Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Dukung Pengembangan Pelabuhan Depapre, Masyarakat Adat Serahkan Hak Guna Pakai Tanah ke Pemprov Papua

Dukung Pengembangan Pelabuhan Depapre, Masyarakat Adat Serahkan Hak Guna Pakai Tanah ke Pemprov Papua

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Rab, 29 Apr 2026
  • visibility 209
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, — Masyarakat adat Tepera Wauna di Kampung Waiya, Nauyoseray, Tanah Merah, Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, secara simbolis menyerahkan surat pernyataan hak guna pakai tanah dan perairan pantai laut kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua.

Penyerahan tersebut berlangsung dalam tatap muka antara Ondoafri dan masyarakat Depapre dengan Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, di Kabupaten Jayapura, Rabu (29/4/2026).

Ondoafi Tepera Wauna Yowari Depapre, Septinus Jariserow, menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk komitmen masyarakat adat untuk mendukung pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan generasi mendatang.

“Hidup kita harus bermanfaat dan berkualitas untuk orang lain, terutama bagi anak cucu kita ke depan. Karena itu, kami berpikir bagaimana harus bekerja sama dengan pemerintah untuk merubah hidup ini,” katanya.

Ia menjelaskan, masyarakat adat sepakat menyerahkan kawasan pesisir, mulai dari bibir pantai hingga batas karang laut, untuk dimanfaatkan pemerintah melalui skema hak guna pakai.

“Lokasi dari bibir pantai sampai ke laut itu kami serahkan. Tapi kami juga ingin dilibatkan dalam pembangunan, supaya kami bisa hidup lebih baik,” ujarnya.

Menurutnya, potensi wilayah pesisir Depapre sangat besar, baik dari sektor perikanan maupun pariwisata. Namun, potensi tersebut belum dikelola secara optimal oleh masyarakat.

“Tuhan sudah kasih kami laut yang indah dan kaya. Jangan kita cari pekerjaan di kota, pekerjaan ada di kampung. Tinggal bagaimana kita kelola dengan baik,” ucapnya.

Jariserow juga menyampaikan harapan besar kepada pemerintah daerah agar pembangunan di wilayah pesisir benar-benar membawa perubahan nyata.

“Kalau pemimpin sudah ada di sini, daerah ini tidak akan miskin lagi. Pasti ada perubahan dan peningkatan,” tegasnya.

Ia menambahkan, penyerahan hak guna pakai tersebut bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk kepercayaan masyarakat adat kepada pemerintah untuk membangun kawasan pesisir secara berkelanjutan.

“Kami tidak hibahkan, tapi kami serahkan sebagai hak guna pakai. Ini rumah kita bersama. Adat adalah mama kita bersama,” katanya.

Masyarakat berharap pembangunan di kawasan tersebut, termasuk rencana pengembangan pelabuhan dan tempat pendaratan ikan (TPI), dapat menjadi pintu gerbang pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Depapre.

“Kami yakin pelabuhan kecil ini ke depan akan jadi besar. Semua potensi ada di sini, tinggal bagaimana kita kelola bersama,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri menegaskan bahwa pemerintah tidak mengambil alih hak atas tanah masyarakat, melainkan hanya membuka akses pembangunan demi kesejahteraan bersama.

“Pemerintah tidak memiliki hak untuk tanah itu, kami cuma buka. Tetap tanah itu menjadi hak milik masyarakat,” kata Fakhiri.

Ia mengapresiasi sikap terbuka ondoafi dan masyarakat Depapre yang menerima pembangunan tanpa mengorbankan nilai adat dan sejarah setempat.

“Kami bersyukur punya masyarakat dan ondoafi yang punya pemikiran untuk menerima pembangunan bagi masyarakatnya,” katanya.

Fakhiri menyebut, Pemerintah Provinsi Papua telah menetapkan Depapre sebagai distrik berbasis perikanan. Program yang disiapkan mencakup pembangunan dermaga kampung, jembatan menuju laut, hingga kawasan kampung nelayan.

“Depapre akan menjadi pusat perikanan Provinsi Papua. Kami akan bangun fasilitas, termasuk pabrik pengalengan ikan,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga akan memberikan dukungan kepada kelompok nelayan berupa kapal tangkap dan pendampingan teknis agar hasil produksi meningkat.

“Tidak perlu semua jadi pegawai negeri. Laut kita luas, cari ikan, pemerintah akan bantu beli hasil tangkapan,” kata Fakhiri.

Ia juga menegaskan prinsip pemerintah yang tidak melakukan pembelian tanah dalam proyek pembangunan.

“Kalau saya beli, nanti kalian tidak punya hak lagi jadi, Kami (pemerintah) hanya masuk dengan program, manfaatnya kembali ke masyarakat,” tegasnya.

Fakhiri berharap masyarakat tetap menjaga pembangunan yang berjalan serta mengawasi pelaksanaannya. Ia juga memastikan akan terus turun langsung ke lapangan untuk berdialog dengan warga.

“Saya tidak akan capek bertemu masyarakat demi kebaikan bersama,” ucapnya. (Redaksi Topik)

 

 

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mulai Hari Ini Masyarakat Kampung Kawe Nikmati Layanan Internet

    Mulai Hari Ini Masyarakat Kampung Kawe Nikmati Layanan Internet

    • calendar_month Sel, 28 Mar 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Kawe, Topikpapua.com, – Danrem 172/PWY Brigjen TNI J.O Sembiring menyampaikan setelah kehadiran aparat TNI di tengah-tengah masyarakat Kampung Kawe, kini masyarakat di kampung yang berada di Distrik Awinbon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan akhirnya bisa menikmati jaringan telekomunikasi. Jaringan telekomunikasi hadir setelah TNI bersama Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang terus berupaya dan berkoordinasi dengan Tim dari […]

  • Hari Pangan Sedunia,  Dua Daerah Di Papua Tertinggi Jual Makmin di Tokopedia

    Hari Pangan Sedunia, Dua Daerah Di Papua Tertinggi Jual Makmin di Tokopedia

    • calendar_month Ming, 17 Okt 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 413
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com,- Hari pangan sedunia yang diperingati 16 Oktober 2021, tokopedia mengumumkan berbagai peningkatan di kategori makanan dan minuman (makmin) selama kuartal III 2021 dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Dari sejumlah daerah yang paling tinggi tingkat penjualan di seluruh indonesia, terdapat lima daerah yang mengalami peningkatan pesat jumlah penjual dalam kategori makanan dan […]

  • Dalam Dua Hari, Lakalantas di Jayapura Rengut 4 Nyawa

    Dalam Dua Hari, Lakalantas di Jayapura Rengut 4 Nyawa

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com,- Polresta Kota Jayapura melaporkan, dalam dua hari terakhir telah terjadi dua kecelakaan lalu lintas di kota Jayapura yang mengakibatkan empat nyawa melayang. Kasat Lantas Polresta Jayapura Kota, AKP Muh Akbar menjelaskan peristiwa pertama yakni laka tunggal yang terjadi di dekat tikungan Pos Polairud Polresta Jayapura Kota setelah Jembatan Youtefa arah Traffic Light Hamadi, […]

  • Gempa 5,4 SR Guncang Jayapura, 4 Orang Meninggal

    Gempa 5,4 SR Guncang Jayapura, 4 Orang Meninggal

    • calendar_month Kam, 9 Feb 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com – Gempa berkekuatan 5,4 Skala Richter mengguncang kota Jayapura, Kamis petang sekira pukul 15.28 Wit. Akibat gempa Empat warga dilaporkan meninggal dunia akibat tertimbun gedung salah satu rumah makan di kawasan Ruko dok dua kota Jayapura. Kapolresta kota Jayapura, Kombes Viktor Mackbon mengatakan korban meninggal dunia merupakan pekerja di Rumah Makan Cirita, Ruko […]

  • Ini Komentar Anggota DPRD Nduga Terkait Tewasnya 2 Warga di Kenyam

    Ini Komentar Anggota DPRD Nduga Terkait Tewasnya 2 Warga di Kenyam

    • calendar_month Sel, 21 Jul 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 948
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, –  Wakil ketua I DPRD Kabupaten kabupaten Nduga, Elimi Geijangge meminta pihak TNI bertanggung jawab atas peristiwa penembakan yang menewaskan dua warga sipil di Kenyam pada tanggal 18 Juli 2020. Menurut Elimi, apa yang di lakukan oleh anggota TNI terhadap Elias Karunggu (46) dan Seru Karunggu (20) anak dari Elias Karunggu, merupakan pelanggaran […]

  • Honda New CB150X Resmi Meluncur di Papua, Ada Voucer Modifikasi Rp1 Juta

    Honda New CB150X Resmi Meluncur di Papua, Ada Voucer Modifikasi Rp1 Juta

    • calendar_month Sab, 22 Jan 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Jayapura,Topikpapua.com, – Astra Motor Papua resmi meluncurkan motor sport adventure turing 150cc pertama di Indonesia, New CB150X. Launching berlangsung Café Hangover Jayapura, Sabtu (22/1/2022). Sebagai pionir di kelasnya, New CB150X hadir dengan desain adventure touring dan nuansa tampilan big bike, posisi berkendara yang nyaman, serta beragam fitur canggih yang mampu memberikan performa berkendara yang optimal. […]

expand_less