Kapolresta Jayapura : Pihak Keluarga Sudah Terima Kematian Justin Dimara
- account_circle topik papua
- calendar_month Sel, 26 Mei 2020
- visibility 2.557
- comment 0 komentar

Kapolresta kota Jayapura, Akbp Gustav Urbinas / ist
Jayapura, Topikpapua.com, – Kapolresta kota Jayapura, Akbp Gustav Urbinas mengatakan pasca meninggalnya Justin Dimara, pihaknya langsung menemui keluarga Alm Justin dan bernegoisasi serta menjelaskan duduk persoalan yang terjadi.
” Kami sudah bicara dengan keluarga dan mereka sudah bisa terima kematian Justin, Saya juga termasuk Keluarga dari korban (Alm. Justin), intinya hari ini kami masih fokus dengan proses pemakaman, untuk perkembang lanjut kami dan saya pastikan kasus ini akan objektif, “Kata Kapolresta kepada Pers saat melayat ke rumah duka di jalan Amphibi Hanurata SD Negeri 2 Inpres Hamadi, Selasa (26/05/20).
Diungkapkan Kapolresta saat ini pihaknya tengah menyelidiki penyebab pasti dari kematian Justin, apakah memang karena semprotan dari mobil water canon atau karena terjatuh saat mencoba menghindar dari semprotan.
“Laporan yang saya terima, Korban meninggal akibat benturan di kepala usai terjatuh di tangga ruko, pertanyaannya apakah karena semprotan water canon atau saat menghindar dari semprotan, ini yang masih kami dalami. Nanti ada keterangan dari saksi dan kita perkuat dari rekaman cctv,” terangnya.
Kapolresta Gustav juga menegaskan apabila nanti hasil pemeriksaan barang bukti dan saksi menyatakan ada perbuatan lalai dan unsur kesengajaan dari anggota, Dirinya memastikan akan ada sanksi dan tindakan tegas lainnya terhadap oknum tersebut.
Pasca Kematian Justin Warga Palang Jalan Amphibi Hamadi
Sementara itu, pasca kematian Justin, warga setempat sempat memalang jalan Amphibi Hamadi dengan kayu dan batu. Warga juga terlihat sempat membakar sejumlah barang di tengah jalan.

Aksi pemalangan yang dilakukan warga terjadi sejak pukul 06.00 WIT, hingga pukul 09.00 WIT. Setelah ada komunikasi antara pihak kepolisian Polresta Jayapura Kota dengan warga dan pihak keluarga, palang akhirnya di buka.
Namun saat ini akses jalur Hamadi- Entrop melalui jalan Amphibi masih di alihkan sementara guna proses pemakaman korban yang direncanakan siang ini.
Kapolresta Jayapura Kota, AKBP Gustav R. Urbinas, mengatakan pemalangan yang dilakukan warga merupakan aksi kekecewaan pasca kejadian meninggalnya Justin Dimara.
“Pemalangan hanya berjalan tiga jam setelah itu dibuka. Saat ini akses jalan kami tutup atau alihkan demi kepentingan proses pemakaman,” ucapnya kepada Pers saat melayat di rumah duka, Selasa (26/05/20).
AKBP Gustav pun memastikan bila akses jalan Amphibi Kelurahan Hamadi akan kembali normal setelah proses pemakaman korban sudah dilakukan. “Ini hanya sementara dan nanti usai pemakaman akan berjalan normal, yang saat ini dilakukan yakni pengalihan arus sementara,” Pungkas Kapolresta. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




