Terungkap..! Pelaku Penyerangan Pospol 99 Paniai, Warga Setempat
- account_circle topik papua
- calendar_month Sel, 19 Mei 2020
- visibility 1.290
- comment 0 komentar

Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw sat mengunjungi Briptu Kristian Paliling di RSUD Nabire / ist
Paniai, Topikpapua.com, – Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw mengungkapkan bila pelaku penyerangan terhadap pos polisi di daerah pendulangan Ndeotadi, Distrik Bogobaida lokasi 99 pada tanggal 15 Mei 2020 lalu adalah warga setempat.
Hal tersebut disampaikan Irjen Paulus usai mengunjungi Briptu Kristian Paliling korban penganiayaan pada saat penyerangan pospol 99 yang saat ini sedang di rawat di RSUD Nabire.
“Kami prihatin dengan luka yang dialami, karena ada 4 sampai 5 luka yang cukup parah seperti di bagian leher, punggung dan belakang kepala. Nampaknya penganiayaannya serius sekali, itulah yang menjadi pertanyaan kami padahal informasinya hubungan pelaku dengan anggota di pos selama ini baik-baik saja, bahkan rumah pelaku jaraknya hanya disebelah pos, masih tetangga, “ Jelas Kapolda kepada pers, Selasa (19/05/20).
Kapolda mengaku hingga kini pihaknya masih mendalami kasus ini, “ kenapa bisa jadi tindak penganiayaan seperti itu, apakah ada persoalan personal atau persoalan perseorangan antara pribadi mereka, tapi kami yakin tidak, “kata Kapolda.
Diakui Kapolda dari hasil keterangan beberapa saksi di lokasi kejadian di laporkan hubungan anggota polisi di pospol 99 dengan warga sekitar selama ini berjalan baik.
“Tapi kami akan terus melakukan penyelidikan atau penyidikan untuk membuktikan akar penyebab atau latar belakang terjadinya kekerasan ini, termasuk dirampasnya 3 pucuk senjata itu, “Ujar Kapolda.
Kapolda Juga mengatakan bila akan segera bertemu dengan bupati Nabire, Paniai dan Deiyai untuk membahas persoalan penyerangan pospol 99, “kita kan bicara bagaimana persoalan ini bisa segera diselesaikan dengan baik dalam arti kami memerlukan agar senjata yang dirampas itu bisa dikembalikan atau pelaku bisa menyerahkan diri, “Tukasnya.
Kapolda juga berharap agar para tokoh yang ada di Kabupaten Paniai untuk ikut membantu pihak kepolisian memberikan informasi terkait keberadaan 3 pucuk senjata api yang hilang.
“Kami juga akan evaluasi lokasi pospol 99 saat ini termasuk apakah akan menambah personil di pos atau bagimana, yang jelas kami ingin masalah ini bisa cepat selesai dan keadaan bisa cepat normal kembali, “Beber Kapolda.
Dalam kunjungan tersebut Kapolda di dampingi Pangdam XVII/Cendrawasih Mayjen TNI Herman Asaribab, Komnas HAM Papua Frits Ramandey dan sejumlah pejabat tinggi di lingkungan Polda dan Kodam XVII/Cenderawasih.
Sebelumnya di beritakan terjadi penyerangan oleh sekelompok orang terhadap Pospol 99 Paniai pada tanggal 15 Mei lalu, akibat penyerangan tersebut 3 pucuk senjata api laras panjang di laporkan hilang dan seorang anggota bernama Briptu Kristian Paliling di aniyaya hingga kritis. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




