Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Dituduh Mata-mata, Kasat Intelkam Jayawijaya di Keroyok Massa

Dituduh Mata-mata, Kasat Intelkam Jayawijaya di Keroyok Massa

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Jumat, 11 Sep 2020
  • visibility 1.837
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Jayapura, Topikpapua.com,-  Kasat Intelkam Polres Jayawijaya, AKP Victorianus Renyaan, menjadi korban pengeroyokan massa, saat mengamankan bentrok antar masyarakat di Jalan Trans Kimbim-Muai, Kabupaten Jayawijaya, Rabu (09/09/20).

Korban mengalami sejumlah luka diwajahnya, lantaran dikeroyok tiga oknum pemuda yang dari kampung Meagama, Distrik Hubikosi.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal mengatakan kejadian pengeroyokan terhadap Kasat Intel, bermula saat Kasat Intelkam berpapasan dengan sekelompok warga masyarakat Kampung Meagama.

“Kasat bertemu dengan masyarakat yang hendak melakukan penyerangan terhadap warga kampung Hilapok. Namun korban justru dituduh mata-mata dan dituding memihak kepada warga Kampung Hilapok,” jelas Kabid Humas.

Dengan nada mengancam, beberapa oknum masyarakat langsung melakukan pengeroyokan kepada Kasat Intel, bahkan merampas tas noken yang berisi Handphone.

Lanjut Kabid Humas, korban akhirnya di evakuasi oleh salah seorang masyarakat dan selanjutnya Personel Polres Jayawijaya yang tiba dilokasi kemudian mengevakuasi Kasat Intelkam ke RSUD Wamena.

Kesesokan harinya, lanjut Kabid Humas,  3 orang yang diduga  pelaku pengeroyokan langsung ditangkap di kampung Meagama distrik Hubukosi. Penangkapan itu dipimpin langsung Waka Polres Jayawijaya Kompol Leonardo Yoga S.IK.

“Jadi untuk pelaku sudah diamankan, masing-masing, Samuel Miaga, Yoko Hilapok dan Iver Walilo, dua diantaranya warga kampung Meagama dan seorang lagi dari Kampung Hubikosi,” jelas Kabid Humas.

Untuk diketahui, sebelum mengalami pengeroyokan, Kasat Intel hendak melakukan mediasi dan perdamaian terhadap bentrok antar dua kampung. Bentrok itu, kata Kabid Humas, dipicu aksi kebakaran Honai di kampung Meagama yang belum diketahui penyebabnya. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less