Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » JBGP: Gubernur Papua Tidak Pernah Membagikan Hadiah Lewat Media Sosial, Itu HOAX..!

JBGP: Gubernur Papua Tidak Pernah Membagikan Hadiah Lewat Media Sosial, Itu HOAX..!

  • account_circle topik papua
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 72
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Jayapura, Topikpapua.com, — Pemerintah Provinsi Papua kembali mengingatkan masyarakat terkait maraknya informasi palsu yang mencatut nama, foto, suara maupun identitas Gubernur Papua Matius D. Fakhiri, baik melalui WhatsApp, media sosial, meme, maupun video yang diduga dibuat atau dimanipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Berbagai konten tersebut umumnya menawarkan hadiah, bantuan atau pemberian uang dalam jumlah tertentu, kemudian meminta masyarakat mengirimkan data pribadi, nomor rekening, nama bank, melakukan transfer, atau menghubungi nomor tertentu.

Juru Bicara Gubernur Papua, M. Rifai Darus, menegaskan bahwa informasi dengan modus tersebut adalah HOAKS dan tidak boleh dipercaya.

“Kami tegaskan bahwa Gubernur Papua tidak pernah membagikan hadiah atau uang ratusan juta rupiah kepada masyarakat melalui WhatsApp, media sosial, meme ataupun video. Jangan percaya, jangan memberikan data pribadi atau data perbankan, dan jangan melakukan transfer dalam bentuk apa pun,”ungkwp Rifai di Jayapura, Jumat (18/9/2026).

Menurut Rifai, penegasan ini perlu disampaikan karena modus yang sama terus muncul berulang kali, hanya berganti nomor, akun, gambar, narasi ataupun bentuk kontennya. Kemajuan teknologi AI juga memungkinkan wajah dan suara seseorang dimanipulasi sehingga tampak seolah-olah benar berasal dari orang yang bersangkutan.

Karena itu, Pemerintah Provinsi Papua meminta masyarakat menjadikan pernyataan ini sebagai penegasan umum terhadap seluruh modus serupa, baik yang telah beredar maupun yang mungkin muncul kembali.

“Kami tidak akan terus-menerus memberikan klarifikasi terhadap setiap konten palsu dengan modus yang sama. Jika ada pihak yang mengatasnamakan Gubernur Papua, kemudian menjanjikan hadiah atau uang dan meminta data pribadi, rekening, PIN, OTP, transfer atau komunikasi ke nomor tertentu, jangan dipercaya,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi Papua juga menegaskan bahwa segala transaksi, penyerahan uang maupun pemberian data pribadi kepada pihak yang mengatasnamakan Gubernur Papua di luar saluran resmi pemerintah bukan merupakan bagian dari kegiatan ataupun kebijakan Pemerintah Provinsi Papua.

Masyarakat diminta segera mengabaikan, memblokir dan melaporkan akun atau nomor yang melakukan tindakan tersebut serta tidak ikut menyebarluaskan kontennya.

Rifai mengingatkan bahwa pada era AI saat ini , melihat wajah dan mendengar suara seseorang melalui sebuah video tidak lagi dengan sendirinya membuktikan bahwa informasi tersebut benar.

“Jangan mudah percaya hanya karena melihat wajah Gubernur atau mendengar suara yang menyerupai Gubernur. Teknologi dapat dimanipulasi. Periksa sumbernya sebelum percaya dan jangan pernah menyerahkan data pribadi karena iming-iming hadiah.” tutup Rifai. (Redaksi Topik)

 

  • Penulis: topik papua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less