Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Bupati Jadi Tersangka, Massa Rusak 3 Kantor Pemerintahan di Waropen

Bupati Jadi Tersangka, Massa Rusak 3 Kantor Pemerintahan di Waropen

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Jum, 6 Mar 2020
  • visibility 2.814
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Imbas di tetapkannya Bupati Waropen, YB sebagai Tersangka pada Kamis 05 Maret kemaren oleh Kejati Papua, Jumat pagi puluhan massa mendatangi sejumlah kantor pemerintahan di Waropen dan melakukan pengerusakan serta pembakaran.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Achmad Mustofa Kamal mengatakan aksi pengerusakan di lakukan oleh lima puluhan massa, “ Massa kurang lebih 50 orang.., mereka tiba di depan Kantor Bupati Waropen dan langsung melakukan aksi pengrusakan terhadap kantor Bupati Waropen, Kantor Wakil Bupati Waropen, Kantor Badan Keuangan, dan juga kantor-kantor yang berada di lingkungan Kantor Bupati Waropen, “ Ungkap Kamal.

Berdasarkan informasi yang di terima dari lapangan, Keributan ini sempat tidak terkontrol dimana massa membawah alat alat tajam seperti panah, parang dan tombak besi sehingga polisi yang ada dilokasi sempat bersitegang dan mengeluarkan beberapa kali tembakan peringatan untuk meredam suasana.

“ Setelah menenangkan massa, Kapolres Waropen, AKBP Suhadak bersama personil lalu meminta massa untuk membubarkan diri, sementara personil lainnya bersama warga sekitar membantu memadamkan beberapa titik api digedung kator BPKAD dan Kantor Wakil Bupati, “ kata Kamal.

Setelah aksi dibubarkan dari Komplek kantor Bupati di Waren, aksi masa berlanjut di kompleks nonomi,  dimana lokasi ini berada beberapa kantor OPD dan gedung pertemuan Utama Pemda Waropen yang lokasinya tidak jauh dari kantor Bupati, juga ikut dirusak masa dengan memecahkan kaca-kaca dan pintu bangunan.

“ Saat ini situasi dalam keadaan aman dan kondusif setelah dilakukan negosiasi. Kami menghimbau kepada pihak-pihak untuk menahan diri atas penetapan Bupati Waropen sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Papua, “ Jelas Kombes Kamal.

Massa dengan alat tajam saat merusak kantor pemerintahan di kabupaten Waropen / ist

Kamal mengaku dari hasil pemeriksaan sementara di ketahui akibat aksi massa sebanyak tiga kantor pemerintahan di rusak dan sempat di bakar, “ iya.., info sementara yang kami peroleh yang di rusak dan sempat di bakar itu kantor Bupati, kantor keuangan dan kantor kepegawaian, ada juga 1 unit mesim ATM bank BRI yang di rusak, “ Jelas Kamal.

Kamal mengaku pasca aksi ricuh, polisi melakukan giat pengamanan dengan patroli dan menempatkan beberapa personil di sekitar lokasi kejadian.

“ Saat ini Personil gabungan masih melakukan patroli guna mencegah terjadi hal-hal yang dapat mengganggu stabilitas keamanan di Kabupaten Waropen, “ Pungkas Kamal.

Sebelumnya, Kejaksaan Tinggi Papua menetapkan Bupati Waropen Yermias Bisai sebagai tersangka penerima gratifikasi yang terjadi sejak 2010.

Total gratifikasi yang diduga telah diterima Yermias mencapai Rp 19 miliar. “Kami menetapkan seorang bupati dengan inisial YB sebagai tersangka. Selanjutnya kita akan perampungan dugaan gratifikasi yang diterima oleh pejabat negara itu,” ujar Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Papua, Alex Sinuraya, di  Jayapura, Kamis (5/3/2020).

Proses penyelidikan kasus tersebut telah berjalan beberapa tahun. Total sudah ada 15 saksi yang diperiksa. Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, Yermias telah beberapa kali diperiksa sebagai saksi.

“Barang bukti ada keterangan saksi, ada juga aliran-aliran (dana) yang diungkap PPATK,” kata Alex. Gratifikasi yang diduga diterima Yermias ada yang diberikan secara tunai dan melalui transfer antar-rekening. Alex mengungkapkan, pemberi gratifikasi ada yang berstatus sebagai pengusaha dan anggota Dewan. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anak Usia Dini di Dogiyai Dikenalkan Abjad oleh Si Ipar

    Anak Usia Dini di Dogiyai Dikenalkan Abjad oleh Si Ipar

    • calendar_month Jum, 14 Jul 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Bripda Fadli Disastra, anggota Satuan Binmas Ops Rasaka Cartenz-2023 Polres Dogiyai mengajar anak usia dini yang tidak bersekolah di Kampung Bomomani, Distrik Mapia, Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, Rabu (12/7/2023) siang. Dalam kegiatan tersebut, Bripda Fadli mengajarkan paskha yang berusia 6 tahu mengenal huruf abjad dengan cara yang menyenangkan. Dengan penuh semangat, Bripda […]

  • Jhon Suebu : Satu Suara Rakyat Menentukan Nasib Bangsa 5 Tahun Kedepan

    Jhon Suebu : Satu Suara Rakyat Menentukan Nasib Bangsa 5 Tahun Kedepan

    • calendar_month Sel, 17 Sep 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Ketua Aliansi Sentani Bersatu Sejahtera, Jhon Maurtis Suebu mengingatkan masyarakat untuk mensukseskan pelaksanaan pemilihan kepala daerah yang tinggal menghitung hari. “Mari salurkan hak politik kita pada Pilkada untuk perubahan yang lebih baik,” ucap Jhon. Jhon menyebutkan, satu suara sangat berharga demi perubahan 5 tahun kedepannya. “Suara masyarakat sangat berharga, maka mari salurkan […]

  • Curi Tiga Poin di Kandang Badak Lampung, Jacksen Mengaku Kurang Puas

    Curi Tiga Poin di Kandang Badak Lampung, Jacksen Mengaku Kurang Puas

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 1.307
    • 1Komentar

    Lampung, Topikpapua.com, – Persipura Jayapura kembali berhasil meraih hasil positif pada lanjutan liga Shoope 2019 usai mengalahkan tuan rumah, Perseru Badak lampung dengan scor tipis 0-1. Gol semata wayang Persipura lahir lewat pemain pengganti Ian Luis Kabes di menit ke 64. Walau Persipura berhasil mencuri tiga poin di kandang Perseru, namun pelatih Persipura, Jacksen F […]

  • Kemendagri Sebut Butuh Rp 9,9 Trilyun Guna Pembangunan 4 DOB di Tanah Papua

    Kemendagri Sebut Butuh Rp 9,9 Trilyun Guna Pembangunan 4 DOB di Tanah Papua

    • calendar_month Sen, 19 Jun 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 475
    • 0Komentar

    Sorong, Topikpapua.com – Pembangunan infrastruktur di empat provinsi baru di Papua membutuhkan anggaran Rp 9,9 triliun. Dari jumlah tersebut, pemerintah pusat telah mengalokasikan dana Rp 6,6 triliun dari APBN, sedangkan sisanya ditanggung oleh empat provinsi baru melalui APBD. Keempat daerah otonomi baru (DOB) tersebut adalah Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua Selatan, dan Papua Pegunungan. […]

  • Polda Papua Tetapkan 3 Anggota KNPB Timika Tersangka Kasus Makar

    Polda Papua Tetapkan 3 Anggota KNPB Timika Tersangka Kasus Makar

    • calendar_month Kam, 10 Jan 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 828
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com,  – Polda Papua akhirnya menetapkan tiga orang anggota KNPB Timika sebagai Tersangka kasus Makar. Ketiga nya adalah SA (51), ED (22) dan YA (28) yang merupakan wakil ketua KNPB Wilayah Timika. Sebelumnya pada tangal 8 – 9 Januari lalu penyidik Sat Reskrim Polres Mimika yang diback up penyidik Dit Reskrimum Polda Papua melakukan […]

  • Bentangkan Bintang Kejora di Kampus, 15 Mahasiswa USTJ Jayapura Diamankan

    Bentangkan Bintang Kejora di Kampus, 15 Mahasiswa USTJ Jayapura Diamankan

    • calendar_month Kam, 10 Nov 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com – Sebanyak 15. mahasiswa Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) diamankan polisi usai menggelar aksi demonstrasi dan pembentangan bendera bintang kejora di halaman kampus, Kamis (10/11/2022). Aksi demo dengan pembentangan bendera bintang kejora ini dilakukan mahasiswa sebagai bentuk penolakan atas dialog Komnas HAM dengan Sejumlah Tokoh Politik Papua Merdeka dan Gereja. Aksi ini […]

expand_less