Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Keluarga dan Adat Tak Ijinkan Gubernur LE Diperiksa KPK di Jakarta

Keluarga dan Adat Tak Ijinkan Gubernur LE Diperiksa KPK di Jakarta

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Jum, 30 Sep 2022
  • visibility 76
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Pihak keluarga besar Gubernur Papua Lukas Enembe dan perwakilan adat bersih keras bahwa Lukas Enembe akan tetap berada di kediaman pribadinya yang berlokasi di kawasan Koya Tengah, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura.

Hal ini ditegaskan Ronald Kogoya selaku perwakilan keluarga besar Lukas Enembe, saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di pelataran kediaman Lukas Enembe di Koya Tengah, Jumat (30/9/2022).

“Jadi kami sudah sepakat bahwa Pak Gubernur tidak bisa dibawa ke luar dari rumah kediaman yang saat ini beliau teKami keluarga sudah sepakat bahwa Gubernur Lukas Enembe tidak bisa dibawa keluar dari rumah pribadi untuk berobat ke Jakarta,” tegas Ronald.

Tak hanya menyatakan Lukas Enembe tidak akan ke luar dari Papua, Ronald juga meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI agar menghentikan proses penyidikan dugaan kasus gratifikasi Rp1 miliar yang telah disangkakan kepada mantan Bupati Puncak Jaya tersebut.

Menurut Ronald berdasarkan penyampaian Gubernur Lukas Enembe, bahwa dirinya sudah dikriminalisasi dan politisasi sejak tahun 2017 hingga saat ini.

“Negara Indonesia mau bunuh saya. Begitu pengakuan Bapak Lukas. Sehingga kami atas nama bangsa Papua, tulang belulang sejak tahun 1960 sampai hari ini, pemimpin kami dibunuh secara sistematis. Jadi kalau berobat ke Jakarta pasti pulang hanya jenazah, makanya kami keluarga tolak Bapak Lukas Enembe dibawa ke luar berobat di Jakarta,” ucap Ronald.

Pihak keluarga mengklaim seyognya negara Indonesia menghargai jasa Lukas Enembe yang sudah  20 tahun memimpin Papua dalam bingkai NKRI.

“Harusnya berikan penghargaan terbaik kepada Bapak Lukas Enembe. Bahkan kami (keluarga) sangat kecewa,” ungkap Ronald.

Jika KPK tetap melakukan penjemputan paksa terhadap Lukas Enembe, keluaga besar bersama masyaraka Papua sudah sepakat memisahkan diri dari NKRI alias merdeka.

“Kalau tetap dijemput maka kami minta merdeka,” tandas Ronald.

Sementara itu Kepala Suku Besar Pegunungan Papua Elvis Tabuni memohon KPK untuk mempertimbangkan kondisi kesehatan Lukas Enembe.

“Bapak Lukas masih sakit dan kami mohon izin dokter pribadi keluarga tidak dari mana-mana. Tidak akan pergi ke Jakarta,” ucap Elvis.

Terkait pemeriksaan KPK, lanjut Elvis, ia meminta KPK datang ke Papua.

“Ya kalau KPK mau periksa Lukas Enembe itu datang ke Papua karena kami keluarga besar tidak mengizinkan Lukas Enembe ke luar Papua,

Elvis juga menyinggung soal  Opini WTP 8 kali selama Lukas Enembe memimpin Provinsi Papua, namun mengapa sang gubernur malah ditetapkan sebagai tersangka.

“Selama kepemimpinan Lukas Enembe, kita Papua 8 kali raih opini WTP dari BPK RI, tapi kenapa bisa ditetapkan sebagai tersangka korupsi,” tanyanya.

Kembali ditegaskan Elvis, sebagai pihak adat ia meminta KPK tidak penjemputan paksa.

“Kami mohon jangan jemput paksa tapi koordinasi baik dengan tim kuasa hukum  terkait proses hukum Lukas Enembe. Jika dijemput paksa kami tidak menjamin keamanan di Papua. Ini yang harus dipertimbangkan KPK,” pungkas Elvis. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masyarakat Adat Tabi : Rekonsiliasi Solusi Penyelesaian Masalah di Papua   

    Masyarakat Adat Tabi : Rekonsiliasi Solusi Penyelesaian Masalah di Papua  

    • calendar_month Sen, 21 Feb 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Sentani, Topikpapua.com, – Masyarakat Adat Tabi menggelar deklarasi dukungan penyelesaian masalah Papua secara martabat melalui rekonsiliasi menuju Papua damai. Acara tersebut berlangsung di Pendopo Adat (Obhe) Pongkonowere, Kampung Pande Doyo Lama, Distrik Waibhu, Kabupaten Jayapura, Senin (21/2/2022). Deklarasi dilakukan setelah melakukan pertemuan dengan para tokoh adat dan sejumlah masyarakat adat Tabi yang diinisiasi oleh Barisan […]

  • Kenalkan Lagu Ciptaan Polisi Papua, Satgas Siber Damai Cartenz Gelar Lomba Dance

    Kenalkan Lagu Ciptaan Polisi Papua, Satgas Siber Damai Cartenz Gelar Lomba Dance

    • calendar_month Rab, 16 Nov 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Puluhan pecinta dance di Papua berkesempatan mengasah bakat kemampuan dance yang dimiliki dalam lomba dance yang digelar Satgas Siber Damai Cartenz. Dalam lomba dance yang dilakukan secara online lewat akun medsos Tik Tok dan Instagram, mereka dituntut mampu membawakan dance dengan diiringi lagu karya anggota Polisi Papua yang diciptakan oleh Bripda Michael. […]

  • Katherina Janur Juarai Lomba Artikel Jurnalis HUT Bhayangkara Polda Papua

    Katherina Janur Juarai Lomba Artikel Jurnalis HUT Bhayangkara Polda Papua

    • calendar_month Rab, 2 Jul 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Papua mengumumkan para pemenang Lomba Artikel Jurnalistik yang telah diselenggarakan sejak 10 Juni hingga 26 Juni 2025. Setelah melalui proses penjurian yang ketat dan objektif oleh dewan juri, akhirnya terpilihlah artikel-artikel terbaik yang dinilai memenuhi kriteria kualitas jurnalistik dan relevansi tema. Lomba Artikel Jurnalistik tahun […]

  • Helly TNI-AD Bermuatan 12 Orang Hilang Kontak di Oksibil

    Helly TNI-AD Bermuatan 12 Orang Hilang Kontak di Oksibil

    • calendar_month Jum, 28 Jun 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 372
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Hellycopter MI-17 milik Penerbad TNI AD bermuatan 12 penumpang di nyatakan hilang kontak sesaat setelah lepas landas dari bandara Oksibil, Pegunungan bintang dengan tujuan bandara Sentani Jayapura. Kepala penerangan Kodam XVII Cenderawasih/ Kolonel Inf Muhammad Aidi dalam rilis yang di terima Redaksi Topik, Jumat (28/06/19) mengatakan bila informasi terkait peristiwa ini di […]

  • Diwarnai Kontak Tembak, Tim Gabungan Berhasil Evakuasi 4 Pendulang di Yahukimo

    Diwarnai Kontak Tembak, Tim Gabungan Berhasil Evakuasi 4 Pendulang di Yahukimo

    • calendar_month Sab, 27 Sep 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 444
    • 0Komentar

    Yahukimo, Topikpapua.com, – Tim Gabungan dari Satgas OPS Damai Cartenz, Polres Yahukimo dibantu TNI berhasil mengevakuasi 4 orang Pendulang yang selamat dari aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di kampung Bingki, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Sabtu (27/9/2025). Kaops Satgas Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani menjelaskan bila proses evakuasi awalnya berjalan lancar, tim gabungan […]

  • Ini Alasan Mengapa 4 Anggota OPM Kelompok Mathius Wenda Menyerahkan Diri

    Ini Alasan Mengapa 4 Anggota OPM Kelompok Mathius Wenda Menyerahkan Diri

    • calendar_month Jum, 25 Jan 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 1.572
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Empat anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) menyerahkan diri dan kembali ke pangkuan Ibu Perstiwi. Penyerahan diri ke-empat anak buah Mathius Wenda tersebut di tandai dengan penyerahan sebuah senjata api jenis M-16 beserta amunisinya. Senjata api M-16 dan amunisi di serahkan oleh salah satu angota OPM dan di terima langsung oleh Satgas Pamtas […]

expand_less