BPJN Wamena Akui Ada 150 Truk Terjebak di Jalan Trans Papua
- account_circle topik papua
- calendar_month Sab, 18 Feb 2023
- visibility 96
- comment 0 komentar

Ratusan truk terjebak di jalan Trans Papua, Jayapura - Wamena / BPJN Wamena
Jayapura, Topikpapua.com – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wamena mengakui bila saat ini ada 150 truk pemgangkut Bama yang masih terjebak di jalan Trans Papua Jayapura – Wamena. 150 truk tersebut diketahui sudah terjebak sejak bulan Desember tahun 2022 lalu.
Kepala BPJN Wamena, Zefnat Kambu mengatakan truk yang terjebak tersebut berada di KM 416 hingga KM 428, atau di sekitar wilayah kampung Wilarek, Kabupaten Yalimo.
“Jalan Trans Papua Jayapura Wamena ini panjangnya 575 KM dan yang belum teraspal itu hanya 75 KM, itu letaknya di KM 416 sampai 428. Disitu memang masih tanah dan karena curah hujan tinggi maka banyak truk yang terjebak disana,” ungkap Sefnat, Sabtu ( 18/2/2023).
Menurut Zefnat hingga saat ini laporan yang diterima ada 150 truk yang masih terjebak,” Ada sekitar 10 titik kubangan lumpur diantara KM 416 hingga KM 428 yang menyebabkan truk terjebak. Kita sudah ambil langkah untuk segera mengeluarkan truk-truk tersebut,” ujarnya.
Zefnat mengaku pihaknya telah menggandeng pihak ketiga untuk segera mengevakuasi truk-truk yang terjebak,” Mulai besok hingga tanggal 22 Februari kita mulai star kerja untuk evakuasi truk yang terjebak, nanti setelah itu kita rencana akan tutup sementara jalan Trans Papua Jayapura-Wamena agar bisa di kerjakan,”jelasnya.
Terkait rencana penutupan sementara jalan Trans Papua, Jayapura – Wamena tersebut, Dijelaskan Zefnat, pihaknya terlebih dahulu akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta TNI-Polri.
“Tentunya kita akan koordinasi dulu dengan Forkompinda, karena kita ketahui nadi perekonomian di daerah Papua Pegunungan itu ada di Jalan Trans Papua, sehingga nantinya saat kita tutup untuk perbaikan tidak menimbulkan masalah baru,” beber Zefnat.
Sementara untuk pengerjaan jalan yang rusak teraebut, Zefnat mengaku telah melakukan tender dengan pihak ketiga.
“Dari 75 kilometer yang belum beraspal itu, 50 kilometer sedang proses tender, kemungkinan Juni akan dikontrakan, Sedangkan 25 kilometer lainnya sudah dibagi menjadi dua paket SBSN yang sudah mulai dikerjakan karena baru kontrak di Agustus 2022,” ungkap Zefnat.
Zefnat juga berharap agar kedepan ada pengawasan di jalan Trans Papua Jayapura – Wamena, pasalnya kebanyakan truk yang melintas di jalan tersebut muatannya melebihi kapasitas.
“Saya harap Dinas Perhubungan menyiapkan timbangan truk di pintu masuk jalan Trans Papua, agar bisa memantau kapasitas muatan truk,” pungkas Zefnat.
Sebelumnya viral berita ratusan truk terjebak di jalan Trans Papua Jayapura-Wamena di media Sosial. Dalam berita tersebut bahkan disebut ada 600 truk yang terjebak sejak bulan November 2022. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




