Presiden Jokowi Salurkan 2000 Paket Sembako Bagi Korban Gempa Jayapura
- account_circle topik papua
- calendar_month Rab, 15 Feb 2023
- visibility 270
- comment 0 komentar

Perwakilan Sekretariat Presiden, Tatang saat memberikan bantuan kepada PJ Walikota Jayapura, Frans Pekey di Posko induk penanganan gempa kota Jayapura, Rabu (15/2/2023)/ Mtp
Jayapura, Topikpapua.com – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, menyalurkan bantuan 2000 paket sembako bagi masyarakat kota Jayapura yang terdampak gempa bumi. Penyerahan bantuan dilaksanakan di posko induk penanganan bencana gempa bumi kota Jayapura, Rabu (15/2/2023).
Bantuan sembako yang diserahkan berupa, beras, minyak goreng, gula, kopi, teh, makanan ringan dan air mineral. Bantuan diserahkan oleh Perwakilan Sekretariat Presiden, Tatang dan diterima langsung oleh Penjabat Walikota Jayapura, Frans Pekey.
“Presiden Jokowi menyampaikan rasa duka dan turut belasungkawa atas peristiwa gempa bumi yang mengguncang kota jayapura, semoga bencana alam ini bisa segera berakhir,” ujar Tatang, Rabu (15/2/2023).
“Bapak Presiden berpesan kepada saya untuk memyalurkan bantuan ini dan diharapkan bantuan ini bisa disalurkan tepat sasaran kepada mereka yang membutuhkan,” lanjut Tatang.
Penjabat Walikota Jayapura, Frans Pekey mengatakan pihaknya bersama Forkompinda siap untuk menyalurkan bantuan Bapak Presiden kepada masyarakat kota Jayapura yang trrdampak gempa.
“Terima kasih kami buat Bapak Jokowi atas perhatiannya, kami Forkompinda dibantu relawan akan mendistribusikan bantuan ininteoat sasaran kepada warga kota Jayapura yang terdampak gempa,” ujar Frans.
Frans juga menghimbau kepada masyarakat kota Jayapura agar tetap waspada, karena hingga kini gempa susulan masih terus terjadi.
Sebelumnya diberitakan gempa tektonik 5,4 Magnetudo mengguncang kota jayapura pada Kamis, 9 Februari 2023. Akibat gempa tersebut dilaporkan 4 orang meninggal dunia dan 20 orang terluka.
Data dari Posko penanganan gempa bumi kota Jayapura, hingga 15 Februari 2023 dilaporkan sebanyak 720 Kepala Keluarga yang terdampak. Jumlah pengungsi mencapai 2321 jiwa yang menempati 27 titik pengungsian.
Bangunan yang rusak ringan hingga berat dilaporkan sebanyak 356 unit yang terdiri dari 252 rumah, fasilitas pendidikan sebanyak 54 unit, fasilitas kesehatan 7 unit, fasilitas ibadah sebanyak 10 unit, fasilitas pemerintah 11 unit dan 22 fasilitas umum lainnya. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




