Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Kantor Bupati dan 6 Kantor Pemerintahan Kabupaten Puncak Terbakar Usai Pembagian Dana Desa

Kantor Bupati dan 6 Kantor Pemerintahan Kabupaten Puncak Terbakar Usai Pembagian Dana Desa

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
  • visibility 194
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Puncak, Topikpapua.com, – Kantor Bupati kabupaten Puncak dan sejumlah kantor lainnya dilahap si jago merah, diduga dibakar massa yang tidak puas terkait pembagian dana desa, Selasa (11/8/2026).

Kapolres Puncak AKBP Domingos De F. Ximenes mengaku kejadian pembakaran terjadi sekitar pukul 18.45 WIT atau sekitar satu jam usai pelaksanaan pembagian Dana Desa tahap I reguler tahun 2026.

” Penyebab pasti massa melakukan pembakaran masih kami dalami. Hanya saja, sebelum kejadian berlangsung penyaluran Dana Desa tahap I reguler,” kata Domingos, Selasa malam.

Kapolres menjelaskan, sebelum aksi pembakaran terjadi, proses penyaluran Dana Desa tahap I reguler tahun 2026 sedang berlangsung. Sekitar pukul 17.40 WIT, sekelompok massa kemudian mendatangi Kantor Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK).

Tidak lama kemudian, Bupati Puncak Elvis Tabuni tiba di Kantor PMK untuk menemui massa dan berupaya melakukan komunikasi.

Namun, situasi kembali memanas. Sekitar pukul 18.45 WIT, massa kemudian melakukan pembakaran terhadap Kantor PMK.

“Sekitar pukul 18.45 WIT, massa aksi tidak puas sehingga melakukan aksi pembakaran Kantor PMK,” ungkap Domingos.

Api kemudian diketahui melalap sejumlah fasilitas pemerintahan lainnya. Berdasarkan informasi kepolisian, titik kebakaran berada di Kantor PMK, Kantor Bupati, Kantor DPRD, Kantor Dukcapil, Kantor Kesbangpol, Kantor Dinas Sosial dan Kantor Keuangan.

Satu unit kendaraan roda empat milik Dinas Ketahanan Pangan yang terparkir di halaman Kantor Bupati juga turut terbakar.

Merespons situasi tersebut, kepolisian langsung mengerahkan dan menyiagakan personel untuk mencegah gangguan keamanan berkembang lebih luas.

Personel Satgas Gakkum Operasi Damai Cartenz (ODC) 2026 bersama jajaran Polsek disiagakan di perempatan alun-alun, tepatnya di depan Polsek Ilaga. Sementara personel Satgas Tindak ODC disiagakan di Kotis.

Kapolres menegaskan, langkah pengamanan dilakukan untuk memastikan situasi tetap terkendali dan masyarakat tidak terdampak oleh eskalasi kericuhan.

“Kami tetap melakukan pengamanan dan pemantauan situasi untuk memastikan kondisi tidak berkembang dan mengganggu keamanan masyarakat,” tegasnya.

Selain menempatkan personel di titik-titik strategis, sekitar 40 personel yang dipimpin Kasat Sabhara bersama sejumlah tokoh masyarakat juga melakukan pendekatan persuasif kepada massa.

“Mereka memberikan imbauan agar massa membubarkan diri dan tidak melanjutkan tindakan yang dapat memperburuk situasi keamanan,” ujarnya.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Massa mulai meninggalkan lokasi secara bertahap dan situasi di wilayah Ilaga berangsur kondusif.

“Saat ini massa secara bertahap mulai meninggalkan lokasi dan situasi keamanan berangsur kondusif,” pungkas Domingos.

Hingga kini Polres Puncak bersama jajaran masih melakukan pemantauan situasi serta mendalami rangkaian peristiwa dan pemicu aksi pembakaran tersebut. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less