Tokoh Agama Dukung Pemekaran Papua Tengah
- account_circle topik papua
- calendar_month Jum, 18 Feb 2022
- visibility 98
- comment 0 komentar

Tokoh Agama Pendeta Giman Magai/foto ist
Timika, Topikpapua.com, – Tokoh Agama Pendeta Giman Magai mendukung penuh pemekaran Provinsi Papua Tengah dan mengajak masyarakat Papua, khususnya para tokoh di Kabupaten Mimika untuk mendukung segala bentuk kebijakan pemerintah pusat.
Ia mengatakan, Provinsi Papua Tengah harus segera direalisasikan demi anak – anak pemuda dan pemudi penerus generasi masa depan Papua.
“Saya atas nama tokoh agama mendukung penuh pemekaran Provinsi Papua Tengah, sehingga generasi Papua ke depannya sukses. Dan saya menghimbau kepada anak – anak muda Papua untuk tidak terprovokasi dengan Isu – isu yang di bangun oleh kelompok – kelompok kriminal KKB, KKP dan OPM. Karena mereka hanya bisa menyesatkan masyarakat saja,” katanya, Jumat (18/2/2022).
Menurut Pendeta Giman, saat ini kepala kampung dan tokoh tokoh adat di Papua telah bersepakat mendukung program pemekaran wilayah Papua. Pasalnya, pemekaran akan memberikan banyak manfaat dan kemudahan bagi masyarakat serta mensejahterakan rakyat.
“Ini sama saja dengan ibadah, dimana tujuan pemekaran adalah untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Papua juga untuk pendidikan dan kemajuan di segala aspek,” terangnya.
Tak hanya itu, lanjut dia, pemekaran wilayah juga diyakini dapat meningkatkan pelayanan pendidikan, kesehatan dan infrastruktur hingga ke pedalaman dan daerah terpencil Papua.
Kemudian, pemekaran juga dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dan mempersempit jarak masyarakat dengan pemerintahan daerah masing-masing.
“Intinya, pemekaran wilayah Papua sangat penting dan strategis bagi kepentingan warga Papua setempat. Jadi, saya sangat setuju dan memberikan dukungan penuh kepada pemerintah untuk pemekaran wilayah otonomi baru di tanah Papua,” katanya.
” Dengan adanya pemekaran daerah otonomi baru ini diharapkan Papua menjadi semakin maju dan perkembangannya merata di setiap lini sehingga masyarakatnya dapat hidup jauh lebih sejahtera,” timpalnya lagi.
Selanjutnya dalam kesempatan ini, Pendeta Giman juga memberikan wejangan kepada anak-anak muda Papua yang bergabung dalam OPM, yang sering memprovokasi masyarakat Mimika. Ia meminta OPM dan ULMWP untuk tidak mempengaruhi dan merusak generasi muda Papua.
“Disini saya mengatasnamakan seluruh tokoh agama Kabupaten Mimika menghimbau dan mengajak kepada seluruh masyarakat Mimika agar tidak terprovokasi dengan adanya isu MSN ( Mogok Sipil Nasioanal ) yang di Buat oleh KKP ( Kelompok Kriminal Politik ) dan beberapa kelompok – kelompok yang menentang NKRI,” pungkasnya. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




