Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Pertanyakan Honor Liputan PON, Wartawan Sambangi DPR Papua

Pertanyakan Honor Liputan PON, Wartawan Sambangi DPR Papua

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sen, 29 Nov 2021
  • visibility 518
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com,- Hak honor tugas selama PON XX Papua belum juga dibayarkan, para wartawan peliput PON yang tergabung dalam Media Center (Crew Media Centre) dan juga para Fotografer akhirnya melayangkan surat ke Ketua Harian PB PON XX Yunus Wonda. Surat tersebut dibawa langsung ke DPR Papua, Senin (29/11/2021).

Dalam surat tertanggal 28 November itu, disebutkan bahwa sebagai tenaga profesional pada bidang media dan fotografer yang digunakan oleh PB PON selama pelaksanaan PON XX Papua tahun 2021, wartawan dan fotografer telah melaksanakan tugas dengan baik dan sesuai dengan tugasnya yang diberikan yakni sejak 22 September-15 Oktober 2021.

“Namun 43 hari sejak PON resmi ditutup oleh Wakil Presiden RI, janji pembayaran yang telah disampaikan kepada kami beberapa kali, selalu tidak ditepati. Alasannya yang mengadaada, seperti masih proses pemberkasan, pengajuan dana permintaan kedua sampai kabar terakhir yang diperoleh bahwa kas PB PON kosong dan lagi proses pengajuan ke Pemerintah Provinsi,” demikian salah satu alinea dalam isi surat yang dialamatkan kepada Ketua Harian PB PON XX, Yunus Wonda.

Dalam surat itu juga menyinggung soal janji yang disampaikan kepada wartawan dan fotografer, bahwa honor akan dibayarkan pada November 2021, sehingga diminta harap bersabar.

“Tapi kenyataanya, semua janji tersebut nihil. Bahkan sampai dengan November yang menyisakan satu, tidak nampak tanda akan ada realisasi janji pembayaran”.

Isi surat tersebut juga menegaskan bahwa Crew Media Center, sejak mulai bertugas pada awal PON XX sampai dengan selesainya, kontrak kerja yang dijanjikan tidak pernah diberikan.

Official fotografer PON XX PAPUA yang berjumlah 67 orang sudah melengkapi administrasi tapi hingga saat ini belum juga menerima honor seperti yang tertera pada kontrak.

Tidak adanya transparansi soal berapa besaran jasa yang akan diterima, apa saja indikator ukuran kinerja, tidak pernah tersampaikan jelas. Hal ini tentu menyebabkan kekecewaan terkait besaran nilai tidak sesuai dengan beban kerja.

Lebih jelas dalam surat tersebut mempertanyakan kapan pihak PB PON bisa menyelesaikan pembayaran hak kami semua, mengingat 43 hari telah berjalan sejak PON resmi ditutup. Dan saat ini telah memasuki akhir triwulan keempat dalam penganggaran pemerintah.

Jika memang ada kendala atau permasalahan yang dihadapi oleh PB PON, kenapa hal tersebut tidak pernah disampaikan secara transparan, sehingga terkesan ada yang ditutupi dengan kalimat “HARAP BERSABAR.”

Perkataan mana yang kami harus percaya, jika setiap kesempatan ada saja alasan berbeda yang disampaikan kepada kami. Mulai “persoalan berkas, sedang pengajuan dana termin ke II sampai dengan kalimat kas kosong minta tambahan ke pemerintah”.

Akhir dari surat itu tertulis “Demikian tuntutan kami untuk dapat ditindaklanjuti sekurang-kurangnya tujuh hari sejak surat ini diterima. Apabila dalam batas waktu yang ditentukan belum ada jawaban resmi dari pihak Panitia Besar PON, kami membawa persoalan ini ke jalur hukum untuk dapat diproses sebagaimana mestinya.

Tembusan surat juga ditujukan kepada Gubernur Papua. Ketua DPRP, Kajati Papua, Kapolda Papua, Kepala BPK RI Perwakilan Papua, dan KPK RI. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Alasan Pergantian Nama Stadion Papua Bangkit Menjadi Lukas Enembe

    Ini Alasan Pergantian Nama Stadion Papua Bangkit Menjadi Lukas Enembe

    • calendar_month Sen, 19 Okt 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 8.781
    • 12Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Ketua PB PON Papua yang juga adalah anggota DPR Papua, Yunus Wonda membeberkan alasan DPR Papua dan PB PON mengganti nama Stadion Papua bangkit menjadi Stadion Lukas Enembe. Menurut Yunus, Pemberian nama Lukas Enembe menggantikan nama Papua Bangkit untuk stadion termegah kedua di Indonesia ini, karena Lukas Enembe dianggap sebagai tokoh yang […]

  • Sambut HUT Kota, Dispendukcapil Jayapura Nikahkan 225 Pasutri Secara Massal

    Sambut HUT Kota, Dispendukcapil Jayapura Nikahkan 225 Pasutri Secara Massal

    • calendar_month Sab, 2 Mar 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 337
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com,- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota jayapura kembali menggelar nikah massal gratis bagi warga Kota Port Numbay. Tahun 2019 ini, Sebanyak 225 Pasangan suami istri (Pasutri) yang beruntung di nikahkan secara gratis. Even tahunan Dispendukcapil ini di gelar di GOR Waringin kotaraja, Sabtu (02/03/19). Kepala Disdukcapil Kota Jayapura Merlan Uloli mengatakan ,kegiatan […]

  • Nasaruddin Umar Gaet Raja Dangdut untuk Moderasi Beragama

    Nasaruddin Umar Gaet Raja Dangdut untuk Moderasi Beragama

    • calendar_month Sab, 28 Des 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Jakarta, Topikpapua.com, – Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI menggelar acara “Refleksi dan Proyeksi Kemenag Menyongsong Tahun 2025” dengan konsep yang unik dan berbeda. Acara ini berlangsung di Sasoso Langen Budoyo dengan suasana santai namun tetap bermakna. Dalam acara tersebut, suasana keakraban tercipta melalui pementasan musik teatrikal bertema “Harmoni dalam Keberagaman”, yang menggambarkan pentingnya […]

  • Banjir di Kampung Waa Banti, Freeport Perbaiki Jalan dan Jembatan   

    Banjir di Kampung Waa Banti, Freeport Perbaiki Jalan dan Jembatan  

    • calendar_month Jum, 14 Jun 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Tembagapura, Topikpapua.com, – Freeport Indonesia menerjunkan tim khusus untuk memperbaiki jalan dan jembatan akibat curah hujan tinggi, banjir dan tanah longsor di Kampung Waa Banti, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, pada 1—3 Juni lalu. “Kami bergerak cepat mengerahkan 2 unit alat berat Excavator, 4 Unit Articulate Dump Truck, 1 Unit Wheel Loader, dan 1 Unit alat […]

  • Tahun 2020, APBD Yahukimo Turun 6 Persen, Ini sebabnya..

    Tahun 2020, APBD Yahukimo Turun 6 Persen, Ini sebabnya..

    • calendar_month Kam, 9 Jan 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 745
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Bupati Kabupaten Yahukimo, Abock Busup mengatakan  jumlah APBD Tahun 2020 berada pada posisi Rp1,5Triliun lebih, dimana angka tersebut turun 6 persen dari Tahun sebelumnya, yakni Rp. 1,658 Triliun. “Memang tahun 2020 sangat ketat, jika tahun sebelumnya jumlah APBD Rp1,6 triliun, jadi ada pengurangan 1 Miliar sekian untuk Tahun 2020, ini disebabkan adanya […]

  • Kejurda Badminton Mappi Cup 2024 Diikuti 213 Atlet

    Kejurda Badminton Mappi Cup 2024 Diikuti 213 Atlet

    • calendar_month Rab, 29 Mei 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Mappi, Topikpapua.com, – Kejuaran Daerah (Kejurda) Mappi tahun 2024 di Cabang Olahraga (Cabor) Badminton resmi dibuka oleh Asisten II Setda Mappi Finsensius Jamlean di Gor Qhokoti Uri. Pembukaan Cabor Badminton yang akan dilaksanakan pada 28 Mei sampai 4 Juni 2024 dihadiri langsung oleh Ketua Umum Pengprov PBSI Papua Selatan, Hallason Fransisko Sinurat, Selasa (28/5/2024). Kejurda […]

expand_less