Kapal Nelayan Diberondong Tentara PNG, Nahkoda Kapal Tewas Tertembak
- account_circle topik papua
- calendar_month Sel, 23 Agu 2022
- visibility 144
- comment 0 komentar

Evakuasi nahkoda KMN Calvin 03. korban penembakan tentara PNG/ist
Jayapura, Topikpapua.com, – Kapal Motor Nelayan (KMN) Calvin 02 dikabarkan ditembak di perairan negara Papua Nugini pada Senin (22/8/2022) sekitar pukul 15.30 waktu setempat. Diduga penembakan dilakukan oleh tentara Papua Nugini yang tengah melakukan patroli laut.
Kapolres Merauke AKBP Sandi Sulthan membenarkan informasi tersebut. Dikatakan Sandi, dari peristiwa tersebut dilaporkan nahkoda KMN Calvin 02 atas nama Sugeng, warga Jalan Ternate, Kelurahan Seringgu, Merauke, tewas tertembak.
Sandi menjelaskan, pada hari Sabtu 17 Agustus 2022 sekitar jam 05.30 WIT, 9 crew kapal termasuk nakhoda KMN Calvin 02 berangkat dari Pelabuhan Perikanan Nusantara Merauke;
Keesokan harinya, kapal KMN. Calvin 02 melakukan kegiatan jaring ikan di perbatasan Indonesia – Papua Nugini. Selanjutnya pada Jumat 19 Agustus 2022 kapal KMN. Calvin 02 masuk mencari ikan di perairan Australia Pulau Turi. Pada Sabtu 20 Agustus 2022 kapal tersebut bertolak dari perairan Australia ke perairan PNG.
Sesampai di perairan PNG kapal langsung memasang jaring. Kemudian pada Senin 22 Agustus 2022 sekitar jam 13.00 WIT, seluruh ABK sudah selesai melakukan aktifitas menjaring tiba-tiba datang speed boat patroli milik tentara PNG warna hitam dengan menggunakan dua unit mesin 90 PK dengan jumlah tentara PNG sebanyak 10 orang memakai pakaian loreng, 4 orang tentara PNG menggunakan senjata laras panjang menuju ke arah kapal KMN. Calvin 02.
“Saat mendekati KMN Calvin 02 speed boat milik tentara PNG berputar mengelilingi kapal dan melakukan penembakan secara beruntun dari sisi kanan kapal, dari arah depan kapal dan sisi sebelah kiri sambil mengitari kapal,” kata Sandi, Selasa (23/8/2022).
Pada saat ABK mendengar suara tembakan pertama, lanjut Sandi, mereka bersembunyi di bawah kamar mesin sementara nakhoda saja yang berada di dalam ruang kemudi ( kamar stering ).
Selanjutnya salah satu ABK bernama DAMNY melihat dari dalam kamar mesin, bahw nakhoda ( korban ) sudah jatuh di dalam kamar stering.
Kemudian ABK tersebut keluar dari dalam kamar mesin sambil membawa karung putih menuju ke sisi kanan kapal lalu melambaikan karung putih dengan maksud untuk menyerahkan diri.
“Saat itu tentara PNG dari atas speed boat mengarahkan seluruh ABK untuk berkumpul ke haluan kapal kemudian tentara PNG dengan menggunakan bahasa isyarat menyuruh 2 orang ABK mengangkat korban. Tapi mereka tidak berani mengangkat korban karena korban sudah bersimbah darah dan sudah meninggal. Kemudian tentara PNG menyuruh kedua ABK untuk kembali ke haluan kapal,” beber Sandi.
Tidak lama kemudian kapal patroli berbendera PNG datang dan speed boat milik tentara PNG dinaikkan ke atas kapal patroli bernomor lambung 401 sambil mengawasi kapal KMN. Calvin 02.
“Kurang lebih selama 1 jam kemudian kapal patroli tentara PBG tersebut meninggalkan lokasi kapal KMN Calvin 02. Selanjutnya seluruh ABK mengangkat jenasah ke atas tempat tidur nakhoda dan salah satu ABK bernama Ilham membawa kapal ke luar dari perairan PNG ke Indonesia,” jelas Sandi.
Tepatnya Selasal 23 Agustus 2022 sekitar jam 08.30 WIT, kapal KMN. Calvin 02 bersandar di Pelabuhan Perikanan Nusantara Merauke, dan jenazah dibawa ke RSUD Merauke. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




