Hari Sumpah Pemuda, Bendera Merah Putih Sepanjang 1 Kilometer Dibentangkan di Pantai Jayapura
- account_circle topik papua
- calendar_month Jum, 28 Okt 2022
- visibility 61
- comment 0 komentar

Pembentangan bendera merah putih sepanjang 1 kilometer di pantai Holtekamp, Kota Jayapura / Ntp
Jayapura, Topikpapua.com – Peringatan hari sumpah pemuda di kota Jayapura, Gerakan Cinta Tanah Air (Gercin) bersama Polda Papua dan Kodam Cenderawasih menggelar pembentangan bendera merah putih sepanjang satu kilometer di bibir Pantai Holtekamp Kota Jayapura, Jumat 28 Oktober 2022.
Ketua Gerakan Cinta Indonesia, Hendrik Yance Udam mengatakan selain melibatkan anggota Gercin, TNI/Polri di Kota Jayapura pembentangan bendera sepanjang satu kilometer ini juga melibatkan masyarakat perbatasan RI – PNG dan warga kota Jayapura.
” Semua elemen terlibat, mulai dari anggota Gercin, aparat TNI/Polri, masyarakat perbatasan, warga kota Jayapura hingga anak- anak sekolah. Ini melambangkan semangat bersatu sesuai dengan tema peringatan sumpah pemuda tahun ini, Bersatu Bangun Bangsa,” ungkap Hendrik, Jumat (28/10/2022).
Hendrik juga menyampaikan bahwa pembentangan bendera merah putih sepanjang satu kolometer memberikan sebuah semangat kebangsaan dan spirit nasionalisme sehingga mampu tertanam dalam jiwa para pemuda untuk mencintai negara Indonesia ini.
“Nasionalisme yang kita bangun bukan berdasarkan uang, bukan berdasarkan materialisme namun nasionalisme berdasarkan hati nurani kita untuk mencintai Bangsa Indonesia yang Hebat ini,” tutur Hendrik.
Ia menambahkan, pada tahun 1928 yang lalu Para pemuda Indonesia bersatu padu mengikrarkan Sumpah Pemuda yang berarti menjunjung tinggi nilai persatuan yang ada dari Sabang sampai Merauke.
“Mari jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk kebangkitan para pemuda khususnya di Papua ini untuk menjaga dan merawat Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai ini,” ucapnya.
Dirinya pun berharap agar generasi muda di Papua mengembangkan diri dan terus bersemangat untuk belajar,” Saya ingin berpesan kepada generasi muda di Papua agar memanfaatkan keterbukaan informasi dan teknologi yang saat ini bisa diakses dimana saja dan kapan saja, jadi tak ada alasan lagi di jawa lebih cepat informasinya, karena saat ini semua bisa diakses kapan saja dan dimana saja,” bebernya.
“Semoga dengan peringatan hari sumpah pemuda ini membuka mata hati pemuda pemudi di Papua untuk ikut bersaing dengan saudara saudari nya setanah air. Kita orang Papua bisa, pertanyaannya adalah apakah mau atau tidak mau,” pungkas Hendrik. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua


