Lantik Jajaran Komisaris dan Direksi PT IBP, Gubernur MDF Tekankan 5 Agenda Utama
- account_circle topik papua
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 101
- comment 0 komentar
- print Cetak

Jayapura, Topikpapua.com, – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri (MDF) resmi melantik Komisaris dan Direktur PT Irian Bhakti Papua (Perseroda) periode 2026-2031. Pelantikan digelar di gedung Negara, Sabtu (19/9/2026) malam.
Pengurus yang dilantik yakni Ade Yamin sebagai Komisaris Utama, Yarius Balingga sebagai Komisaris, Kabarek Diedrik sebagai Komisaris, Elia Loupatty sebagai Direktur Utama, Rusli Rahman sebagai Direktur Keuangan, Ricard Willem Rihulay sebagai Direktur Niaga, serta Benyamin Gurik sebagai Direktur Umum dan SDM.
Gubernur MDF berharap ke tujuh Pengurus yang dilantik fokus menjalankan lima agenda utama untuk memperkuat kinerja perusahaan daerah tersebut.

MDF mengatakan, jabatan yang diberikan kepada pengurus baru bukan sekadar posisi struktural, melainkan tanggung jawab untuk mengelola aset dan kepercayaan Pemerintah Provinsi Papua agar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Agenda pertama adalah memperkuat tata kelola perusahaan, Saya meminta prinsip good corporate governance diterapkan secara konsisten melalui pengelolaan yang transparan, akuntabel, profesional, berintegritas, dan mengedepankan kepentingan perusahaan serta daerah,” ucap MDF.
Kedua, Lanjutnya, Jajaran baru harus mampu mengoptimalkan aset dan jaringan perusahaan yang tersebar di berbagai wilayah. Aset PT Irian Bhakti Papua, kata dia, tidak boleh hanya menjadi warisan, tetapi harus dimanfaatkan sebagai modal untuk menciptakan sumber keuntungan baru.
“Ketiga, perusahaan harus mampu menjadi penggerak perekonomian daerah, termasuk memperkuat sektor-sektor unggulan Papua, distribusi kebutuhan pokok hingga kampung, serta memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah,” tambahnya.

Keempat, Gubernur mendorong keberanian berinovasi melalui diversifikasi usaha, kemitraan strategis, dan pemanfaatan teknologi. Namun, inovasi tetap harus dilakukan secara hati-hati dan terukur.
Kelima, perusahaan diminta menyiapkan dan mengembangkan sumber daya manusia Papua, termasuk memberikan ruang lebih luas bagi orang asli Papua dan tenaga kerja lokal melalui pelatihan, magang, peningkatan kapasitas, serta jenjang karier.
“Jadikan PT Irian Bhakti Papua sebagai perusahaan daerah yang sehat, profesional, inovatif, dan semakin memberikan manfaat bagi tanah Papua,” tutup Gubernur MDF (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua






Saat ini belum ada komentar