Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Ones Pahabol : Papua Boleh Terbagi Secara Administratif, Tapi Orang Papua Jangan Pecah Secara Kultural

Ones Pahabol : Papua Boleh Terbagi Secara Administratif, Tapi Orang Papua Jangan Pecah Secara Kultural

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Kam, 19 Jun 2025
  • visibility 177
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Menyikapi pernyataan Walikota Jayapura Abisai Rollo yang menuai polemik di tengah publik papua saat ini terkait aksi demo, pemalangan hingga menyinggung identitas masyarakat Papua soal gunung dan pantai, Wakil Gubernur Papua Pegunungan , Dr. Ones Pahabol, angkat bicara.

Dalam kapasitasnya sebagai tokoh Papua, Pahabol menyampaikan pandangan kritis dan menyeluruh soal pentingnya menjaga keutuhan orang asli Papua di tengah perubahan administrasi wilayah.

“Saya bicara dari kesatuan tubuh orang Papua. Papua boleh dipecah menjadi enam provinsi, tapi orang Papua jangan sampai terpecah. Kita satu, satu budaya, satu DNA, satu rumah.” tegas Ones Pahabol lewat rilis yang diterima Redaksi Topik, Kamis (19/06/2025).

Menanggapi ucapan Walikota Jayapura, Abisai Rollo, yang mengatakan bahwa pelaku demo dan pemalangan kota bukan berasal dari masyarakat Port Numbay atau orang pantai melainkan “orang gunung”, Dr. Pahabol menyayangkan pernyataan tersebut sebagai bentuk miskin narasi kepemimpinan.

“Seorang pemimpin harus bijak dan berhikmat. Tidak boleh membangun narasi yang menyakiti dan memecah orang Papua yang satu kultur. Itu pernyataan yang tidak layak keluar dari seorang kepala daerah, apalagi tokoh adat,” ujar Pahabol.

Ia menekankan bahwa perbedaan wilayah administratif tidak seharusnya menjadi alat pemisah di antara sesama orang Papua. Menurutnya, pernyataan tersebut tidak sejalan dengan semangat persatuan yang selama ini dibangun oleh banyak pemimpin senior Papua. Seperti Barnabas Suebu,John Ibo, Henock Ibo, Mendiang Lukas Enembe,Welington Wenda dan yang lainnya.

“Bandingkan dengan Tomi Mano – anak Port Numbay yang justru merangkul semua suku. Saya dukung 100 persen ucapan Tomi Mano yang menyambut kepemimpinan Yunus Wonda sebagai Bupati Jayapura. Dimana tomi mano menyampaikan dengan istilah ”Batu yang sudah turun dari gunung tidak bisa kembali tapi dia akan menetap”. Itu pemimpin yang punya hikmat dan tahu menempatkan diri sebagai anak Papua,” imbuhnya.

Dirinya juga menanggapi pernyataan Walikota yang meminta warga asal Papua New Guinea (PNG) di kawasan Skouw untuk kembali ke negaranya, Pahabol meminta agar pendekatan adat dan sejarah diperhatikan lebih dalam.

“Harus ditinjau kembali, dari tahun berapa mereka tinggal di sana? Kita bicara bukan hanya soal batas negara, tapi juga batas adat yang sering tak sejalan dengan batas administrasi,” ungkapnya.

Ia menegaskan, dalam konteks spiritualitas pun semua manusia adalah pendatang di dunia ini. Oleh karena itu, tidak sepatutnya seorang pemimpin mengeluarkan pernyataan yang mengusir atau menyingkirkan sesama.

Pahabol menegaskan bahwa dua dasar utama yang harus menjadi fondasi setiap pemimpin Papua adalah kultur dan spiritualitas. Ia menggambarkan orang Papua sebagai bagian dari ras Melanesia yang menyatu dari Sorong hingga PNG dan Kepulauan Solomon.

“Kami manusia Papua adalah satu ras – Melanesia. Dari Sorong sampai Merauke, dari gunung hingga pantai, kita adalah satu,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyerukan kepada para pemimpin Papua agar tidak salah mengelola narasi dan menjaga integritas dalam merawat masyarakat dan budaya.

Sebagai tokoh Papua, Ones Pahabol mengajak semua elemen masyarakat dan para pemimpin untuk melihat Jayapura sebagai wajah dan rumah bersama bagi seluruh orang Papua.

“Cenderawasih itu hanya ada di Papua. Kasuari pun hanya ada di tanah ini dan menjadi peta Papua dan itu artinya kita satu. Jayapura adalah wajah kita bersama, rumah semua orang Papua. Jangan rusak dengan narasi sempit dan sektarian,” Tambah Ones.

“Papua boleh terbagi, tapi orang Papua jangan sampai pecah. Kalau kita utuh, kita kuat untuk membangun tanah Papua,”Tutup Ones Pahabol. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • BTM Ungkap Pasal 9 Dalam PKS yang Di ‘Cuekin’ Bank Papua

    BTM Ungkap Pasal 9 Dalam PKS yang Di ‘Cuekin’ Bank Papua

    • calendar_month Sen, 11 Jan 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 1.654
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, –  Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano mengaku kecewa dengan sikap PT Bank Papua yang tidak terbuka soal Perjanjian Kerja Sama (PKS) kepada publik. Menurut BTM sapaan akrab Benhur, saat membeberkan rilis ke publik lewat media, Bank Papua hanya menyampaikan informasi terkait PKS di pasal 3 yang isinya tentang tata cara pembayaran. […]

  • Gercin Papua : Polisi Sudah Profesional Menangani Kasus Panji

    Gercin Papua : Polisi Sudah Profesional Menangani Kasus Panji

    • calendar_month Sel, 29 Jan 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 445
    • 1Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Ketua DPD Papua Gerakan Cinta NKRI (Gercin), Ali Wanggai Kabiay menilai Pernyataan Panji Agung Mangkunegoro terkait penganiayaan yang dilakukan oleh salah satu penyidik Polda Papua hanyalah cara untuk membalikan isu yang lagi berkembang terkait kasus UU ITE yang menjerat dirinya. “ Sebagai Ketua DPD Papua Gerakan Cinta NKRI, saya harapkan Panji Agung […]

  • Gubernur Papua : Tidak ada Lockdown, Hanya Pembatasan Sosial

    Gubernur Papua : Tidak ada Lockdown, Hanya Pembatasan Sosial

    • calendar_month Sel, 24 Mar 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 13.362
    • 6Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Gubernur Papua, Lukas Enembe menegaskan bila pemerintah daerah Papua tidak akan melakukan Lockdown terkait pencegahan penyebaran virus corona di Papua. Hal tersebut di tegaskan Gubernur Enembe usai menggelar rapat bersama  Forkompinda dan Kepala Daerah yang di gelar di Gedung Negara, Selasa (24/03/20) petang. “Tidak ada lock down, hanya pembatasan sosial ya.., kita […]

  • Pieter Ell : Kasus Dugaan Asusila AG Masih Dalam Proses Hukum

    Pieter Ell : Kasus Dugaan Asusila AG Masih Dalam Proses Hukum

    • calendar_month Sel, 4 Feb 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 4.834
    • 1Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, –  Pieter Ell, SH kuasa hukum (A) Pelajar SMA korban tindakan Asusila yang diduga dilakukan Oknum Pejabat Pemprov Papua (AG) mengaku hingga kini kasus hukum yang sedang di tanganinya masih berproses di Kepolisian Polres Metro Jakarta Selatan. Pieter mengaku hingga kini dirinya belum bisa memberi keterangan lebih, lantaran pihak keluarga korban belum memberikan […]

  • Kesal Disuruh Beli Rokok, IS Bacok La Ami di Bagian Leher    

    Kesal Disuruh Beli Rokok, IS Bacok La Ami di Bagian Leher   

    • calendar_month Jum, 4 Mar 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Seorang pemuda berinisial IS alias L (20) terpaksa berurusan dengan pihak berwajib (kepolisian) lantaran melakukan penganiayaan terhadap La Ami yang mengakibatkan korban mengalami luka bacok di bagian leher. Kapolsek Jayapura Utara AKP Jahja Rumra mengatakan, peristiwa itu terjadi di Dok IX, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua. Jumat (4/3) dini hari. “Pelaku […]

  • Sugeng Purnomo : Pelaku Penyerangan Tim TGPF Adalah KKB

    Sugeng Purnomo : Pelaku Penyerangan Tim TGPF Adalah KKB

    • calendar_month Jum, 9 Okt 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 584
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dipastikan sebagai pelaku penyerangan rombongan tim 1 TGPF di Kampung Mamba Bawah Distrik Sugapa, Intan Jaya, Jumat (09/10/20) sore. “Saya pastikan ini dilakukan oleh kelompok KKB, “ tegas Wakil Ketua Tim  Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Intan Jaya, Sugeng Purnomo, saat memberi keterangan pers bersama TPGF tim 2, di […]

expand_less