Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Sugeng Purnomo : Pelaku Penyerangan Tim TGPF Adalah KKB

Sugeng Purnomo : Pelaku Penyerangan Tim TGPF Adalah KKB

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Jum, 9 Okt 2020
  • visibility 582
  • comment 0 komentar
Jayapura, Topikpapua.com, – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dipastikan sebagai pelaku penyerangan rombongan tim 1 TGPF di Kampung Mamba Bawah Distrik Sugapa, Intan Jaya, Jumat (09/10/20) sore.
“Saya pastikan ini dilakukan oleh kelompok KKB, “ tegas Wakil Ketua Tim  Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Intan Jaya, Sugeng Purnomo, saat memberi keterangan pers bersama TPGF tim 2, di Swisbel Hotel, Jumat Sore.
Dijelaskan, kedatangan  rombongan TGPF tim 1 di Intan Jaya dikawal oleh aparat keamanan untuk mencari data, dengan harapan dapat bertemu dengan banyak pihak yang bisa menceritakan terjadinya kekerasan atas penembakan bulan September 2020.
Namun yang sangat disayangkan, tim ini justru mendapat gangguan oleh pihak KKB. Sehingga dengan kejadian tersebut, kata Sugeng, pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap hasil sementara yang diperoleh tim, baik tim yang saat ini masih berada di Intan Jaya maupun tim yang berada di Jayapura.
Lebih lanjut dikatakan, untuk saat ini Tim masih konsetrasi penyelamatan para korban dalam insiden penyerangan yang terjadi di Intan Jaya.
“Kita fokus ke korban dulu, untuk segera di evakuasi ke Timika,” katanya.
Terkait apakah tim yang saat ini akan tetap berada di Intan Jaya ataukah akan kembali ke Mimika, Sugeng mengaku saat ini belum ada komunikasi lanjutan.
“Saya belum bisa pastikan apalah tim masih stay di Intan Jaya, karena hingga saat ini kita masih terus lakukan komunikasi,” katanya.
Ia kembali menjelaskan kehadiran TGPF bersifat netral dan bukan tim pro justicia. Tim Bentukan Menkopolhukam ini, kata Sugeng, tergabung dari beberapa unsur.
“Ini yang mestinya semua pihak bisa menerima itu,” jelasnya.
Dikatakannya, tim yang saat ini berada di Intan Jaya bertugas mencari data, dengan harapan dapat bertemu dengan banyak pihak yang bisa menceritakan terjadinya kekerasan atas penembakan bulan September 2020
Demikian halnya dengan tim yang saat ini berada di Jayapura, juga melakukan hal yang sama berupa pertemuan dengan aparat keamanan baik Polda dan Kodam, Pemerintah, Tokoh Adat termasuk tokoh gereja.
“Nah data yang diperoleh inilah yang selanjutnya akan disandingkan, sehingga ada kesimpulan kerja tim dan saran yang mungkin akan di susun bersama,” katanya.
Saat disinggung apakah TGPF ini mengagendakan pertemuan dengan kelompok KKB? Hal tersebut mustahil dilakukan, apalagi dengan kondisi yang terjadi saat ini. 
“Jika saat bekerja tim sudah ganggu, maka apakah mungkin tim bisa bertemu dengan KKB? Kita Ini bekerja untuk ungkap fakta, ternyata ada pihak yang sudah melakukan penyerangan, penghadangan dan bahkan penembakan,” jelasnya.
Menurut Sugeng, TGPF tidak pernah membatasi jika memang akan ada pertemuan dengan kelompok manapun.
“ Kami ingin bertemu semua pihak yang bisa memberikan keterangan dan penjelasan bahwa fakta itu benar-benar bisa diambil kesimpulan untuk mengungkap kebenaran. Kita tidak pernah membatasi, tapi faktanya tim bekerjapun sudah dilakukan penyerangan, jadi ini saja sudah bisa dipahami,” tegasnya.
Untuk diketahui, dalam perjalanan kembali ke Sugapa dari Distrik Hitadipa, rombongan TGPF di serang dengan tembakan dari sisi kanan dan kiri .
Penyerangan itu terjadi sekitar pukul 15.40  WIT di Kampung Mamba Bawah atau sekitar 4-5 Kilometer dari Ibu Kota Intan Jaya,  Sugapa.
Akibat penyerangan itu, salah seorang dari rombongan TGPF, Bambang Purwoko  mengalami luka tembak di kaki kiri. Korban merupakan dosen Fisip Universitas Gajah Mada yang memiliki pengalaman melakukan penelitian di wilayah Papua dan Papua Barat.
Korban lainnya, Sertu Faisal yang merupakan Anggota Waltus Pos Koramil Persiapan Hitadipa juga mengalami luka tembak di pinggul kiri.
“Kedua korban sekarang ini di rawat di puskesmas Sugapa,  untuk selanjutnya di upayakan untuk evakuasi ke Timika besok,” kata Sugeng. (Redaksi Topik)
  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Merasa Terancam, Ratusan Warga Distrik Gome Mengungsi ke Pos TNI

    Merasa Terancam, Ratusan Warga Distrik Gome Mengungsi ke Pos TNI

    • calendar_month Sen, 13 Nov 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Ilaga, Topikpapua.com, – Sekitar 200 orang masyarakat dari beberapa kampung di Distrik Gome Kabupaten Puncak, Papua Pegunungan mendatangi Pos Gome Satgas Pamtas Mobile Yonif Raider 300/Bjw, Minggu (12/11/2023) Dansatgas 300/Bjw Letkol Inf Afri Swandi Ritonga mengaku ratusan warga tersebut mendatangi Pos TNI karena merasa terancam aksi teror Kelompok Separatis Teroris Papua (KSTP). “Mereka datang dan […]

  • Tertangkap Tangan Curi Motor, Seorang Pria Terancam 5 Tahun Penjara

    Tertangkap Tangan Curi Motor, Seorang Pria Terancam 5 Tahun Penjara

    • calendar_month Sel, 19 Okt 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com,- Tertangkap tangan saat melakukan pencurian sepeda motor milik korban, Andry Andika (37) di parkiran Hotel Horizon Kotaraja, Abepura, Papua, Senin (18/10/2021) malam. Seorang pria berinisial SRP (41) akhirnya harus berurusan dengan pihak kepolisian. Kapolsek Abepura AKP Lintong Simanjuntak,ketika dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. “Ya, sekarang pelaku (SRP) telah berada dibalik jeruji Mapolsek Abepura untuk […]

  • KKB Rampas Ratusan Kotak Suara di Intan Jaya, 295 TPS Belum Mencoblos

    KKB Rampas Ratusan Kotak Suara di Intan Jaya, 295 TPS Belum Mencoblos

    • calendar_month Ming, 18 Feb 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Sebanyak 119 Kotak suara dan logistik pemilu pilpres dan pileg 2024 dirampas paksa oleh KKB di area Lapter Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Kamis (15/2/2024). Ws Kapengdam XVII/Cendwrawasih, Letkol Inf Chandra Kurniawan mengaku perampasan logistik pemilu teraebut dilakukan sekitar pukul 07.00 Wit sesaat setelah logistik pemilu diturunkan dari pesawat. “Jadi logistik […]

  • Wakili 24 Kabupaten Kota Penerima BMN, Ini Pernyataan Bupati Tolikara   

    Wakili 24 Kabupaten Kota Penerima BMN, Ini Pernyataan Bupati Tolikara  

    • calendar_month Rab, 30 Mar 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Jakarta, Topikpapua.com, – Pemkab Tolikara menjadi salah satu dari 24 kabupaten di Indonesia yang ikut menandatangani naskah hibah barang Milik Negara (BMN) dari Kementrian PUPR RI di Jakarta, Selasa (29/3/2022). Bupati Tolikara, Usman G Wanimbo mengungkapkan, dana hibah untuk pembangunan jembatan gantung ini merupakan bantuan hibah pertama dari pemerintah pusat kepada Kabupaten Tolikara di era […]

  • Gubernur Enembe Tersangka , 3 SSK Brimob Diterjunkan ke Papua

    Gubernur Enembe Tersangka , 3 SSK Brimob Diterjunkan ke Papua

    • calendar_month Sel, 27 Sep 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com – Pasca penetapan status tersangka kepada Gubernur Papua, Lukas Enembe, situasi di Kota Jayapura terbilang kondusif, walau sempat terjadi aksi demonstrasi oleh pendukung Gubernur Enembe. Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Mustofa Kamal mengatakan, hingga saat ini situasi di Papua secara umum relatif kondusif, namun pihaknya tetap memperkuat pasukan dengan mendatangkan 3 SSK […]

  • Lagi, Aparat Temukan Atribut Bercorak BK dan Ratusan Sajam di Yahukimo

    Lagi, Aparat Temukan Atribut Bercorak BK dan Ratusan Sajam di Yahukimo

    • calendar_month Sen, 31 Agu 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 522
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com,  –  Beberapa atribut bercorak bintang kejora, senapan angin, busur serta anak panah di amankan tim gabungan, saat penyisiran 3 titik lokasi di Kabupaten Yahukimo. Wadir Intelkam Polda Papua AKBP Angling Guntoro, SIK mengatakan barang-barang tersebut,  diamankan setelah kurang lebih 3 jam melaksanakan kegiatan penyisiran di Kali Buatan, Pasar baru dan Kompleks Perumahan DPRD […]

expand_less