Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Sepekan Tebar Teror di Puncak Papua, KKB Tembak Mati 4 Warga Sipil

Sepekan Tebar Teror di Puncak Papua, KKB Tembak Mati 4 Warga Sipil

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Jum, 16 Apr 2021
  • visibility 2.988
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali menebar teror di Kabupaten Puncak Papua. Dalam sepekan terakhir selain merengut empat nyawa warga sipil, KKB juga membakar sekolah, rumah warga  dan sebuah helikopter.

Aksi Teror KKB di awali pada Kamis (08/04/21) di Kampung Julukoma, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak. Seorang guru honor atas nama Oktovianus Rayo (41 tahun) ditembak saat sedang berada di dalam kiosnya.

Oktovianus tewas dengan dua luka tembak di bagian kepala dan dada.

Guru SD Jambul Beoga, Oktovianus Rayo Korban tembak KKB saat dievakuasi / ist

Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri mengatakan pelaku penembakan adalah KKB pimpinan Sabinus Waker yang diduga datang ke Illaga guna memenuhi undangan dari kelompok Lekagak Telenggen.

“Jadi kelompok Sabinus Waker ini tengah menuju Ilaga atas undangan Lekagak Telenggen, kita mendapat informasi bahwa dalam perjalanan menuju Ilaga ini dia melakukan penembakan,” kata Kapolda, Kamis (08/04/21).

Baca Juga : Kelompok Sabius Waker Tembak Mati Seorang Guru di Puncak Papua

Usai menembak guru Oktovianus, sekitar pukul 18.15 Wit, kelompok yang sama lalu membakar gedung sekolah SD Jambul, ruang gedung SMP dan SMA Negeri 1 Beoga dan perumahan guru yang letaknya dalam satu kompleks.

Keesokan harinya, Jumat 09 April 2021, sekitar pukul 17.00 Wit, KKB kembali menembak mati seorang guru atas nama, Yonatan Renden.

Guru Yonatan di tembak saat hendak mencari terpal untuk membungkus jenasah guru Oktovianus yang sehari sebelumnya di tembak KKB.

Baca Juga : Pagi Tembak Guru, Siang Rusak Sekolah, Malamnya Dibakar

Jenasah guru Oktovianus dan guru Yonathan sempat tak bisa dievakuasi menuju timika karena KKB masih menguasai bandara Beoga.

Sabtu 10 april 2021 jenasah kedua guru tersebut akhirnya bisa di evakuasi setelah pemerintah kabupaten Puncak Papua membayar uang tebusan kepada pihak KKB untuk membiarkan pesawat masuk ke bandara Beoga.

Jenasah Guru Yonatan Rende saat dievakuasi di RS Timika / ist

Keesokan harinya, Minggu 11 April, sekitar pukul 18.25 Wit, KKB kembali melakukan pembakaran sembilan ruang kelas dan laboratorium di kompleks Sekolah SMP dan SMA Negeri 1 Beoga.

Baca Juga : Makin Brutal, KKB Kembali Bakar Sekolah dan Helikopter di Puncak

Sementara itu di hari yang sama di Bandara Illaga, KKB melakukan pembakaran terhadap helikopter swasta milit PT Ersa Air yang tengah parkir di bandara.

gedung sekolah di Beoga dan helikopter di Illaga yang di bakar KKB / ist

Sempat libur sehari, Selasa 13 April 2021, KKB kembali beraksi. Kali ini mereka kembali membakar sejumlah rumah warga di kampung Beoga.

Salah satu rumah yang dibakar merupakan rumah wakil ketua DPRD kabupaten Puncak Papua.

Baca Juga : KKB Masih Kuasai Bandara Beoga, Stok BAMA Menipis

Rabu, 14 April 2021, sekitar pukul 13.30 Wit, KKB kembali menembak mati seorang tukang ojek di kampung Eromaga, Distrik Omukia, Puncak Papua.

Korban atas nama Udin (41 tahun) yang merupakan warga pasar Illaga tersebut tewas dengan dua luka tembak di bagian kepala dan dada.

Baca Juga : Puncak Papua Masih Panas, Usai Bakar Rumah Warga, KKB Tembak Mati Tukang Ojek

Udin di cegat dan tembak ditembak saat perjalanan kembali ke illaga usai mengantarkan penumpang.

Kondisi Udin (41) Tukang Ojek Korban tembak KKB di kampung Eromaga, Distrik Omukia, Kabupaten Puncak Papua / ist

Kamis pagi, jenasah udin dievakuasi ke timika. Dihari yang sama KKB kembali menembak mati seorang siswa SMA atas nama Ali Mom.

Siswa kelas tiga SMA Negeri 1 Illaga tersebut di tembak di kampung Tagalao, Distrik Illaga sekitar pukul 08.00 wit.

Korban sebelumnya di telepon oleh orang tak dikenal dan meminta untuk megantarkan rokok dan buah pinang ke kampung Uloni.

Setelah sampai di tempat tujuan, korban lalu didatangi kelompok bersenjata dan langsung menembak korban. korban Ali mom tewas dengan dua luka tembak di bagian kepala dan bagian dada.

Selain menembak mati Ali Mom, KKB juga membakar sepeda motor milik korban.

Kondisi siswa SMA Negeri 1 Illaga, Ali Mom korban tembak KKB di kampung Uloni, Illaga / ist

Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri mengatakan pihaknya menduga aksi teror kali ini dilakukan oleh dua kelompok KKB, yakni pimpinan Sabinus Waker dan KKB pimpinan Lekagak Telenggen.

Menurut Kapolda, kelompok KKB Sabinus Waker selama ini dikatahui bermarkas di kabupaten Intan Jaya, sementara kelompok Lekagak Telenggen bermarkas di Illaga, kabupaten Puncak.

Atas undangan kelompok Lekagak Telenggen maka kelompok Sabinus datang ke Illaga, dalam perjalanan ke Illaga tersebutlah kelompok Sabinus melakukan aksi teror di Beoga.

Sementara aksi teror yang terjadi di Illaga merupakan aksi teror dari kelompok Lekagak Telenggen.

Baca Juga : Kapolda Papua : KKB di Intan Jaya Miliki 17 Pucuk Senjata dan 50 Anggota

Kapolda mengaku hingga kini aparat gabungan telah diterjunkan ke Distrik Beoga dan Illaga untuk mengamankan situasi di dua distrik tersebut, namun kapolda mengaku pihaknya tidak akan bertindak ceroboh dalam penindakan terhadap KKB.

“Penembakan itu untuk memancing kita beraksi, selain untuk merampas senjata dan amunisi kita, saat ini mereka juga sudah menggunakan media sosial untuk membuat propaganda, saat kita beraksi berlebihan itu pasti akan di politisir, “Ungkap Irjen Fakhiri, jumat (16/04/21).

Kapolda Fakhiri mengungkapkan bila saat ini semua personil yang ada di distrik Beoga dan Illaga tetap siaga dan akan bertindak terukur, sehingga meminimalisir kesalahan saat melakukan penegakan hukum kepada KKB.

Baca Juga : Kapolda Papua Ungkap Sumber Dana Gerakan KKB

“Dalam melakukan penindakan kita harus ukur dengan baik dan cermat baru kita bertindak, mengapa? Supaya mengurangi, yang pertama salah tembak, yang kedua meminimalisir korban jiwa di pihak kira, “Jelas Kapolda.

Sementara itu Kapolda juga mengatakan bila sampai saat ini kekuatan personil TNI/Polri yang ada di distrik Beoga dan Illaga sudah cukup untuk memberikan rasa aman kepada warga dan mengejar KKB.

“Saya juga mau sampaikan kepada semua warga yang ada di Puncak, agar lebih waspada lagi, hindari aktifitas diluar rumah yang tidak terlalu penting dan tetap waspada,”Pungkas Kapolda Papua. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yanto Eluay: Kami Tolak 1 Juli Sebagai HUT TPN-OPM, Papua Pilih Damai

    Yanto Eluay: Kami Tolak 1 Juli Sebagai HUT TPN-OPM, Papua Pilih Damai

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Tokoh adat Papua, Yanto Eluay, menyampaikan pernyataan tegas menolak penetapan tanggal 1 Juli sebagai Hari Ulang Tahun Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (TPN-OPM). Penolakan ini ditegaskan sebagai bentuk suara hati masyarakat adat yang menjunjung tinggi kedamaian, persatuan, dan masa depan yang lebih baik bagi generasi Papua. “Sebagai tokoh adat Papua, saya […]

  • Rekapitulasi Molor, Demokrat Papua Sarankan KPU Buat Jadwal Rekapitulasi Internal

    Rekapitulasi Molor, Demokrat Papua Sarankan KPU Buat Jadwal Rekapitulasi Internal

    • calendar_month Sab, 27 Apr 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Sekretaris Umum Demokrat Papua, Carolus Bolly, SE, MM meminta KPU Provinsi Papua menetapkan jadwal internal di luar jadwal tahapan rekapitulasi hasil Pemilu secara nasional. Jadwal itu, kata Carolus diperuntukkan bagi KPU se Papua dalam hal tertib waktu pelaksanaan rekap suara masing-masing-masing kabupaten di Provinsi. “Memang jadwalnya secara Nasional berlaku umum, namun KPU […]

  • Temukan Pelanggaran, Bawaslu Kabupaten Jayapura Rekomendasikan PSU di 3 Distrik

    Temukan Pelanggaran, Bawaslu Kabupaten Jayapura Rekomendasikan PSU di 3 Distrik

    • calendar_month Sab, 27 Apr 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Sentani, Topikpapua.com, – Bawaslu Kabupaten Jayapura mengeluarkan rekomendasi kepada KPU kabupaten Jayapura untuk mengelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) di 47 TPS yang tersebar di  Tiga distrik. Ketiga distrik tersebut adalah Distrik Sentani, Distrik Kemtuk Gresi dan Distrik Waibhu. Untuk Distrik Sentani terdapat 42 TPS yang di rekomendasikan Bawaslu untuk menggelar PSU, diantaranya 24 TPS berada di […]

  • Sambut Hari Sumpah Pemuda, Hendrikus Bonop : Pemuda Harus Jaga 4 Pilar Kebangsaan

    Sambut Hari Sumpah Pemuda, Hendrikus Bonop : Pemuda Harus Jaga 4 Pilar Kebangsaan

    • calendar_month Sel, 22 Okt 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Ketua Gercin DPD Kabupaten Boven, Digoel Hendrikus Bonop, ST mengajak Para Pemuda di Indonesia untuk mendukung dan mengawal pembangunan dengan tetapmenjaga dan merawat empat pilar kebangsaan. “Dalam rangka Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2019, semua pemuda di seluruh Indonesia Khususnya di Kabupaten Boven Digoel harus tetap eksis, ikut mendukung dan mengawal […]

  • Resmi, Kaka Edu Lanjut Arsiteki Persewar Waropen

    Resmi, Kaka Edu Lanjut Arsiteki Persewar Waropen

    • calendar_month Jum, 4 Agu 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Persewar Waropen mulai sedikit menampakkan aktivitasnya dalam menyambut Kompetisi Liga 2 Musim 2023-2024. Musim ini tahun 2023-2024 Mutiara Bakau mulai menampakkan keseriusannya dalam mengarungi kompetisi. Coach Eduard Ivakdalam kembali diperpanjang masa kontraknya bersama Persewar. Coach Edu ditemui langsung sedang bersama Ketua Umum Persewar Waropen Yermias Bisai, di Pantai Base-G, sedang melihat kerangka […]

  • KPU Papua Ajak Komponen Masyarakat Mendukung dan Mengawal Agenda Pemilu 2024

    KPU Papua Ajak Komponen Masyarakat Mendukung dan Mengawal Agenda Pemilu 2024

    • calendar_month Sen, 1 Mei 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Ketua KPU Provinsi Papua Diana Dorthea mengungkapkan, bahwa Pemerintah dan penyelenggara pemilihan umum (Pemilu) sepakat penyelenggaraan pemungutan suara pemilu untuk memilih presiden dan wakil presiden, anggota DPR RI, DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota, serta anggota DPD RI dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 14 Februari 2024. Dengan demikian Pemerintah berharap, penetapan jadwal pemilu diambil […]

expand_less