BEM Uncen Siap Kawal Pemilu 2024 yang Aman dan Tanpa Anarkhis
- account_circle topik papua
- calendar_month Sab, 28 Jan 2023
- visibility 126
- comment 0 komentar

Ketua BEM Uncen Simon Wantik/ls
Jayapura, Topikpapua.com, – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Cenderawasih mengklaim, bahwa Pemilu 2024 bakal menjadi pesta demokrasi terseru ketimbang di tahun-tahun sebelumnya.
Sebab itu, Badan Eksekutif Mahasiswa harus berperan sebagai kontrol sosial yang diklasifikasikan ke dalam empat hal yakni, peran sebagai pengawas dan pemantau pemilu, peran sebagai fasilitator, peran advokasi, dan peran edukator.
“Karena Pemilu 2024 nanti itu akan berbeda sehingga kami dari BEM Uncen tentunya sudah memiliki program kegiatan yang akan kami lakukan untuk mendukung Pemilu yang sukses dan aman,” kata Ketua BEM Uncen Salmon Wantik di Jayapura, Sabtu (28/1/2023).
BEM Uncen sendiri telah memiliki catatan penting di beberapa daerah, yang mana pada pelaksanaan Pemilu di tahun sebelumnya itu sempat terjadi konflik hingga memakan korban jiwa yang tidak sedikit.
“Nah kita ingin membuat sesuatu untuk menekan agar konflik itu tidak berlangsung anarkhis yang memakan korban lagi, baik antar pendukung di tataran masyarakat itu sendiri atau korban dari kalangan aparat keamanan,” aku Salmon.
Mahasiswa Fakultas Kedokteran Uncen tingkat akhir ini berharap pesta demokrasi tahun mendatang itu benar-benar berjalan baik sebagaimana keinginan semua masyarakat Indonesia khususnya di Papua.
“Dan kita di Papua harus menunjukkan bahwa dengan Pemilu 2004 nanti ini Indonesia adalah negara demokrasi,” katanya BEM Uncen juga mengantisipasi penyusup-penyusup dalam setiap aksi di lapangan yang dapat menimbulkan konflik yang mengancam kondusifitas kamtibmas menjelang Pemilu 2024.
Simon juga mengungkapkan salah satu kegiatan BEM Uncen adalah soal mendorong penghapusan sistem Noken dalam Pemilu 2024 mendatang, dan menerapkan sistem one man one vote (satu orang satu suara).
“Ini kami dorong khusus di 3 wilayah provinsi DOB untuk tidak lagi menggunakan sistem Noken dalam pemilihan. Artinya kita harus berdemokrasi menghargai demokrasi dengan pemilihan one man one vote, arena menurut kami sistem itu (Noken) yang menimbulkan konflik sehingga banyak korban yang berjatuhan dalam setiap Pemilu mulai dari Pileg, Pilkada hingga Pilpres,”bebernya
“Jadi hal-hal yang bertentangan dengan konstitusi negara Indonesia itu harus kita hindari untuk mencegah aksi anarkhis,” imbuhnya. (LS)
- Penulis: topik papua




