kabupaten Kota, karena masih ada kabupaten/ kota yang dua hari tidak laporkan upaya pencegahan dan penanganan covid ini,” Tukas Sumule.
Menurutnya data laporan dari masing-masing kabupaten per harinya, sangat penting, sebagai dasar tim Satgas untuk menentukan langkah kedepan.
Ia mencotohkan, terkait dengan kebijakan pemberlakkan pembatasan sosial, yang diperluas dan diperketat, selain pertimbangan dari aspek sosial, ekonomi dan juga data berdasarkan data kasus positif, perkembangannya , trennya, jumlah kesembuhan, termasuk jumlah korban, ODP maupun ODP.
“saya berharap dinas kesehatan kabupaten/kota untuk rutin koordinasi soal data pasien yang di rawat di masing-masing Kabupaten, termasuk jumlah orang yang dilakukan survellen. data ini akan menjadi data tim Satgas Provinsi untuk ambil langkah taktis dan tepat untuk bisa selesaikan masalah ini,” Pungkas Sumule. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




