Target PAD Kabupaten Jayapura Turun 65 M
- account_circle topik papua
- calendar_month Kamis, 6 Agt 2020
- visibility 388
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wakil Bupati Jayapura Giri Wijayantoro, Sekda, Dra. Hanna S. Hikoyabi dan Kepala Bappenda, heophilus Hendrik Tegai menabuh Tifa saat pembukaan Rakornis Pendapatan Daerah Tahun 2020, di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Sentani, Kabupaten Jayapura/Irf
Sentani, Topikpapua.com – Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Jayapura mengalami penurunan signifikan, akibat wabah pandemi Covid-19.
Tak tanggung-tanggung dari jumlah penurunan mencapai Rp 65 miliar lebih, dari target sebelumnya sebesar Rp 176 miliar.
“ Target awal PAD sebesar Rp. 176.035.000.000, turun Rp. 65.238.232.654. Sehingga target perubahan menjadi Rp. 110.796.767.346,” kata Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro saat pembukaan Rakonis Teknis Pendapatan Daerah Kabupaten Jayapura Tahun 2020, di Kantor Bupati Jayapura, Kamis (06/08/20).
Pemkab Jayapura, kata Wabup mengaku pendemi Covid-19 sangat berdampak signifikan, terutama dibidang ekonomi hingga mempengaruh pendapatan daerah.
Sehingga pemerintah Kabupaten Jayapura, mengeluarkan Keputusan Bupati Jayapura Nomor: 188.4/151 Tahun 2020 tentang Pembebasan Pajak, Pengurangan Retribusi Daerah dan Pembebasan Sanksi Administrasi serta Retribusi Daerah,
” Nah pengurang pajak ini tentu berdampak pada target pendapatan tahun 2020. Dan itu tak hanya dari PAD saja, tapi juga terjadi penurunan target dari dana transfer juga sesuai dengan PMK Nomor: 35/PMK.07/2020,” jelasnya.
Sementara untuk penurunan dana Transfer, kata Wabup, sebesar Rp 96 Miliar menjadi 870 Miliar. “Target awal Rp. 966.806.682.000 mengalami penurunan Rp 96.635.269.000 menjadi Rp. 870.171.413.000,” katanya.
Atas sejumlah penurunan tersebut, Wabup berharap perangkat daerah yang merupakan pengelola PAD, agar berusaha semaksimal mungkin untuk menggali potensi dan juga berusaha untuk merealisasikan target yang telah ditetapkan.
“Saya harap para Perangkat Daerah pengelola PAD agar berusaha maksimal untuk menggali potensi. Sedangkan untuk penetapan target tahun 2021 agar disesuaikan dengan potensi yang ada,” harapnya.
Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Jayapura, Theopilus Hendrik Tegai mengatakan sebagaimana hasil pembahasan Rakornis PAD sehari sebelumnya, target PAD tahun 2020 sebesar Rp 176 miliar , mengalami pengurangan sekitar Rp 22.490.000.000.
“Kemungkinan target awal itu kita bisa capai, tetapi karena wabah Covid-19 inilah terjadi penurunan. Namun kami juga akui,hal ini bukan kita saja yang mengalaminya, seluruh Indonesia dan bahkan dunia,”katanya. (Irf)
- Penulis: topik papua






Saat ini belum ada komentar