Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Kunjungi Lokasi Kebakaran di Dok 8 Pantai, Gubernur Fakhiri Pastikan Pembangunan Kembali Rumah Korban

Kunjungi Lokasi Kebakaran di Dok 8 Pantai, Gubernur Fakhiri Pastikan Pembangunan Kembali Rumah Korban

  • account_circle topik papua
  • calendar_month 9 jam yang lalu
  • visibility 80
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Jayapura, Topikpapua.com, – Gubernur Papua, Matius D Fakhiri mengunjungi warga RT 03/RW 05, Dok 8 Pantai, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, yang terdampak insiden kebakaran pada 7 Mei 2026 lalu, Kamis (4/6/2026)

Selain melihat secara langsung lokasi kebakaran, Gubernur Fakhiri juga menyempatkan waktu berdialog dengan warga korban kebakaran.

Ketua RT 03/RW 05, Bernat Sineri, menyampaikan harapan warga agar pemerintah dapat memberikan perhatian serius terhadap kebutuhan para korban.

Selain kerusakan rumah yang dialami warga, kebutuhan air bersih juga menjadi persoalan yang mendesak untuk segera ditangani.

“Kami berharap atas kunjungan ini, Bapak bisa menaruh perhatian terhadap kami atas insiden yang terjadi beberapa waktu lalu. Selain rumah, kami juga meminta perhatian terkait kebutuhan air bersih,” ucapnya di hadapan Gubenur Fakhiri.

Selain rumah, Bernat juga berharap ada bantuan bagi anak-anak yang terdampak dalam insiden ini.

“Saat ini anak-anak kami sedang mengikuti ujian sekolah dan membutuhkan sepatu serta perlengkapan sekolah lainnya, sehingga kami harap bapak Gubernur bisa melihat hal itu,” ujar Bernat.

Menanggapi aspirasi warga, Gubernur Papua Matius D Fakhiri menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang dialami masyarakat.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan segera mengambil langkah-langkah konkret untuk membantu para korban dan mempercepat proses pemulihan.

“Saya turut prihatin atas kejadian ini. Saya berharap masyarakat dapat menghadapi cobaan ini dengan tabah. Saya sudah meminta Dinas Pekerjaan Umum untuk segera melakukan pendataan dan saya akan memastikan proses penanganannya berjalan secepat mungkin,” kata Gubernur.

Ia juga memastikan bahwa rumah-rumah warga yang terdampak akan dibangun kembali dengan kualitas yang lebih baik. Menurutnya, keselamatan dan kenyamanan masyarakat menjadi prioritas utama pemerintah.

“Saya akan berbicara langsung dengan Dinas PU agar pekerjaan ini segera dilaksanakan. Saya akan berupaya membangun kembali rumah-rumah warga dengan kondisi yang lebih baik dari sebelumnya,” ujarnya.

Gubernur juga bersyukur karena dalam insiden tersebut tidak terdapat korban jiwa. Untuk sementara waktu, pemerintah menyiapkan tempat tinggal sementara bagi warga yang kehilangan rumah akibat kebakaran apabila diinginkan.

“Yang paling penting adalah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Terkait relokasi sementara, pemerintah akan menempatkan warga yang terdampak di Hotel Numbay apabila memungkinkan sambil menunggu proses pembangunan kembali rumah yang rusak,” tambahnya.

Lebih lanjut, Gubernur menjelaskan bahwa pemerintah provinsi telah memiliki program penataan kawasan Dok 8 Pantai. Namun, proses pendataan ulang wilayah masih berlangsung sehingga kawasan tersebut belum seluruhnya masuk dalam program yang sedang berjalan.

“Saya sudah memiliki program untuk menata kawasan ini. Saat ini masih dalam tahap pendataan ulang sehingga beberapa wilayah belum terakomodasi. Ke depan, kawasan ini akan ditata kembali agar lebih tertib dan aman,” jelasnya.

Selain penataan kawasan, pemerintah juga akan melakukan pembenahan jaringan kelistrikan yang selama ini dinilai semrawut dan berpotensi menimbulkan gangguan maupun kebakaran akibat korsleting listrik.

“Kami sudah mulai melakukan penataan dari kawasan Dok 8. Saya ingin kabel-kabel listrik ditata dengan baik sehingga tidak lagi terlihat amburadul. Saya juga akan berkoordinasi dengan PLN untuk mengatasi persoalan yang dapat menyebabkan korsleting listrik,” tegasnya.

Gubernur memastikan bahwa seluruh warga terdampak akan mendapatkan bantuan dari pemerintah. Selain itu, mereka juga akan diupayakan masuk dalam program bantuan perumahan yang bersumber dari pemerintah pusat.

“Saya hadir di sini untuk memastikan warga yang terdampak memperoleh bantuan. Saya juga akan mengupayakan agar mereka masuk dalam program perumahan yang didukung pemerintah pusat,” katanya.

Khusus bagi anak-anak yang terdampak musibah dan saat ini sedang menjalani ujian sekolah, Gubernur menegaskan bahwa bantuan kebutuhan pendidikan akan segera diberikan.

“Sementara untuk kebutuhan anak-anak sekolah yang terdampak, seperti sepatu dan perlengkapan belajar lainnya, akan segera kami bantu,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Jayapura Utara, Frengky Rumbiak, menjelaskan bahwa berdasarkan data yang dihimpun pihak kepolisian, kebakaran tersebut mengakibatkan tujuh kepala keluarga terdampak dengan total sekitar 60 jiwa.

“Peristiwa kebakaran terjadi pada 7 Mei sekitar pukul 15.00 WIT. Sebanyak tujuh rumah terdampak dan dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik,” jelas Frengky Rumbiak.

Pemerintah Provinsi Papua bersama pemerintah kota, aparat kepolisian, serta instansi terkait diharapkan dapat terus berkolaborasi dalam mempercepat proses pemulihan pascakebakaran, sehingga masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas dengan aman dan nyaman. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less