Walikota Jayapura, Benhur Tomi Mano saat memimpin doa bagi dua guru korban tembak KKB di acara LASTAR CPNS kota jayapura / AD

Jayapura, Topikpapua.com,  – Gelombang simpatik datang dari berbagai pihak terhadap dua guru honorer yang ditembak Kelompok Sipil Bersenjata (KKB) di Beoga, Puncak Papua kamis 8 April lalu.

Salah satunya berasal dari Walikota Jayapura, Benhur Tomi Mano. Senin pagi, 12 april 2021 BTM sapaan akrap Walikota mengajak seluruh peserta CPNS Gelombang III  kota Jayapura untuk sejenak mengheningkan cipta mendoakan dua pahlawan tanpa jasa yang tewas ditembak KKB.

Baca Juga : Kelompok Sabius Waker Tembak Mati Seorang Guru di Puncak Papua

“Marilah kita berdoa agar mereka di terima di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” kata Wali kota saat memberikan arahan pada pelaksanaan (Pelatihan Dasar) LATSAR CPNS, di Balai Diktlat BKPP, kota Jayapura, Senin pagi.

Walikota dua periode ini berharap agar keluarga yang ditinggalkan memberikan pengampunan kepada para pelaku dan mengajak mendoakan arwah kedua guru agar diterima di sisiTuhan yang Maha Esa.

“Mereka bertugas untuk mencerdaskan anak bangsa yang ada di daerah pegunungan tetapi mereka ditembak, semoga keluarga mereka dikuatkan oleh yang maha kuasa,” Ungkap BTM.

Baca Juga : Pagi Tembak Guru, Siang Rusak Sekolah, Malamnya Dibakar

Seperti telah diberitakan sebelumnya, Kedua guru yang ditembak oleh KKB di Distrik Beoga, diketahui bernama Oktavianus Rayo (43) dan Yonatan Randen (28).

Oktovianus ditembak pada kamis 8 april pagi sekitar pukul 09.30 wit, saat sedang menjaga kiosnya di kampung Julukoma, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua.

Sementara korban Yonatan Randen ditembak pada jumat 9 april sore hari. Selain menembak dua guru KKB yang kemudian di duga kuat adalah bagian darikelompok Sabius Waker tersebut juga membakar tiga bangunan sekolah dan rumah guru. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here