Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » POLITIK » Golkar Keluarkan Rekomendasi Kepada 6 Balon Pilkada 2020 di Papua

Golkar Keluarkan Rekomendasi Kepada 6 Balon Pilkada 2020 di Papua

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Jumat, 7 Agt 2020
  • visibility 4.829
  • comment 2 komentar
  • print Cetak

Jayapura, Topikpapua.com – Enam pasangan bakal calon (Balon) peserta Pilkada 2020 di Papua, telah mengantongi rekomendasi Partai Golkar.

Sekretaris Golkar Papua, Yacob Ingranatubun mengatakan, rekomendasi Golkar kepada enam balon kepala daerah tersebut, diberikan kepada 3 kabupaten pada pekan lalu, menyusul 3 kabupaten lainnya dua hari lalu.

“Jadi totalnya sudah ada 6 rekomendasi yang telah diberikan DPP untuk pasangan bakal calon yang akan mengikuti Pilkada 2020 mendatang di Papua,” kata Yopi sapaan akrabnya, Jumat (07/08/20)

Adapun keenam pasangan calon itu, masing-masing, Kabupaten Waropen kepada Hendrik Wonoteray – Korinus Reri, Kabupaten Asmat kepada pasanga incumbern, Elisa Kambu- Thomas Effe Safando, Pegunungan Bintang kepada Spey Yan Bidana – Pieter Kalakmabin, Kabupaten Boven Digoel kepada Mantan Bupati Yusak Yaluwo – Yacob Yaremba, Kabupaten Keerom kepada Pieter Gusbager – Wahfir Kosasi dan Kabupaten Supiori kepada Yan Imbab – Mandosir Yustinus.

Yopi mengatakan, dari enam rekomendasi tersebut 5 diantaranya adalah kader Golkar. Dimana rekomendasi tersebut diberikan langsung DPP Golkar, sebagaimana hasil survey yang dilakukan tim.

Meski demikian, kata Yopi tidak serta-merta rekomendasi itu menjadi penentu bagi pasangan calon mendapatkan perahu Golkar.

Sebab, Paslon wajib mendapatkan B1KWK Parpol, yang merupakan keputusan DPP partai politik tentang persetujuan paslon.

“ Jadi rekomendasi itu juga belum finish, karena ada tahapan dimana pasangan calon ini harus menandatangani pakta integritas dengan Partai untuk mendapatkan B1KWK tersebut,” jelasnya.

Yopi juga mengakui bahwa 5 diantara pasangan balon tersebut, merupakan kader Golkar. Dimana remendasi itu juga, menjadi salah satu bukti bagi paslon, untuk mendapatkan dukungan dari Parpol lainnya.

“Jadi secara keseluruhan untuk 11 Kabupaten Pelaksana Pilkada 2020 di Papua, Golkar tidak bisa mengusung partai secara mandiri, tapi harus koalisi parpol, sehingga para calon ini diharapkan dapat berlomba dan memenuhi jumlah dukungan untuk mendapatkan B1KWK dari Golkar,” kata Yopi. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less