Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Keluarga dan Adat Tak Ijinkan Gubernur LE Diperiksa KPK di Jakarta

Keluarga dan Adat Tak Ijinkan Gubernur LE Diperiksa KPK di Jakarta

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Jum, 30 Sep 2022
  • visibility 120
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Pihak keluarga besar Gubernur Papua Lukas Enembe dan perwakilan adat bersih keras bahwa Lukas Enembe akan tetap berada di kediaman pribadinya yang berlokasi di kawasan Koya Tengah, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura.

Hal ini ditegaskan Ronald Kogoya selaku perwakilan keluarga besar Lukas Enembe, saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di pelataran kediaman Lukas Enembe di Koya Tengah, Jumat (30/9/2022).

“Jadi kami sudah sepakat bahwa Pak Gubernur tidak bisa dibawa ke luar dari rumah kediaman yang saat ini beliau teKami keluarga sudah sepakat bahwa Gubernur Lukas Enembe tidak bisa dibawa keluar dari rumah pribadi untuk berobat ke Jakarta,” tegas Ronald.

Tak hanya menyatakan Lukas Enembe tidak akan ke luar dari Papua, Ronald juga meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI agar menghentikan proses penyidikan dugaan kasus gratifikasi Rp1 miliar yang telah disangkakan kepada mantan Bupati Puncak Jaya tersebut.

Menurut Ronald berdasarkan penyampaian Gubernur Lukas Enembe, bahwa dirinya sudah dikriminalisasi dan politisasi sejak tahun 2017 hingga saat ini.

“Negara Indonesia mau bunuh saya. Begitu pengakuan Bapak Lukas. Sehingga kami atas nama bangsa Papua, tulang belulang sejak tahun 1960 sampai hari ini, pemimpin kami dibunuh secara sistematis. Jadi kalau berobat ke Jakarta pasti pulang hanya jenazah, makanya kami keluarga tolak Bapak Lukas Enembe dibawa ke luar berobat di Jakarta,” ucap Ronald.

Pihak keluarga mengklaim seyognya negara Indonesia menghargai jasa Lukas Enembe yang sudah  20 tahun memimpin Papua dalam bingkai NKRI.

“Harusnya berikan penghargaan terbaik kepada Bapak Lukas Enembe. Bahkan kami (keluarga) sangat kecewa,” ungkap Ronald.

Jika KPK tetap melakukan penjemputan paksa terhadap Lukas Enembe, keluaga besar bersama masyaraka Papua sudah sepakat memisahkan diri dari NKRI alias merdeka.

“Kalau tetap dijemput maka kami minta merdeka,” tandas Ronald.

Sementara itu Kepala Suku Besar Pegunungan Papua Elvis Tabuni memohon KPK untuk mempertimbangkan kondisi kesehatan Lukas Enembe.

“Bapak Lukas masih sakit dan kami mohon izin dokter pribadi keluarga tidak dari mana-mana. Tidak akan pergi ke Jakarta,” ucap Elvis.

Terkait pemeriksaan KPK, lanjut Elvis, ia meminta KPK datang ke Papua.

“Ya kalau KPK mau periksa Lukas Enembe itu datang ke Papua karena kami keluarga besar tidak mengizinkan Lukas Enembe ke luar Papua,

Elvis juga menyinggung soal  Opini WTP 8 kali selama Lukas Enembe memimpin Provinsi Papua, namun mengapa sang gubernur malah ditetapkan sebagai tersangka.

“Selama kepemimpinan Lukas Enembe, kita Papua 8 kali raih opini WTP dari BPK RI, tapi kenapa bisa ditetapkan sebagai tersangka korupsi,” tanyanya.

Kembali ditegaskan Elvis, sebagai pihak adat ia meminta KPK tidak penjemputan paksa.

“Kami mohon jangan jemput paksa tapi koordinasi baik dengan tim kuasa hukum  terkait proses hukum Lukas Enembe. Jika dijemput paksa kami tidak menjamin keamanan di Papua. Ini yang harus dipertimbangkan KPK,” pungkas Elvis. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buntut Bentrok Suku di Nabire Papua Tengah, Belasan Rumah Dibakar

    Buntut Bentrok Suku di Nabire Papua Tengah, Belasan Rumah Dibakar

    • calendar_month Kam, 8 Jun 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Nabire, Topikpapua.com – Buntut dari bentrokan antar dua suku di kabupaten Nabire Papua Tengah pada Selasa siang, dilaporkan belasan rumah dibakar pada Rabu (7/6/2023) malam. Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ignatius Benny Prabowo mengaku pembakaran sejumlah rumah tersebut terjadi di sepanjang kilometer 81 jalan trans Nabire – Dogiyai. “Ada beberapa rumah yang dibakar oleh massa, […]

  • Insentif Covid-19 Belum Dibayarkan, Nakes RSUD Abepura Menghadap Gubernur Fakhiri

    Insentif Covid-19 Belum Dibayarkan, Nakes RSUD Abepura Menghadap Gubernur Fakhiri

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 391
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Sekitar puluhan tenaga kesehatan (Nakes) Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Abepura, mengadu ke Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, terkait insentif Covid-19 yang belum juga terbayarkan sampai saat ini. Kosthantina Giay, seorang tenaga penunjang medis di bagian Instalasi Gizi RSUD Abepura mengaku, ada 109 orang Nakes yang selama ini terlibat langsung dalam […]

  • Sadis! di Yahukimo Seorang Pria Ditemukan Tewas dengan 9 Luka Tusuk

    Sadis! di Yahukimo Seorang Pria Ditemukan Tewas dengan 9 Luka Tusuk

    • calendar_month Sen, 20 Feb 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, –Seorang warga bernama Hamid (42) meninggal akibat penganiayaan berat (pembunuhan) yang dilakukan oknum tak dikenal (OTK). Peristiwa itu terjadi di Jalan Poros Logpon Km 4, Perumahan BTN Sosial Dekai, Kabupaten Yahukimo, Senin (20/2/2023). Saat ini Kepolisian Resor Yahukimo tengah melakukan penyelidikan atas kasus tersebut. “Jadi peristiwa tersebut atas laporan salah satu warga yang […]

  • Polisi Sebut SMANSA Oksibil Dibakar KKB

    Polisi Sebut SMANSA Oksibil Dibakar KKB

    • calendar_month Sen, 6 Des 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 330
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Kabid Humas Polda Papua Kombes Polisi Ahmad Mustofa Kamal membenarkan pembakaran bangunan sekolah SMAN 1 Oksibil, Pegunungan Bintang, Papua, Minggu 5 Desember 2021  dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB) Ngalum Kupel pimpinan Lamek Alipki Taplo dan Enos Alwolmabin. “Dari hasil penyelidakan diketahui bahwa pembakaran tersebut dilakukukan oleh KKB Ngalum Kupel pimpinan […]

  • Muat 11 Penumpang, Pesawat Smart Air Mendarat Darurat di Perairan Nabire

    Muat 11 Penumpang, Pesawat Smart Air Mendarat Darurat di Perairan Nabire

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle topik papua
    • visibility 972
    • 0Komentar

    Nabire, Topikpapua.com, – Pesawat Smart Air dengan nomor registrasi PK-SNS mengalami kecelakaan saat lepas landas dari Bandara Nabire, Papua Tengah, Selasa (27/1/2026), sekitar pukul 12.55 WIT. 13 Orang dinyatakan selamat dalam peristiwa tersebut. Pesawat yang dijadwalkan terbang menuju Kaimana itu dilaporkan mendarat darurat di laut setelah sempat melakukan manuver kembali ke arah bandara untuk pendaratan […]

  • Di Wamena Warga Temukan Mayat Tanpa Identitas

    Di Wamena Warga Temukan Mayat Tanpa Identitas

    • calendar_month Sen, 17 Jun 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 569
    • 0Komentar

    Wamena, Topikpapua.com, – Warga jalan SD Percobaan Wamena, Kabupaten Jayawijaya di kagetkan dengan penemuan mayat tanpa identitas tergeletak di pinggir jalan. Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal kepada Redaksi Topik, senin (17/06/19) menjelaskan bila penemuan mayat tersebut berawal ketika Saksi Yopias Tabuni dan rekannya, Safta Nawa sedang melintas dari jalan Irian menuju Polikelek […]

expand_less