Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Ini Alasan Polisi Bubarkan Peringatan HPI di Depan Kampus Uncen

Ini Alasan Polisi Bubarkan Peringatan HPI di Depan Kampus Uncen

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sel, 12 Mar 2019
  • visibility 474
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav R. Urbinas, SH., S.IK menuturkan aksi pembubaran paksa pihaknya terhadap sekumpulan massa yang mengatasnamakan gerakan Perempuan Revolusioner West Papua (GPR-WP) yang melakukan aksi demonstrasi di kampus Univesitas Cenderawasih (Uncen) pada hari jumat lalu, sudah sesuai dengan prosedur.

Menurut Akbp Gustav, pembubaran aksi demo tersebut lantaran pendemo tidak mengantongi ijin, bahkan aksi yang dilakukan sudah dikaji terlebih dahulu sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku dan surat keputusan Kapolri.

“Aksi itu kami bubarkan karena tidak mengantongi ijin, dimana sebelumnya kami sudah memberitahukan bahwa surat ijin keramaiaan yang masuk pun sudah dibalas dengan surat tanda terima pemberitahuan (STTP) untuk menolak kegiatan aksi,” tegas Kapolres kepada Redaksi Topik, Selasa (12/03/19).

Kapolres pun menjelaskan alasan tidak diberikannya ijin karena beberapa faktor pertimbangan, antara lain aksi yang mereka lakukan tidak singkron dengan orasi yang disampaikan, disisi lain dari kaca mata pihak kepolisian aksi mereka nantinya dianggap menyimpang dari idiologi.

Kapolres juga menjelaskan bahwa dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 penyampaian pendapat di muka umum haruslah koordinator aksi melakukan pemberitahuan ke pada pihak berwenang dengan segala prasyaratan yang telah diatur seperti maksud dan tujuan demo tersebut, melibatkan berapa banyak orang, rute pada aksi serta alat peraga dan tidak menyimpang dari idiologi Bangsa Kesatuan Republik Indonesia, sementara aksi yang dilakukan GPR-WP mengandung unsur separatis, maka dari itu pihak kepolisian mengambil tindakan dengan tidak memberikan ijin aksi.

“Aksi mereka untuk memperingati Womens day atau hari perempuan internasional, tapi aspirasi yang mereka nantinya akan digaungkan stop investasi militer, mengkritik pemerintah pusat hingga daerah yang tidak nyambung dengan peringatan hari perempuan, bahkan ada seruan Papua Merdeka. Yang lucunya hari perempuan namun pendemo wanita hanya dua orang sedangkan sisanya pria,” Terang AKBP Gustav.

Polisi saat membubarkan aksi demo peringatan HPI di depan kampus uncen / istimewa

Dijelaskan Kapolres, tidak semua masyarakat melakukan aksi dan tema sesuka hati, Sedangkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 60 tahun 2017 tentang tata cara perizinan penyampaian pendapat di muka umum haruslah melakukan pemberitahuan ke pada pihak berwenang dengan segala prasyaratan yang telah diatur dan tidak menyimpang dari idiologi Bangsa Kesatuan Republik Indonesia, sementara aksi yang dilakukan GPR-WP mengandung unsur separatis, maka dari itu pihak kepolisian mengambil tindakan dengan tidak memberikan ijin aksi.

“Siapa saja boleh melakukan aksi namun harus sesuai dengan mekanisme dan aturan yang berlaku tidak serta-merta memasukan surat begitu saja dan melakukan aksi. Kami dari pihak kepolisain memberikan ijin setelah kami dalami dulu aksi yang akan dilakukan apabila tidak memenuhi unsur maka kami sampaikan,” Beber Kapolres

Terkait dengan informasi yang beredar di media sosial, bahwa ada unsur kekerasan aparat kepolisian dalam melakukan pembubaran puluhan massa waktu itu tidaklah benar malainkan diada-ada oleh segelintir oknum.

“Awalnya kami lakukan upaya persuasif, tapi malah kami dilempari batu sehingga kami lakukan pembubaran paksa,” terangnya.

Kapolres Gustav menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat apabila nantinya akan melakukan aksi demonstrasi agar terlebih dahulu memahami mekanisme dan aturan yang ada. “Kami tidak pernah untuk melarang siapa saja menyampaikan pendapat dimuka umum, tapi semuanya harus melalui mekanisme yang ada sesuai dengan aturan yang berlaku,” Pungkas AKBP Gustav R. Urbinas. ( Redaksi Topik )

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesawat Berpenumpang 12 Orang Tergelincir di Kabupaten Puncak

    Pesawat Berpenumpang 12 Orang Tergelincir di Kabupaten Puncak

    • calendar_month Sen, 5 Feb 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 633
    • 0Komentar

    Illaga, Topikpapua.com, – Pesawat Smart Air dengan registrasi PK-SNJ mengalami kecelakaan saat mendarat di Bandara Aminggaru, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Senin (5/2/2024) pagi. Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo mengaku kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 07.05, “Laporan yang kami terima pesawat sebelumnya berangkat dari bandara Mozes Kilangin Timika dan memuat […]

  • Jadwal Kampanye Rapat Umum Terbuka KPU Mamteng Mundur, Ini Penyebabnya..

    Jadwal Kampanye Rapat Umum Terbuka KPU Mamteng Mundur, Ini Penyebabnya..

    • calendar_month Rab, 27 Mar 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 646
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Pelaksanaan Deklarasi Kampanye Rapat Umum Terbuka Pemilu serentak tahun 2019 di kabupaten Mamberamo Tengah di agendakan akan di lakukan  pada 1 April mendatang. Keputusan ini terungkap setelah rapat koordinasi KPU Papua dan KPU Mamberamo tengah dengan perwakilan Parpol, yang di gear di salah satu hotel di jayapura, Selasa (26/3/19) malam. “Jadi hari […]

  • DPRP Minta Pemda di Meepago Buka Transportasi Untuk Pelajar dan Mahasiswa

    DPRP Minta Pemda di Meepago Buka Transportasi Untuk Pelajar dan Mahasiswa

    • calendar_month Sel, 23 Jun 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 883
    • 1Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com –  Pemerintah Daerah di wilayah Meepago diminta untuk memberi kebijakan khusus, kepada pelajar dan mahasiwa yang hendak melanjutkan studi di luar Daerah. Pasalnya dengan kebijakan menutup akses keluar masuk wilayah, kata Anggota DPR Papua, Alfred Fredy Anouw, tentu akan menghambat tahapan pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) bagi pelajar dari tingkat SMP, SMA […]

  • Opster TNI AD Dipusatkan di Kabupaten Nduga, Ini Harapan Bupati dan Danrem 172/PWY   

    Opster TNI AD Dipusatkan di Kabupaten Nduga, Ini Harapan Bupati dan Danrem 172/PWY  

    • calendar_month Rab, 10 Agu 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Guna membantu Pemerintah Kabupaten Nduga, Papua dalam percepatan pembangunan, Korem 172/PWY bersama pemda setempat melaksanakan Operasi Teritorial (Opster) TNI AD Tahun 2022, yang dipusatkan di halaman kantor Koramil 1715-07 Kenyam, Rabu (10/8/2022) Upacara Opster TNI dipimpin langsung Pj Bupati Nduga, Namia Gwijangge didampingi Danrem 172/PWY Brigjen TNI JO Sembiring. Dalam kesempatan itu, […]

  • Sa Papua.., Sa Indonesia..

    Sa Papua.., Sa Indonesia..

    • calendar_month Sab, 10 Nov 2018
    • account_circle topik papua
    • visibility 517
    • 0Komentar
  • Mengapa Wabah Corona di Papua Tak Kunjung Usai..?

    Mengapa Wabah Corona di Papua Tak Kunjung Usai..?

    • calendar_month Sen, 15 Jun 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 932
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, –  Dua hari lagi genap sudah tiga bulan wabah virus corona ‘Menjajah’ Papua. Sejak masuk ke Papua pada tanggal 17 Maret lalu hingga kini angka pasien positif covid-19 terus bertambah. Hari ini di laporkan Satgas Covid-19 Papua jumlah komulatif pasien positif covid-19 di Papua sebanyak 1.255 Kasus atau sama dengan jumlah kasus sehari […]

expand_less