Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SOSIAL » Pandemi Covid-19 Dan Ancaman Pangan, Kebijakan Diversifikasi Pangan Sebagi Solusi Di Papua

Pandemi Covid-19 Dan Ancaman Pangan, Kebijakan Diversifikasi Pangan Sebagi Solusi Di Papua

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sab, 2 Mei 2020
  • visibility 811
  • comment 1 komentar

Oleh : Abner Basna /Penulis adalah Staf Dinas Pertanian dan Pangan Papua

Jayapura, Topikpapua.com, – Kepala Negara minta BUMN keroyokan mencetak sawah ada apa? Demikian, CNBC Indonesia 28/4/2020. Hal ini  menunjukan bahwa ada kegelisahan (kekuatiran) Kepala Negara terhadap ketersediaan pangan di Indonesia.

Mengapa demikian? Apakah ini sebuah sinyal bahwa akan terjadi krisis pangan di Indonesia. “Presiden meminta BUMN dan daerah, serta kementerian pertanian agar membuka lahan baru untuk lahan persawahan yaitu lahan basah dan lahan gambut”.

Ada beberapa  faktor yang menyebabkan Presiden Jokowi  kuatir, yaitu: (1). Kemungkinan adanya  cuaca ekstrem di beberapa tempat di Indonesia, (2).  Dampak pandemi covid -19 tak kunjung berakhir bisa menyebabkan krisis pangan.

Hal ini merespon Organisasi Pangan Dunia Food and Agriculture Organization (FAO) yang sudah mengingatkan krisis pangan di tengah pandemi Corona.

FAO telah mengeluarkan peringatan adanya potensi kelangkaan pangan dunia sebagai dampak panjang dari pandemi Covid-19. Pertanyaan yang perlu kita diskusikan yaitu Kapan  (when) dan dimana (where)  terjadi krisis pangan?

Krisis pangan bisa terjadi kapan saja, jika strategi peningkatan produksi tidak tercapai dan pengendalian  pandemi covid-19 tidak terkendali. Maka krisis pangan bisa terjadi di seluruh Indonesia. Bagaimana dengan Papua?.

Ancaman krisis pangan bisa terjadi di Papua karena ketergantungan masyarakat terhadap beras dan beberapa komoditas pangan lainnya dari luar Papua selama ini cukup tinggi.

Melalui sinyal ini pemerintah daerah gubernur, bupati/walikota di Papua diharapkan segera tanggap dengan kondisi ini, kemudian menginstruksikan dinas teknis terkait untuk menyiapkan berbagai strategi dalam mengantisipasi krisis pangan yang bisa saja terjadi.

Salah satu strateginya adalah melalui kebijakan diversifikasi produksi pangan. Diversifikasi produksi pangan adalah upaya mendorong masyarakat untuk meningkatkan produksi pangan lokal (umbi-umbian dan sagu) serta pangan lokal lainya sebagi penganti beras.

Diversifikasi pangan mencakup tiga hal yaitu; Diversifikasi konsumsi pangan, Diversifikasi ketersediaan pangan dan diversifikasi produksi pangan.

Berdasarkan berbagai pengalaman dalam aspek pangan di masa lalu, maka  yang paling sesuai dan diperlukan adalah diversifikasi produksi pangan dikembangkan dalam rangka ketahanan pangan (food security).

Yang dimaksud dengan ketahanan pangan adalah ketersediaan berbagai jenis pangan di setiap tempat dan setiap saat, bagi setiap orang, dalam harga yang terjangkau serta dalam jumlah dan kualitas yang memadai.

Berkaitan dengan itu, dua faktor lainnya yang menjadi sangat terkait, Pertama, faktor keamanan pangan (food safety), menyangkut kualitas pangan yang bebas dari bahan kimia. Kedua, faktor penting lainnya yang disebut sebagai  hak bebas lapar (food entitlement). Hak-hak ini termasuk yang berkaitan dengan kelompok-kelompok masyarakat yang rawan pangan (vulnerable group).

Ada beberapa hal yang menjadi masukan (input) bagi gubernur, bupati/walikota di Papua adalah: (1). Identifikasi potensi pangan lokal (sagu dan umbi- umbian) serta potensi pangan lainnya, sesuai potensi di wilayah masing-masing; (2). Setiap daerah perlu mempertimbangkan dan mengembangkan pangan lokal sesuai keunggulan kompetitif daerah masing-masing sesuai potensi yang ada;

(3). Menata sistim pangan, dimana masyarakat memproduksi pangan, dan pemerintah membeli dan membagikan atau mendistribusikan; (4).Untuk mewujudkan, diperlukan kebijakan anggaran khusus dalam menskenariokan ini. Pertama, Fasilitasi pemerintah utuk pengembangan komoditas pangan lokal oleh petani  dengan sistem bagi hasil atau menjual hasil kepada pemerintah dengan harga yang disepakati.

Kedua, swadaya masyarakat untuk pengembangan pangan lokal dengan menjual hasil produksi kepada pemerintah dengan harga yang bisa terjangkau. Mekanisme bisa diatur, dimana pemerintah melalui perusahan induknya (holding company) membeli,menampung dan mendistribusikan. Mengapa produksi pangan lokal dianjurkan? Karena di tengah situasi pandemi Covid-19, akses sarana produksi sulit diperoleh, sehingga pengembangan pangan lokal menjadi alternatif. Selain itu, tidak  membutuhkan sarana produksi tinggi tetapi dijamin produksi bisa tersedia dalam jumlah dan kualitas  serta aman dikonsumsi.(**)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Webinar firtual Forum Literasi Hukum dan HAM Digital Cegah Korupsi, Sukseskan SPI

    Webinar firtual Forum Literasi Hukum dan HAM Digital Cegah Korupsi, Sukseskan SPI

    • calendar_month Sel, 23 Agu 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, –  Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi dan Informatika Kementerian Kominfo mengimbau kepada semua pemangku kepentingan pada Provinsi Papua dan Papua Barat untuk bekerja sama meningkatkan skor Survei Penilaian Integritas (SPI) sebagaimana yang diharapkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Direktur Informasi dan Komunikasi Polhukam, Kemenkominfo Bambang Gunawan, yang di wakili oleh Koordinator Hukum dan […]

  • KKB Bantai Pendulang di Yahukimo, 49 Orang Berhasil Lolos, 8 Hilang, 2 Disandera

    KKB Bantai Pendulang di Yahukimo, 49 Orang Berhasil Lolos, 8 Hilang, 2 Disandera

    • calendar_month Kam, 10 Apr 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Satgas Damai Cartenz kembali merilis perkembangan kasus dugaan pembunuhan terhadap para pendulang emas di kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Yusuf Sutejo menjelaskan bila kasus pembantaian terhadap para pendulang emas di Yahukimo terjadi pada tanggal 6 dan 7 April 2025. “Berdasarkan keterangan saksi yang berhasil lolos dari aksi […]

  • Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad, Dandim Jayawijaya Tebarkan Pesan Toleransi Antar Agama

    Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad, Dandim Jayawijaya Tebarkan Pesan Toleransi Antar Agama

    • calendar_month Sen, 17 Okt 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Wamena, Topikpapua.com, – Sebagai wujud toleransi dalam umat beragama, Dandim 1702/JWY Letkol Cpn Athenius Murip menghadiri pengajian akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad S.A.W bertempat di halaman Masjid Nurul Anwar Jalan Hom-hom, Distrik Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Minggu (16/10/2022). Peringatan Maulid Nabi yang digelar APMS Lasminingsih yang dipimpin oleh KH. Muhammad Hasan Naufal, diikuti […]

  • Mensos Tri Risma Serahkan Bantuan Bencana Kota Jayapura Rp 1,3 Miliar

    Mensos Tri Risma Serahkan Bantuan Bencana Kota Jayapura Rp 1,3 Miliar

    • calendar_month Kam, 13 Jan 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini didampingi Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano dan Ketua Satgas Tanggap Darurat Bencana Kota Jayapura Rustan Saru meninjau lokasi banjir dan longsor di Jayapura, Papua, Kamis (13/1/2022). Lokasi musibah yang tinjau mantan Wali Kota Surabaya ini, yakni Kompleks Organda dan Perumahan PJU Polda Papua di Bhayangkara. Dalam […]

  • Dukung Pembangunan Masjid Al-Anshar Eci, Pj Bupati Mappi Salurkan Anggaran Rp 1,5 Miliar

    Dukung Pembangunan Masjid Al-Anshar Eci, Pj Bupati Mappi Salurkan Anggaran Rp 1,5 Miliar

    • calendar_month Sab, 1 Jul 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Mappi, Topikpapua.com, – Perjalanan Penjabat Bupati Mappi, Michael Rooney Gomar, sejauh 102 kilometer dari Kota Kepi ke Eci, Distrik Assue membawa berkah tersendiri bagi umat muslim di kampung tersebut. Kedatangan Pj Bupati bersama rombongan pada Senin (26/6/2023) selain dalam rangka kunjungan kerja tapi juga menyerahkan bantuan hibah pembangunan senilai Rp1,5 miliar kepada Masjid Al-Anshar Hafo. […]

  • Tabrak Pohon Kelapa, Pria Paruh Baya Tewas di Holtekamp

    Tabrak Pohon Kelapa, Pria Paruh Baya Tewas di Holtekamp

    • calendar_month Sel, 14 Mar 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Seorang pria paruh baya berinisial S (53) tewas usai mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Holtekamp, tepatnya d ipertigaan PLTU Kampung Holtekamp Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Selasa (14/3/2023) sekira pukul 04.30 WIT. Kapolsek Muara Tami AKP Cornelis Dima membenarkan kejadian tersebut berdasarkan keterangan saksi bernama Nur Iman Elate (24), yang pada […]

expand_less