Komandan Batalyon Semut Merah Yahukimo Ditembak Mati Satgas ODC, Ini Daftar Kejahatannya
- account_circle topik papua
- calendar_month Jum, 7 Nov 2025
- visibility 542
- comment 0 komentar

Yahukimo, Topikpapua.com, — Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC) dan aparat gabungan berhasil menembak mati satu anggota KKB atas nama Lipet Sobolim alias Cocor Sobolim alias Junior Bocor Sobolim yang selama ini mengklaim dirinya sebagai Komandan Batalyon Semut Merah kodap Yahukimo, Kamis (6/11/2025).
Kasatgas OPS Damai Cartenz 2025, Brigjen Faizal Ramadhani mengaku penegakan hukum terhadap Bocor Solobim dilakukan pihaknya setelah sebelumnya mendapat laporan warga atas tindakan kriminal pembacokan terhadap dua warga sipil di Jalan Baliem, Jalur 1, Distrik Dekai.
” Merespon laporan warga, kami dibantu aparat gabungan langsung menuju lokasi dan mengamankan dua warga sipil yang menjadi korban yakni Bernior Telena (36) dan Soleman Ilu (30). Kita evakuasi ke RSUD Dekai dan tim lainnya melakukan pengejaran terhadap pelaku,” ungkap Brigjen Faizal, Jumat (7/11/2025).
Lanjut Brigjen Faizal, Sekitar pukul 19.55 WIT, tim berhasil menemukan salah satu pelaku utama yang kemudian diketahui sebagai Bocor Sobolim.
” Dia ini sudah menjadi DPO kita atas beberapa tindakan kriminal di Kabupaten Pegunungan Bintang maupun di Yahukimo dan untuk mengelabuhi petugas, Lipet Sobolim telah berganti nama sebanyak tiga kali, dari Lipet Sobolim menjadi Cocor Sobolim, dan terakhir menjadi Junior Bocor Sobolim,” jelas Faizal.
Menurut Brigjen Faizal, Berdasarkan catatan, Bocor Sobolim merupakan anggota KKB dan menjadi komandan batalyon semut merah di Yahukimo,” Bocor ini memiliki rekam jejak panjang dalam serangkaian aksi kejahatan bersenjata di wilayah Papua Pegunungan, antara lain, ikut dalam penyerangan terhadap pekerja tambang ilegal di Kampung Kawe Mining 63, Distrik Awibom, Pegunungan Bintang pada 27 Agustus 2023 yang menewaskan dua orang dan melukai lima lainnya,” beber Brigjen Faizal.
Berikutnya, terlibat dalam pembunuhan terhadap pekerja tambang ilegal bernama Anas pada 27 Desember 2023 di Camp 33, Kampung Kawe, Distrik Awimbom.
” Bocor juga terlibat dalam pembunuhan terhadap pekerja tambang ilegal bernama Ariston Kamma pada 9 April 2025 di Kampung Kawe, Distrik Awibom,” ungkap Faizal.
” Apa yang kami lakukan terhadap Bocor Solobim ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah Yahukimo agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman,” kata Faizal.
Sementara itu, paska-tewasnya Bocor Solobim, Aparat keamanan akan meningkatkan kewaspadaan di seluruh pos pengamanan untuk mengantisipasi potensi aksi balasan dari kelompoknya.
Satgas Ops Damai Cartenz memastikan akan terus melakukan langkah-langkah penegakan hukum terhadap jaringan kelompok bersenjata yang masih aktif di wilayah Yahukimo dan sekitarnya.
“Kami imbau masyarakat tetap tenang dan segera melapor jika mengetahui keberadaan anggota kelompok bersenjata. Kami akan terus hadir menjaga keamanan masyarakat di Tanah Papua,” tutup Kaops Damai Cartenz Brigjen Faizal Ramadhani. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua


